Follow Us @literasi_smkn23jkt

Kamis, 18 Mei 2017

Perbedaan Bukan Alasan Untuk Perpecahan: "Bajrangi Bhaijaan"

Disusun oleh : Siti Marisa Wati


Judul film      : Bajrangi Bhaijaan
Tahun            : 2015
Sutradara      : Kabir Khan
Pemain          : 1. Salman Khan ( Pawan Kumar atau Bhaijaan )
                        2. Kareena Kapoor ( Rasika )
                        3. Harshaali Malhotra ( Muni Atau Shahida)
                        4. Nawazuddin ( Chand Nawab)

( Orientasi 1)
Film “Bajrangi Bhaijaan” adalah film drama, komedi dan laga yang diproduksi pada tahun 2015 di studio Eros Internasional dan durasi film 2 jam 39 menit serta disutradarai oleh Kabir Khan dan penulis skenario V.Vijayendra. Film yang menampilkan aktor dan aktris India yang popular seperti Salman Khan dan Kareena Kapoor serta anak kecil yang memerankan Shahida atau Muni yaitu Harshaali Malhotra.

(Orientasi 2)

Film ini berkisah tentang Shahida, seorang gadis kecil muslim yang tidak bisa bicara dan hanya bisa mendengar, Ia terpisah dari ibunya saat sedang berada dikereta setelah pergi ke tempat suci Hazrat Nizamuddin Auliya di Delhi.  Ia pun diselamatkan oleh Pawan warga India dan seorang penganut agama Hindu. 

( Tafsiran Isi 1)

Salman Khan berperan sebagai Pawan yang berasal dari desa ke Delhi karena keinginan ayahnya yang sudah meninggal tetapi Ia tidak memiliki bakat dan Ia tinggal dirumah teman ayahnya yang membuka tempat latihan gulat serta memiliki putri yang bernama Rasika semakin hari Ia dan Rasika semakin dekat dan akhirnya mereka memutuskan untuk menikah tetapi diberi syarat oleh Ayah Rasika yaitu 6 bulan untuk membuat rumah jika Ia gagal Ayah Rasika akan mencarikan pria lain yang lebih layak untuk putrinya. Pawan pun berusaha untuk memenuhi syarat untuk mejadi suami Rasika. Tersisa 2 bulan untuk membuktikan bahwa Ia mampu memenuhi syarat menjadi suami Rasika.

( Tafsiran 2)

Masalah mulai muncul saat ada anak kecil yang mengikuti Pawan dan terlihat sangat memperihatinkan karena sifat Pawan yang suka membantu Ia pun memutuskan untuk membawa ada kecil yang tidak bisa bicara tersebut kerumah tetapi setelah keluarga Rasika tahu bahwa gadis kecil yang diberi nama Muni itu gadis muslim asal Pakistan yang sangat dibenci oleh Ayah Rasika oleh sebab itu Pawan berusaha untuk mengurus visa agar bisa membawa Muni pulang kerumahnya tetapi terjadi tragedi yang membuat kedutaan Pakistan diserang oleh pendemo oleh sebab itu Pawan membawa Muni kepada agen travel tetapi Ia malah dibohongi karena Muni akan dijual. Setelah kejadian itu Pawan bertekad dan sudah memantapkan niatnya untuk membawa Muni kerumahnya di Pakistan tetapi orang tua Rasika sangat menolak akan hal itu karena sangat berbahaya tetapi karena Pawan pria yang baik dan jujur Ia mendapatkan kemudahan dengan bertemu reporter asal Pakistan yaitu Chand Nawab yang membantu Ia bersembunyi saat dikejar oleh polisi bahkan dituduh sebagai mata-mata India. Setelah Muni sampai dirumahnya dan bertemu dengan orang tuanya yang sudah sangat merindukanya tetapi berbeda dengan Pawan yang dipenjara dan dituduh sebagai mata-mata India, tetapi Chand Nawab membantu dengan menyebarkan video tentang perjalananya dengan Pawan dan Muni serta bagaimana sikap Pawan kepada Muni yang sangat perhatian, baik dan peduli. Video tersebut menjadi topik perbincangan diantara Negara India dan Pakistan yang memang bermusuhan tersebut tetapi mereka akhirnya sadar bahwa Pawan orang yang baik dan tidak ada maksud untuk melukai siapa pun melainkan ingin membantu gadis yang tersesat dan berada jauh dari orang tuanya. Setelah itu akhirnya Pawan bebas dan diantar oleh ribuan orang Pakistan dan India yang bertemu di sungai yang merupakan perbatasan dari India dan Pakistan. Kisah berakhir dengan Muni atau Shahida bisa berbicara dengan memanggil Pawan dengan nama paman, Pawan pun sangat bahagia dan mereka berpelukan ditengah sungai dangkal yang indah dan dikelilingi oleh gunung yang bersalju.

(Tafsiran 3)

Amanah dari film ini agar kita menjadi manusia yang tidak suka membeda-bedakan orang dari agama, ras, suku dan Negara serta kita harus selalu menolong orang yang sedang membutuhkan agar kita bisa hidup dengan damai dan tentram.

( Tafsiran 4)

Film ini memiliki makna bahwa setiap manusia harus saling toleransi dan tidak menjadi rasis contohnya saat Muni atau Shahida ingin makan ayam tetapi Pawan yang vegetarian dan keluarga Rasika yang melarang memasak daging di rumah akhirnya Ia membawa Muni ke kedai ayam di pinggir jalan dan menghibur Muni yang sedang menangis dengan bernyanyi dan menari agar Muni kembali ceria kembali.

( Tafsiran 5)

Film ini sangat dianjurkan untuk ditonton semua kalangan karena film ini dapat memberi teladan bahwa hidup harus saling membantu serta toleransi dan juga membuat kita menyadari bahwa pertengkaran dapat membuat perpecahan yang merugikan orang lainya. Tokoh Pawan yang sangat taat beribadah dan suka menolong membuktikan bahwa Ia dapat berbaur kesemua kalangan karena sifat dia yang baik serta jujur.  

(Evaluasi 1)

Pesan moral dari film tersebut adalah bagaimana tokoh Pawan menolong anak kecil yang bahkan tidak jelas identitasnya dan tokoh Rasika yang selalu mendukung Pawan dalam hal kebaikan serta tokoh reporter Chand Nawab yang selalu berpikiran positif dan tidak membedakan orang lain dan mau menolong.

( Evaluasi 2)

Kelebihan dari film ini adalah cerita yang sangat menarik bukan hanya menceritakan gadis kecil yang tersesat tetapi juga menceritakan kisah cinta antara Pawan dan Rasika. Film ini juga memecahkan rekor box office di India dan luar India serta film ini menjadi film India tercepat untuk memperoleh pendapatan hingga satu miliar rupe pada pasar domestik dan saat ini film kedua terlaris di India dan film Bollywood terlaris kedua di pasar Internasional.  Film ini dirilis di 50 negara dan 700 layar. Film ini meraup pendapatan sebanyak Rp. 315,5 miliar dalam 5 hari atau lebih dari 150 crore. Padahal biaya produksi hanya 90 crore. Para pemain juga sangat mendalami peran mereka terutama Harshaali Malhotra Ia akan menangis jika melihat Salman Khan menangis. Tempat syuting yang sangat indah serta musik yang mengiringi setiap adegan penting selalu membuat bahagia, sedih dan juga terharu. Respon penonton dalam dan luar negeri yang sangat positif membuat film ini mendapat banyak pujian.
Kekurangan film ini adalah tidak dijelaskan apa pekerjaan Pawan yang sesungguhnya karena Ia sudah mampu mendepositkan uangnya untuk membeli rumah agar mampu menjadi suami Rasika.

( Kesimpulan )

Dengan demikian film “Bhajrangi Bhaijaan” memiliki cerita yang harus dicontoh oleh masyarakat sekarang agar mau menolong sesama dan tidak membeda-bedakan ras, agama, suku dan juga Negara karena jika itu terus terjadi akan membuat perpecahan yang membuat kita tidak akan peduli kepada orang lain.
Film “Bajrangi Bhaijaan” sangat cocok ditonton karena kisah yang sangat menarik dan juga banyak memuat pesan moral yang harus dicontoh.

Sumber :

Diakses pada 18 Mei 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar