Follow Us @literasi_smkn23jkt

Minggu, 28 Mei 2017

Marmut Merah Jambu: “Jatuh Cinta Diam-Diam"


                                                                                  Disusun Oleh: Rohmatunnisa




Judul Film     : Marmut Merah Jambu
Tahun Rilis     : 2014
Sutradara      : Raditya Dika
Pemain          : 1. Christoffer Nelwan
                        2. Raditya Dika
                        3. Sonya Pandarmawan
                        4. Franda
                        5. Julian Liberty
                        6. Mohammed Kamga
                        7. Anjani Dina
                        8. Dewi Irawan
                          9. Bucek
                        10. Tio Pakusadewo

Orientasi :
       Marmut Merah Jambu adalah film Indonesia tahun 2014 bergenre drama komedi yang dirilis pada 8 Mei 2014 dan dibintangi oleh Christoffer Nelwan sebagai Dika SMA, Raditya Dika sebagai Dika, Sonya Pandarmawan sebagai Cindy SMA, Franda sebagai Cindy, Julian Liberty sebagai Bertus SMA, Mohammed Kamga sebagai Bertus, Anjani Dina sebagai Ina Mangunkusumo, Dewi Irawan sebagai Ibu Dika, Bucek sebagai Bapak Dika, Tio Pakusadewo sebagai Ayah Ina, dan masih banyak lagi.
       Film Marmut Merah Jambu diadaptasi dari sebuah novel karya Raditya Dika yang berjudul sama. Film ini di produksi oleh salah satu rumah produksi yaitu, Starvision. Film ini berdurasi kurang lebih satu setengah jam.

Tafsiran Isi :
       Film ini berkisah tentang Dika yang menceritakan kisah cinta pertamanya ketika masa SMA, dengan perempuan bernama Ina Mangunkusumo. Selain itu, dikisahkan pula saat Dika dan temannya yaitu Bertus membentuk grup detektif untuk memecahkan masalah teman-temannya, juga persahabatannya dengan Cindy.
       Suatu hari Dika bertemu dengan bapaknya Ina. Dika menceritakan usahanya membuat grup detektif untuk menarik perhatian Ina. Grup itu dibuat bersama Bertus. Dika juga bercerita tentang persahabatannya bersama Cindy di SMA.
       Sama seperti film bergenre komedi lainnya, film ini menyajikan humor-humor yang ringan dan mudah untuk dipahami. Di cerita ini, ada dua orang sahabat yang merupakan siswa tidak dikenal di sekolahnya. Selain tidak dikenal, mereka juga memiliki masalah dalam kisah asmaranya. Dika dan Bertus terus berpikir caranya agar bisa mejadi populer dan dikenal banyak orang.        
       Usaha untuk menjadi populer ini berakhir pada Dika dan Bertus yang membuat grup detektif bersama Cindy. Mereka bertiga mulai menyelesaikan kasus-kasus aneh di sekolahnya. Dimulai dari misteri hilangnya bola basket guru olahraga, hingga ke misteri surat ancaman ketua OSIS. Semakin banyak kasus yang diselesaikan oleh grup detektif ini, semakin dekat Dika dengan Ina.
       Film ini sangat unik karena sutradara dari film ini (Raditya Dika) ikut berperan dalam film yang disutradainya, film ini berisi tentang komedi dan romantika. Selain itu, film ini juga menggunakan bahasa yang digunakan sehari-hari sehingga mudah dipahami dan alurnya juga mudah dimengerti.
       Film ini sangat cocok untuk anak remaja dan film ini layak ditonton karena terdapat adegan persahabatan yang baik untuk dicontoh. Jalan cerita yang disajikan juga terlalu bertele-tele dan akhir ceritanaya menggantung, tetapi film ini sudah banyak menarik minat masyarakat untuk menonton film ini karena perpaduan antara komedi dan romantika yang dikemas sangat bagus.

Evaluasi :
       Kelebihan dari film ini yaitu, bahasa yang digunakan adalah bahasa sehari-hari, sehingga mudah dimengerti dan alurnya juga mudah dipahami. Selain itu, cover depannya memiliki warna yang terang dan cerah sehingga tampak menarik.
       Selain memiliki kelebihan, film ini pun memiliki kekurangan yaitu, ada beberapa bagian film yang masih menggantung dan tidak terselesaikan dengan baik. Film Marmut Merah Jambu melaksanakan shooting pada bulan Januari 2014. Film ini berhasil meraup 637.786 penonton dan sukses menduduki peringkat tiga besar di daftar Indonesia film terlaris 2014.

Rangkuman :
       Film ini layak ditonton dan sangat cocok untuk anak remaja. Walaupun ada beberapa kekurangan dalam film ini, tetapi film yang dibuat Raditya Dika tetap memberikan hal yang bagus dan menarik.


Sumber:
Diakses pada: 10 Mei 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar