Follow Us @literasi_smkn23jkt

Kamis, 18 Mei 2017

"STIP & PENSIL” : Usaha tidak akan membohongi hasilnya


Disusun oleh : Wulan Oktaviana


Judul film        : Stip & Pensil

Judul film        : Stip & Pensil

Tahun rilis       : 2017
Sutradara         : Ardy Octaviand
Produser          : Manoj Punjabi
Produksi          : MD Pictures
Pemain                        :
- Ernest Prakasa sebagai Toni
- Tatjana Saphira sebagai Bubu
- Indah Permatasari sebagai Saras
- Ardit Erwandha sebagai Agi
- Pandji Pragiwaksono sebagai Pak Adam
- Iqbal Shincan sebagai Ucok
- Rangga Azof sebagai Edwin
- Ghita Bhebhita sebagai Mak Rambe
- Arie Kriting sebagai Pak Toro
 




Orientasi

    “Stip & Pensil” merupakan film bergenre drama komedi. Film yang digarap oleh rumah produksi MD Pictures ini berdurasi selama 98 menit. Film ini menyelipkan sedikit unsur politik yang diadaptasi dari kisah nyata tentang penggusuran dan relokasi ke rumah susun, salah satu contohnya. Film yang menceritakan tentang empat anak SMU berlatar belakang kaya raya ini dimusuhi oleh teman-teman di sekolahnya, karena mereka selalu sombong dan merasa sok jagoan.Tokoh-tokoh utamanya yaitu Toni, Bubu, Saras, dan Agi. Mereka yang selalu disepelekan oleh teman-temannya ingin membuktikan bahwa mereka bisa membangun sekolah gratis untuk anak-anak yang tinggal dikolong jembatan.

Tafsiran 1
     Dimulai dari tantangan yang diberikan guru mereka (Pak Adam) untuk membuat sebuah essay tentang kesenjangan sosial disertai dengan tekanan, keempat sahabat ini memberanikan diri untuk melakukan observasi anak jalanan di tempat kumuh. Untuk menjaga reputasi mereka, Toni Cs tidak sengaja berjanji akan membangun sekolah untuk para anak jalanan yang tinggal di kolong jembatan tersebut.

Tafsiran 2
      Awal mulanya mereka menganggap semua bakal mudah, tetapi nyatanya semua tak semudah yang mereka bayangkan. Karena banyak sekali rintangan disekelilingnya yang menghadang. Mulai dari Pak Toro kepala suku pemulung disana, Ucok si anak kecil yang bengal, dan Mak Rambe ibunya ucok yang tidak setuju anaknya ikut sekolah gratis yang diadakan oleh Toni cs karena menganggap pendidikan hanyalah sebuah cara untuk membuang-buang waktu. Mereka juga menerima ledekan dari teman-temannya disekolah yang diketuai oleh Edwin.

Tafsiran 3
      Setelah berhasil mendirikan sekolah darurat tersebut, anak-anak disana tidak ada yang datang. Akhirnya mereka membayar anak-anak tersebut agar ikut belajar. Menggunakan uang mereka, tenaga mereka, bahkan mereka juga yang mengajarnya. Semua sudah mereka korbankan agar sekolah darurat tersebut dapat terwujud. Sampai pada akhirnya hanya ada seorang anak yang bersungguh-sungguh ingin belajar tanpa dibayar.

Tafsiran 4
     Dari situlah kesadaran mereka akan pentingnya pendidikan untuk anak mulai tumbuh. Mereka pun berhenti memfokuskan proyek ini untuk reputasi semata dan mulai memikirkan cara agar anak-anak jalanan tersebut bersedia belajar demi masa depan yang cerah.

Tafsiran 5
     Film ini mencoba untuk menyelipkan pesan mendalam melalui lukisan keseharian bagian masyarakat yang jarang terdeteksi oleh kalangan menangah. Juga mengajarkan bahwa hidup harus dijalani dengan ikhlas, tersenyum dan tertawa


Evaluasi 1
     Kelebihan dari film ini yaitu membuat kita merasa bersyukur akan hidup yang kita miliki karena masih banyak orang di luar sana yang masih kekurangan tetapi mereka tetap menjalani hidupnya dengan ikhlas dan tersenyum. Juga mengajarkan kita apabila kita bekerja dengan bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasil yang memuaskan. Alur cerita yang bagus dan pemain-pemain yang aktingnya profesional dikarenakan mereka perlu beradaptasi di lokasi syuting tersebut.Selain itu gambaran dari masing-masing tokoh yang diceritakan dengan unik juga mewarnai alur film ini

Evaluasi 2
     Film ini masih banyak kekurangannya seperti adegan koh salim bertemu dengan anaknya yang terasa kurang penting, hal teknis pada ADR (Automated Dialog Replacement) para aktor yang masih seperti rekaman studio, sampai hal yang krusial yakni judul film. Mungkin masih banyak yang bertanya-tanya apa sebenarnya maksud dari judul film ini.

Rangkuman
     Dengan demikian film ini  menyadarkan semua bahwa pendidikan itu penting. Film ini mampu menginspirasi siapapun yang menontonnya. Dari sisi komedi yang ditampilkannya pun terkesan lebih natural dan tidak mengandung unsur ejekan. Juga dapat menjadi motivasi anak muda  untuk peduli terhadap orang-orang yang membutuhkan daripada harus menghabiskan waktu untuk hal yang tidak penting.




Sumber :
merubah-segalanya/

 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar