Follow Us @literasi_smkn23jkt

Jumat, 19 Mei 2017

“Kong Skull Island” : Musuh itu Tidak ada Sampai Kita yang Mencarinya

Disusun oleh : Sherli Anggraeni



Judul              : Kong Skul Island

Tahun Rilis     : 10 Maret 2017

Jenis Film      : Action, Adventure, Fantasy

Durasi            : 119 menit

Negara Asal  : Amerika

Sutradara      : Jordan Vogt-Roberts

Produser       : 1.Mary Parent,
  2.Thomas Tull,
  3.Jon Jashni,
  4. Alex Garcia

Pemain          : Tom Hiddleston, Samuel L Jackson, John Goodman, Jing Tian, Brie Larson,     Jason Mitchell, Terry          Notary, Toby  Kebbell.

Pemeran        :  1. Tom Hiddleston sebagai Kapten James Conrad
                          2. Samuel L Jackson sebagai Preston Packard
                          3. Toby Kebell sebagai Jack Champa
                          4. Brie Larson sebagai Mason Weaver
                          5. John Goodman sebagai Bill Randa
                          6. Jason Mitchell sebagai Glenn Mills
                          7. Jing Tian sebagai San Lin
                          8. Thomas Mann sebagai Reg Slivko
                          9. Terry Notary sebagai Kong
                          10. Marc Evan Jackson sebagai Woodward
                          11. John Ortiz sebagai Victor Nieves
                          12. Corey Hawkins sebagai Houston Brooks
                          13. Shea Whingham sebagai Earl Cole
                          14. John C.Reilly sebagai Hank Marlow
                          15. Eugene Cordoro sebagai Reles

Orientasi :

“Kong Skull Island” adalah film Hollywood yan bergenre aksi, petualangan dan fantasi yang dirilis pada 10 Maret 2017. Film ini digarap oleh rumah produksi Warner Bros Pictures, Legendary Pictures, dan disutradarai oleh Jordan Vogt-roberts, serta penulis naskah filmnya Dan Gilroy dan Max Borenstein, dan dibintangi oleh Tom Hiddleston, Samuel L Jackson, John Goodman, Jing Tian, Brie Larson, Jason Mitchell, Terry Notary, Toby Kebbell.

Tafsiran isi 1 :

Sekelompok penjelajah dan tentara yang dipimpin oleh James Conrad (Tom Hiddleston) akan menjelajahi sebuah pulau yang belum ada dipeta di daerah Pasifik. Tujuan mereka kesana adalah untuk mencari saudara kandung dari James yang terjebak didalam pulau tersebut. Menjelajahi tempat yang belum diketahui dan menyeramkan dengan makhluk-makhluk misterius yang ada didalam pulau tersebut, mereka harus berhadapan dengan sang raja hutan, Kong. Seekor gorilla yang besarnya melebihi ukuran hewan manapun, yang akan menghancurkan siapapun yang masuk kedaerah kekuasaannya.

Tafsiran 2 :

Ada sebuah pulau yang belum pernah dijamah oleh manusia. Namun telah terdeteksi oleh satelit luar angkasa keberadaan pulau misterius tersebut. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat. Sering terjadi kapal atau pesawat yang hilang di suatu daerah di lautan. Namun orang-orang tidak tahu kemana hilangnya pesawat tersebut. Dan hingga kini belum ditemukan keberadaanya orang atau pun bangkai pesawatnya. Daerah itu dikenal luas oleh masyarakat dengan istilah daerah segi tiga bermuda.

Tafsiran isi 3 :

Ada sebuah misi untuk bisa menemukan keberadaan pulau tersembunyi tersebut. Seorang ilmuwan lalu menghubungi Kapten Amerika yang sedang bertugas perang di Vietnam. Ilmuwan itu menginginkan untuk bisa menemukan pulau misterius tersebut dengan bantuan kendaraan pesawat tempur Amerika. Kapten itu pun bersedia untuk diajak pergi oleh ilmuwan tersebut untuk menemukan pulau misterius tersebut. Nama pulau itu adalah “Skull Island” atau sebutan dalam bahasa Indonesia adalah pulau tengkorak, karena saat dilihat di peta ternyata pulau ini berbentuk seperti kepala atau tengkorak. Rombongan pesawat tempur Amerika pun terbang menuju pulau tengkorak. Pulau tersebut tidak terlihat karena dikelilingi oleh awan-awan gelap yang menyelimutinya, kilatan petir dan suara gemuruh terdengar didalamnya, ketika pesawat tempur Amerika menembus awan-awan gelap pesawat mendadak tidak bisa dikendalikan. Pesawat berputar-putar tak terkendali mengikuti arus awan. Namun, akhirnya semua kru pesawat bisa terbang menembus awan-awan gelap yang melindungi pulau tengkorak. Setelah berhasil memasuki pulau tengkorak, mereka lalu meneliti tanah yang ada dipulau tengkorak dengan cara memasang bahan peledak. Bom peledak pun diletuskan dengan bunyi yang begitu keras dan nyala api yang membara. Tak ada yang menyangka bahwa didepan mereka terlihat makhluk raksasa yang mengamuk karena daerahnya di rusak. Bentuk makhluk itu menyerupai kera, lebih tepatnya adalah kingkong raksasa. Karena kingkong tersebut tidak menerima daerahnya dirusak dengan bahan peledak oleh manusia, maka Kingkong itu pun melenyapkan pesawat tempur Amerika yang berada didepannya dengan pukulan tangannya. Ada beberapa peswat tempur yang masih tersisa dan orangnya bisa menyelamatkan diri dari amukan kingkong raksasa. Pesawat-pesawat tempur tentara Amerika pun menembaki kingkong itu tiada henti. Namun hal itu tak berarti karena dengan badan yang kekar dan kulit yang tebal bisa terlindungi dengan baik. Ada fotografer  wanita dalam film tersebut yang selalu mengabadikan moment-moment penting yang terjadi. Rombongan itu kemudian terpisah menjadi dua kelompok, yakni kelompok fotografer/ilmuwan dan kelompok kapten tentara Amerika. Ketika kelompok fotografer memasuki kawasan hutan tak terduga terperangkap oleh jebakan suku yang ada di pulau tengkorak. Suku yang mendiami pulau tersebut memiliki karakter pendiam, memakai pakaian adat, dan di sekujur tubuhnya di cat dengan simbol-simbol tertentu. Untungnya ketika kelompok fotografer tertangkap ada seseorang tentara veteran dalam gerombolan suku tersebut, dan veteran tersebut bisa berkomunikasi dengan fotografer wanita. Akhirnya kelompok fotografer wanita tersebut dibebaskan oleh suku pulau tengkorak. Veteran itu pun bercerita bahwa dirinya terjebak dipulau ini ketika ada tugas perang. Beliau tidak bisa pulang karena kendaraan/pesawat yang ditumpangi mengalami kerusakan, sehingga selama bertahun-tahun hidup di sini dengan suku di pulau tengkorak. Suku pulau tengkorak memiliki tempat yang dikeramatkan, tempat itu terbuat dari sisa/bangkai pesawat terbang, suku di pulau tengkorak sudah mengenal tulisan dan gambar. Dalam ruangan tersebut ada beberapa gambar berseri yang telah dibuat sejak bertahun-tahun yang lalu, bentuknya menyerupai prasasti, dalam prasasti tersebut diceritakan bahwa kingkong di pulau tengkorak adalah dewa penyelamat bagi kehidupan mereka. Ada hewan reptil raksasa seperti kadal yang mempunyai dua kaki pemangsa manusia, ada kadal-kadal yang lebih kecil ukurannya yang tidak begitu berbahaya meskipun juga pemangsa. Namun ada satu kadal raksasa yang begitu ganas dalam menangkap mangsanya, kadal raksasa itu akan muncul bila kingkong dalam keadaan lemah atau terjepit. Itulah pesan yang terkandung dalam prasasti di ruangan rahasia suku pulau tengkorak. Di pulau ini ada daerah yang begitu menyeramkan, daerah yang tanahnya mengandung gas, disitu tertimbun kerangka-kerangka sisa makanan kadal pemangsa. Rombongan fotografer melewati daerah ini, tak disangka salah satu temannya menyalakan api rokok setelah habis menghisap sebatang rokok lalu dibuanglah. Dan akhirnya menimbulkan kobaran api yang besar. Daerah ini adalah milik kadal pemangsa. Tiba-tiba muncul kadal itu dan mencari mangsa disekitarnya. Rombongan fotografer pun langsung bersembunyi di balik bebatuan dan sisa kerangka, mereka ketakutan bila harus menampakkan diri pada kadal pemangsa. Pertarungan dengan kadal pemangsa pun tak terhindarkan, karena mereka berusaha untuk bisa melindungi diri dari sergapan kadal pemangsa. Akhirnya kadal itu kalah ketika fotografer wanita menyalakan korek api dan dilemparkan ke kadal pemangsa dan kadal pemangsa itu pun mati terbakar. Dipihak lain, kapten Amerika tidak menerima kenyataan kalau anak buahnya banyak yang gugur di serang oleh kingkong. Akhirnya sang kapten punya siasat untuk membunuh kingkong. Caranya mereka memasang perangkap untuk kingkong dilautan. Lautan tersebut sudah diberi suatu cairan yang mudah terbakar. Kapten amerika membuat gaduh dengan menyalakan meriam, akhirnya kingkong pun datang dengan kemarahannya. Ketika kingkong datang dinyalakanlah api di laut tersebut, api itu merambat kedepan dan mengenai tubuh kingkong dan membakarnya, kingkong itu pun terjatuh dan mengalami kelemahan fisik. Di sekitar kingkong jatuh sudah dipasang bom yang sudah siap untuk diledakkan oleh kapten Amerika. Rombongan fotografer lalu menyarankan pada kapten Amerika untuk tidak meledakkan bom yang bisa melukai kingkong, bila hal ini terjadi maka kadal raksasa akan berani keluar untuk leluasa untuk mecari mangsa. Di saat itulah kesempatan kadal raksasa keluar menampakkan dirinya karena kingkong dalam kondisi lemah tak berdaya. Pertarungan antara kadal raksasa dan kingkong pun tak terhindarkan. Mereka baku hantam untuk menghancurkan satu sama lain.

Tafsiran isi 4 :

Pada akhirnya dalam film ini, Kingkonglah yang berhasil memenangkan pertarungan. Namun, ada beberapa tokoh yang meninggal salah satunya adalah kapten Amerika. Veteran dan rombongan fotografer wanita akhirnya bisa pulang meninggalkan pulau tengkorak. 

Tafsiran isi 5 :

Pesan moral yang terdapat dalam film ini adalah sosok pemimpin yang melindungi rakyatnya. Tokoh pemimpin yang ada dalam film ini adalah kingkong yang berusaha melindungi suku pulau tengkorak dari serangan musuh. Selain itu, sikap kapten amerika yang pendendam dan keras kepala untuk bisa menghabisi kingkong. Akhirnya harus mati karena terkaman kadal raksasa.

Evaluasi :

Film ini mendapatkan review yang positif dari para kritikus. Berdasarkan Rotten Tomatoes, film ini memiliki rating 77%, berdasarkan 277 ulasan, dengan rating rata-rata 6.5/10. Berdasarkan Metacritic, film ini mendapatkan skor 62 dari 100, berdasarkan 49 kritik. Berdasarkan CinemaScore, film ini mendapatkan nilai "B+" dari penonton film untuk skala A+ sampai F. Kelebihan  dalam film ini, ukuran tubuh kong jauh lebih besar dibandingkan film king kong yang sebelum-sebelumnya karena pada film selanjutnya, kong akan dihadapkan atau bertarung dengan raja monster, Godzilla di film Godzilla vs Kong yang dijadwalkan akan dirilis pada tahun 2020 nanti. Kekurangannya adalah beberapa momen terlihat palsu, kelihatan kayak tidak benar-benar ada di sana.

Rangkuman :

Film ini layak ditonton oleh usia 13 tahun ke atas karena adanya beberapa sekuens aksi dan kejar-kejaran yang dihadirkan oleh film ini sangat impresif . Dan menyenangkan juga dapat menghibur para penoton film ini.

Sumber :







Tidak ada komentar:

Posting Komentar