Follow Us @literasi_smkn23jkt

Minggu, 29 Mei 2016

Ketika Iman Bercerita Tentang Cinta dalam film " Assalamualaikum Beijing "



DISUSUN OLEH : ANISYHA LUTFIYAH JURNILIA



Judul Film  : ASSALAMUALAIKUM BEIJING
Tahun Rilis : 2014
Sutradara    : Guntur Soeharjanto
Pemain        :1. Revalina S. Temat sebagai Asmara
                     2. Morgan Oey sebagai Zhongwen
                     3. Laudya Cynthia Bella sebagai Sekar
                     4. Dedy Mahendra Desta sebagai Ridwan
                     5.  Ibnu Jamil sebagai Dewa
                     6. Cynthia Ramlan sebagai Anita
Orientasi
    Film Assalamualaikum Beijing diangkat dari novel karya Asma Nadia dengan judul yang sama. Film ini mengisahkan tentang kejadian percintaan yang dialami oleh Asmara ( Revalina S. Temat). Sehari sebelum pernikahan yang akan dilangsungkan, Asma harus mendapatkan kenyataan pahit bahwa kekasihnya, Dewa ( Ibnu Jamil ) ternyata sempat berselingkuh dengan teman sekantornya Anita  ( Cynthia Ramlan ). Walaupun Dewa  memohon agar pernikahan tetap dilanjutkan, Asma terlanjur patah hati. Terlebih, hubungan sekali yang dilakukan Dewa tenyata membuahkan janin, Anita hamil. Dengan membawa kesedihan, Asma pun menerima tawaran pekerjaan di Beijing. Peluang ini Asma dapatkan dari bantuan Sekar ( Laudya Cynthia Bella ) dan Ridwan ( Desta ), suaminya. Di Beijing dalam salah satu perjalanan, Asma bertemu Zhongwen ( Morgan Oey ), lelaki tampan yang memperkenalkannya akan legenda cinta sejati Ahei dan Ashima, putrid cantik dari Yunan. Kebaikan dan perhatian Zhongwen, membuat Asma perlahan membuka hati. Walaupun sempat terjadi perselisihan ketika Dewa menyusulnya ke Beijing. Sebelum hubungannya berlanjut, Asma divonis menderita sindrom Antibodi Antifosfolipid dalam bahasa inggris ( Antiphospholipid Antibody Syndrom) disingkat APS. Penyakit yang berhubungan dengan pengentalan darah yang membuatnya harus mengalami kesakitan luar biasa. Disisi lain, Zhongwen yang mulai jatuh cinta kepada Asma, berusaha keras untuk mencari dan menemukan Asma yang mendadak hilang berita.

TAFSIRAN ISI 1
    Film “ Assalamualaikum Beijing ” diangkat dari novel karya Asma Nadia dengan judul yang sama. Bayang – baying indah pernikahan seketika sirna dari pandangan Asmara. Dewa dan Asmara memang tengah mempersiapkan acara pernikahannya, namun pengakuan Dewa saat itu benar-benar telah berhasil mematahkan hatinya. Patah hati hingga membuat luka perih jauh dalam hati. Pengakuan Dewa bahwa dirinya telah menghamili Anita, rekan kerjanya. Sungguh tak dapat dimengerti oleh Asmara. Laki – laki yang sempat terbayang dalam benaknya akan menjadi seorang iman yang dapat menuntunnya ke surga ilahi telah mengkhianati kepercayaannya. Wanita manapun tentu akan sedih. Dewa dengan segala pengakuan pahitnya tetap berupaya untuk melanjutkan pernikahannya dengan Asmara. Akan tetapi, Asmara menolak. 

TAFSIRAN ISI 2
      Hari berganti hari, waktu pun kian beralih. Rasa sakit itu kian luntur termakan pusaran waktu. Berkat bantuan sahabtnya, Asamara kini dapat bekerja di Beijing  sebagai penulis kolom berita. Sekar, sahabat terbaik Asmara beserta suaminya “ Ridwan “ sangat menyambut kedatangannya di China. Sebuah apartmen yang tak jauh letaknya dari apartemen mereka telah dipersiapkan khusus untuk Asmara. “ Asma “, sapaan Sekar terhadap Asmara. Sekar sangat menyayangi sahabatnya, Sekar tak mau sahabatnya larut dalam kesedihan terus. Hari esok pun siap disambut Asma dengan penuh semangat. Perjalanan wisatanya pada hari ini cukup berbeda. Tour guide yang  biasa menemaninya ternyata tak bisa hadir pada hari ini karena ibunya sedang sakit. Tour guide penggantinya pun membuat Asma terkejut bahagia. Zhongwen, pemuda yang sudah lama ingin Ia temui kembali sudah berada di depan matanya sebagai tour guideinya. Zhongwen berasal dari keluarga yang sederhana di pedesaan terpencil di China. Zhongwen berprofesi sebagai tourguide dengan kemampuan beragam bahasanya, sehingga Zhongwen mampu berbahasa Indonesia dengan baik.

TAFSIRAN ISI 3
    Revalina S. Temat sukses memerankan Asma sebagai seorang gadis cerdas, anggun dan charming. Sementara Laudya Cynthia Bella juga sukses memerankan korban film Korea yang terobsesi cerita- cerita romantic. Ibnu Jamil juga sukses memerankannya. Morgan Oey juga sangat sukses memerankan. Wisata pada hari ini tertuju pada salah satu Masjid yang berada di China. Masjid ini telah dibangun pada 996 tahun yang lalu. Jika kuil menghadap ke selatan, maka Masjid di China meghadap ke Mekkah. Sesampainya di depan pintu Masjid, Asma mengajak Zhongwen untuk masuk ke dalam Masjid juga. Namun Zhongwen menolak. Distulah Asma mengetahui bahwa Zhongwen bukanlah pemeluk agama Islam. Zhongwen merupakan pemuda yang mengakui adanya Tuhan, namun masih ragu dengan agamanya.

TAFSIRAN ISI 4
    Film Assalamualaikum Beijing ini sangatlah bagus, keindahan China benar-benar disuguhkan dengan menakjubkan hingga membuat seluruh penonton tak rela mengedipkann matanya walau hanya satu detik. Asma dengan lembut, perlahan demi perlahan mencoba menjelaskan atas pertanyaan Zhongwen. “ Dalam Islam, kaum perempuan memang tidak boleh bersentuhan dengan kaum laki-laki yang bukan mukhrimnya. Sedangkan peperangan bukanlah karena agama, namun karena nafsu manusia itu sendiri. Jika dunia tanpa agama, maka justru akan terjadi perang yang jauh lebih dahsyat. Penjelasan Asma kali ini telah membuat Zhongwen terangguk diam seakan menyetujui pendapat Asma. Perjalanan pun dilanjutkan, sesekali Zhongwen sebagai tour guide menerangkan beberapa budaya di China. Salah satunya budaya minum teh. Dalam kebudayaan China, tradisi menuangkan teh sama saja seperti kita meminta maaf. Menikmati teh tidak akan sama setelah mengetahui tradisi yang sebenarnya.

 TAFSIRAN ISI 5
   Film “ Assalamualaikum Beijing” bergenre drama percintaan yang sangat kental dengan ajaran agama Islam. Namanya juga film, terbatas durasi. Pastinya tidak semua bab dalam novel bisa diangkat dalam scene di film. Wajarlah ada improvisasi, memangkas bagian tertentu untuk efisiensi durasi. Begitu juga di film ini. Berbeda dengan versi novelnya, dalam film diceritakan kalau Sekar dan Ridwan tinggal di Beijing dan mencarikan Asma tempat tinggal agar bersebelahan dengan apartemennya atau Dewa yang ujung-ujungnya muncul di Beijing mencari Asma. Sayangnya, konflik Dewa dengan Anita kurang terlihat detail di sini. Konflik Zhongwen dengan keluarga karena memeluk Islam sampai diusir. Paahal ini juga bisa mengaduk-ngaduk emosi penonton. Lalu adegan paling romantis dalam novel saat Zhongwen memangku Asma, membawanya ke rumah sakit tidak dimunculkan dalam film.

EVALUASI 1
   Pengambilan kamera pada film “ Assalamualaikum Beijing ” yang sangat bagus, membuat penonton terpesona melihat latar keindahan Great Wall alias Tembok China sepanjang kurang 6 km, cantiknya arsitek bangunan Masjid Niu Jie, wajah – wajah muslim di China, keindahan panorama Yunan dan patung Ashima yang legendaries, asiknya menyesap teh tradisional ala China dan belajar filosofinya. Kecerian Asma dan Zhongwen ikut menari tarian rakyat khas China. Diantara sekian Saundtrack film “ Assalamualaikum Beijing ” lagu yang dinyanyikan Ridho Roma yang berjudul Moving On yang paling enak. Ridho menyanyikan dengan cengkok dangdutnya yang mellow dan syahdu. Pengambilan latar yang bagus dan indah membuat nilai lebih buat film ini.

EVALUASI 2
     Dari sisi cerita, Guntur Soeharjanto lewat film “ Assalamualaikum Beijing” lagi-lagi cukup berani untuk menampilkan sebuah kisah cinta di mana di dalamnya terdapat berbagai perbedaan dan pertentangan budaya dan agama. Di film ini Guntur juga kembali menggambarkan bagaaimana kehidaupan muslim sebagai minoritas. Serta bagaimana mereka bisa membaur di tengah – tengah masyarakat yang heterogen. Meski memiliki cerita yang cukup serius dan melankolis, namun adanya Dedy Mahendra Desta dengan humornya membuat emosi yang ada di film “ Assalamualaikum Beijing ” ini menjadi dinamis. Anda tidak selalu larut dalam keharuan, melainkan juga komedi ringan yang bisa sedikit mengubah emosi dan suasana. Akting Revalina S. Temat juga patut diacungi jempol, terutama ketika Asmara jatuh sakit karena stroke dan itu bagian yang patut ditonton.

RANGKUMAN
    Film yang telah tayang sejak 30 Desember 2014 ini telah berhasil membuat banjir air mata di studio bioskop setiap harinya bahkan di hari-hari terakhir penanyangannya. Film yang kental dengan nuansa asmara-religi ini yang sangat menyentuh hati. Kisah cinta dan Islam dikemas seindah mungkin dalam balutan keimanan. Fim ini baik ditonton untuk kalangan dewasa. Film ini wajib ditonton karena mengajarkan bagaimana cara mencintai seseorang tanpa fisik yang sempurna. 

Sumber :




Tidak ada komentar:

Posting Komentar