Follow Us @literasi_smkn23jkt

Rabu, 24 Mei 2017

ESCAPE PLAN : THE MOST SECURE PRISON EVER BUILT,NO ONE BREAKS OUT ALONE

Disusun oleh : Rizal Perdana Putra

Sutradara : Mikael Hafstrom
Pemain :
Sylvester Stallone sebagi Ray Breslin
Arnold Schwarzenegger sebagai Emil Rottmayer
Orientasi
Ray Breslin (Sylvester Stallone) adalah seorang yang ahli dalam bidang keamanan sebuah penjara. Dia mencoba seluruh penjara yang ada dan menemukan titik lemah dari penjara tersebut. Dia pun merilis buku yang berisi kelemahan-kelemahan dari penjara-penjara yang pernah dia coba dan kabur dari penjara tersebut. Suatu ketika, dia mendapat tawaran untuk mencoba meloloskan diri dari The Tomb yang juga sebuah penjara.Setelah sampai disana, dia tahu bahwa Ray sedang di jebak oleh seseorang. Akhirnya, dia harus mencari partner untuk bisa meloloskan diri dengannya. Akhirnya dia bertemu dengan Emil Rottmayer (Arnold Schwarzenegger). Mereka pun mencari cara untuk lolos dari The Tomb.Film ESCAPE PLAN bercerita tentang Ray Breslin (Sylvester Stallone), seorang mantan jaksa yang memiliki Breslin-Clark, sebuah perusahaan jasa keamanan. Perusahaannya fokus pada pengujian keamanan dalam penjara. Dia menghabiskan hidupnya di dalam penjara untuk belajar tentang desain dan kebiasaan penjaga dan menemukan kelemahan mereka. Setelah itu dia dapat melarikan diri dari sana tanpa halangan ataupun korban. Tujuannya adalah untuk meyakinkan bahwa para kriminal tetap berada dalam penjara dengan mengurangi kekurangan dari setiap penjara.
.Film ESCAPE PLAN merupakan film laga thriller yang rilis pada oktober 2013.Pemain dari film ini Sylvester Stallone sebagai Ray Breslin dan Arnold Schwarzenegger sebagai Emil Rottmayer ,Mikael Hafstrom pun di tunjuk menjadi sutradara dari film terbaru mereka. Escape Plan, judul dari film mereka yang awalnya berjudul The Tomb. Mikael Hafstrom sendiri lebih berpengalaman menangani film-film horor. 1408 dan The Rite adalah judul terkenal yang pernah dia tangani. Escape Plan bisa di bilang sebuah film dengan konsep yang berbeda. Petualangan yang dia berikan juga berbeda. Tak seperti kebanyakan film-film aksi milik Arnold atau Sylvester lainnya.
Tafsiran 1
Ray Breslin (Sylvester Stallon), mantan jaksa yang memiliki sebuah perusahaan keamanan yang berbasis di Los Angeles. Perusahaan ini mengkhususkan diri dalam pengujian keandalan beberapa penjara yang memiliki tingkat kemanan maksimum. Breslin menghabiskan hidupnya keluar-masuk dari penjara satu ke penjara yang lain untuk mempelajari desain mereka dan menemukan kebiasaan penjaga untuk menemukan dan mengesploitasi kelemahan penjara tersebut, sehingga memungkinkan dia untuk melarikan diri tanpa hambatan. Dan hasil dari beberapa kali mencoba keluar penjara tersebut, Breslin rangkum dalam sebuah buku yang ia karang sendiri.
Tafsiran 2
Suatu hari, ia dan mitra usahanya, Lester Clark ditawari kesepakatan yang bernilai jutaan dollar oleh agen CIA, Jessica Miller) untuk menguji sebuah penjara rahasia dan melihat apakah bisa untuk melarikan diri dari penjara tersebut. Dalam kesepakatan, Breslin, diharuskan menggunakan nama samaran, dan mengharuskan tidak ada kontak dengan dunia luar. Breslin menyetuji  kesepakatan itu.
Tafsiran 3
Tapi, ketika Breslin masuk ke penjara yang lokasinya pun tidak ia ketahui, ada sebuah konspirasi yang membuat dirinya terjebak di penjara yang bernama The Tomb tersebut. Penjara tersebut super canggih, kamar masing-masing tahanan terbuat dari kaca yang tebal. Penajara tersebut dipimpin oleh sipir Warden Hobbes (Jim Caviezel) dan kepala kemanannya yang juga sebagai kaki tangan Hobbes, Drake (Vinnie Jones). Usut punya usut, penjara ini dibuat oleh swasta dengan dipandu oleh buku yang dikarang oleh Breslin, supaya berbagai celah yang memungkinkan tahanan kabur, dapat diminimalisir.
Tafsiran 4
Beruntung Ray bertemu dengan seorang napi veteran di sana, Emil Rottmayer Dengan bantuan Rottmayer, Breslin sekarang benar-benar mencoba mencari celah unutk bisa kabur dari penjara super ekstra ketat. Jadi selama 116 menit, kita akan menyaksikan kerjasama apik dua aktor kawakan film-film action Hollywood masa lalu ini bahu-membahu unutk dapat kabur dari penjara.

Tafsiran 5
Breslin mencoba masuk ke ruang isolasi, dan dapat ilham untuk mencoba menelusuri jalan keluar dari ruang isolasi tersebut. Lantau sel isolasi terbuat dari alumunium, menggunakan paku keling dari baja yang ketika dipanaskan akan memuai. Breslin menggunakan logam untuk menghantarkan panas yang didapat dari lampu yang menyorot di luar sel isolasi tersebut. Lampu tersebut memang sengaja untuk membuat dehidrasi orang yang ada di sel isolasi tersebut. Lantai tersebut dapat dibuka, dan Breslin mencoba mengintari lorong bawah, dan ketika samapi, Breslin akhirnya mengetahui bahwa The Tomb berada di laut lepas yang entah dimana posisinya.
Tafsiran 6
Breslin dan Rottmayer terus bekerja mempelajari kompleks serta rutinitas Penjaganya sehari-hari seperti apa. Di adegan ini muncul beberapa istilah lucu untuk menamai beberapa penjaga. Hasil dari berteman dengan Rottmayer, Breslin kenal dengan napi muslim, Bernama Javed untuk mencoba sholat tahajud langsung bertatapan dengan bulan. Alh-alih sholat tahajud, Javed mencoba menemuka titik koorditan tempat tersebut berada dimana. Javed menggunakan sextant rancangan Breslin yang terbuat dari bolpoin, kaca mata, dan secarik kertas bertuliskan derajat lintang.
Tafsiran 7
Didapatilah bahwa kapal tersebut berada di Samudera Atlantik dekat perairan lepas Maroko. Dengan bantuan dokter penajra, Breslin mencoba mengirimkan email kepada rekanan Rottmayer yang ada di Maroko. Klimaks pun dimulai dengan Breslin mengirimkan kode morse palsu bahwa di sel blok C harus dibuat kerusuhan, maka dengan sigap, Hobbes menempatkan keamanan mayoritas di sel blok C. Namun yang terjadi kerusuhan terjadi di sel blok A.
Tafsiran 8
Breslin, Rotmayyer, dan Javed berhasil keluar. Namun terlambat, ruangan sudah dikendalikan otomatis untuk mengunci seluruh pintu keluar. Breslin pergi ke ruang mesin, sementara Rottmayer dan Javed bertahan, akan tetapi karena Javed tertembak, maka ia merelakan diri untuk bertarung dengan kemanan. Dia menembaki keamanan yang bersenjata lengkap dengan hanya menggunakan dua pistol.
Tafsiran 9
Ketika ruang mesin dimatikan Breslin, Rottmayer berhasil keluar kapal, lalu menuju helikopter yang sudah datang menjemput hasil dari pengiriman email yang dilakukan oleh dokter penjara. Rottmayer mengambil senapan mesin yang ada di heli, lalu memberondong pasukan keamanan. Namun pasukan keamanan terlalu banyak, mengharuskan Rottmayer pergi dengan heli. Sementara Breslin yang tidak sempat menuju dek atas, Ia menggunakan rencana B (karena ia beranggapan selalu ada rencana B) yakni dengan masuk ke sistem pembuangan otomatis ketika mesin dinyalakan. Ia terlempar ke laut, lalu dijemput oleh heli dan terlibat adu tembak dengan Hobbs. Namun Hobbs dapat dihabisi dengan menembaki drum barrel yang ada di sekelilingnya.
Tafsiran 10
Akhirnya mereka berdua lolos. Mereka mendarat di sebuah pantai di Maroko (tebakan koordinat dari Breslin terbukti tepat). Di sini lah Rottmayer mengungkapkan bahwa ia lah Mannheim, dan Miller adalah putrinya. Dan ide untuk kerja sama dengan Breslin merupakan ide dirinya.


Evaluasi
Apa yang ditawarkan oleh Escape Plan ini tak hanya menjadi film aksi-instan saja. Escape Plan ini juga di isi dengan cerita-cerita yang rumit tapi enak untuk di ikuti. Bukan hanya film yang “pokoknya banyak aksi dan ledakan”. Bagaimana Escape Plan ini mampu memberikan sebuah adventure yang berbeda. Perjalanan menyelematkan diri dari penjara yang asyik dan tak hanya memikirkan adegan aksinya saja. Penonton juga akan di ajak untuk berpikir dan ikut menelusuri setiap adegan-adegannya yang penuh misteri di film ini.Terlihat benar bahwa Mikael Hafstrom lebih sering menangani film horor. Tone yang di sajikan dalam ceritanya ini memang lebih kelam. Unsur-unsur misterinya lebih terasa. Maka benar, jika Escape Plan lebih mengutamakan misteri tiap misteri di dalamnya. Sangat menyenangkan bagi saya yang tidak seberapa menyukai film-film aksi yang instan. Escape Plan pun mampu menjadi sebuah film yang thought-provoking yang membuat saya terpaku menatap layar dalam menyaksikan rentetan adegan-adegannya.Tapi, bukan berarti Escape Plan sudah benar-benar sempurna. Meski begitu masih terlihat jelas kekurangan-kekurangan dari film ini. Terlihat benar Escape Plan sangat asyik di dalam Skenarionya yang ditulis berdua oleh Jason Keller dan Miles Chapman. Mereka mampu menyusun misteri tiap misteri yang ada di layar dengan baik. Tapi, problem ada pada sang sutradara yang terlihat kewalahan dalam menginterpretasikan setiap misteri yang ada di dalam skripnya dengan baik. Terlihat sekali Mikael Hafstrom masih kewalahan dengan film ini.Banyak sekali hint-hint di dalam film ini tersampaikan setengah-setengah. Hafstrom mampu membangun karakter Ray Breslin dengan baik sebenarnya. Tapi, ketika berada di tengah dengan sudut pandang konflik yang sudah mulai meluas, Hafstrom pun mulai kewalahan dengan membangun sosok Ray Breslin ini. Banyak sekali cerita yang tersampaikan setengah-setengah. Menyisakan sisa-sisa pertanyaan yang masih belum terselesaikan dengan baik.Pun begitu dengan berbagai misterinya. Pace yang sudah konsisten di awal ini sudah mulai terasa terulur ketika sudah berada di tengah menuju akhir film ini. Ketika tiba-tiba semua susunan misteri dan teka-teki sudah mulai terkumpul tapi agak melambat dan akhirnya membaik. Penuturan yang di hajar cepat membuat penonton awam yang belum terbiasa akan merasa kewalahan dengan film ini. Tapi, rasa asyik tetap terasa saat menyaksikan film ini.


Rangkuman
Escape Plan bukan sekedar film aksi yang instan. Film ini akan mengajak penontonnya untuk berpikir dengan film ini. Misteri-misteri yang ada di susun dengan baik meskipun Mikael Hafstrom terlihat sangat kewalahan dalam mengarahkan setiap misterinya sehingga beberapa bagian masih terlihat mentah. Ini adalah sebuah pelarian dari penjara yang berbeda. Fun and Cool! 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar