Follow Us @literasi_smkn23jkt

Jumat, 19 Mei 2017

'BULAN TERBELAH DI LANGIT AMERIKA'. Mempersatukan islam yang damai

Di susun Oleh: Putri SasiHaji


Judul Film : Bulan Terbelah Dilangit Amerika
Tahun Rilis :  Akhir Tahun 2015 / TBA 2015
Sutradara : Rizal Mantovani
Pemain :
  1. ·         Septriasa sebagai pemeran Hanum
  2. ·         Abimana Aryasatya sebagai pemeran Rangga
  3. ·         Fernandez sebagai pemeran Stefan
  4. ·         Rianti Cartwright sebagai pemeran Julia Collins/Azima Hussein
  5. ·         Hannah Al Rashid sebagai pemeran Jasmine
  6. ·         Hailey Franco sebagai pemeran Sarah Hussein
  7. ·         Hans de Krakker  sebagai pemeran Philippus Brown


  • 1.    Orientasi :

Film “Bulan Terbelah Di Langit Amerika” merupakan sebuah film drama Indonesia yang disutradarai oleh Rizal Mantovani yang diangkat dari novel best seller berjudul sama karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra, menceritakan tentang kisah petualanan tokoh bernama Hanum dan Rangga ketika di Amerika dengan background tragedi runtuhnya gedung WTC pada  11 September. Film yang diproduksi oleh Maxima Pictures dengan durasi 92 menit.
  • 2.    Tafsiran 1 :

Dikisahkan, setelah mendapat kiriman email video seorang gadis berjudul “Do you know my dad?”, Hanum (Acha Septriasa) seorang jurnalis muslim dan bekerja di sebuah kantor berita di Wina, diberi tugas untuk menulis artikel provokatif oleh bos redaksi, berjudul “Apakah dunia lebih baik tanpa Islam?”.Untuk menjawabnya, Hanum harus bertemu dengan korban tragedi 9/11 di New York, Azima Hussein (Rianti Cartwright), seorang mualaf yang bekerja di sebuah museum, dan anaknya, Sarah Hussein.
  • 3.    Tafsiran 2 :

Pada saat yang bersamaan, Rangga (Abimana Aryasatya) suaminya, juga ditugasi oleh Profesornya untuk mewawancara seorang milyuner dan philantropi Amerika bernama Phillipus Brown, demi melengkapi persyaratan S3 nya. Brown dikenal eksentrik, misterius, dan tidak mudah berbicara dengan media.
  • 4.    Tafsiran 3 :

Rangga diminta untuk menemui Stefan (Nino Fernandez) dan kekasihnya Jasmine (Hannah Al Rasyid) yang berada di New York yang telah mengatur pertemuan eksklusif dengan Brown. Malang tidak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih, tugas mereka berantakan ketika sebuah demosntrasi besar berakhir ricuh dan membahayakan keselamatan mereka.
  • 5.    Evaluasi :

Film yang dirilis pada 5 Desember 2015 ini menawarkan banyak cerita yang dari pasangan-pasangan di film ini. Pasangan kekasih, suami istri, ibu anak, dan ayah anak. Untuk mendiskripsikan kisah masing-masing pasangan tentu dibutuhkan waktu cukup banyak. Setidaknya dibutuhkan separuh durasi film ini untuk memperkenalkan karakter dan kisahnya masing-masing.
Akting Acha dan Abimana kembali menyakinkan dengan alur yang berbeda dari prekuelnya, 99 Cahaya di Langit Eropa. Jika sebelumnya mereka menjadi pasangan yang kompak dan saling membantu, kali ini perselisihan demi perselisihan membuat mereka terbelah. Tapi konflik utama film ini bukanlah cinta Rangga dan Hanum.
Cerita 9/11 melibatkan banyak orang yang menjadi korban, keluarga korban, dan simpati dari masyarakat di Amerika. Kisah film ini merangkum kemarahan pada Islam dengan berbagai sudut pandang. Sebagai negara yang berpenduduk muslim terbanyak di dunia, Maxima Pictures secara cerdas menyentil perasaan muslim di Amerika yang mungkin akan menjadi emosional jika Anda menonton film ini.
Musik juga diperhatikan dengan baik untuk menggiring emosi penonton. Menjelang akhir, film ini menampilkan puncak emosi yang bisa membuat penonton ikut merasakan perasaan masing-masing pemain. Sayangnya semua kebaikan film ini diletakan hampir di akhir film, jadi Anda harus menahan kebosanan untuk mencapai akhir cerita film ini. Film Bulan Terbelah di Langit Amerika menelan biaya produksi hingga Rp 15 miliar. Hal ini disebabkan karena proses syuting seluruhnya dilakukan di negeri Paman Sam. Penonton akan benar-benar disuguhkan oleh pemandangan khas kota New York dan San Fransisco.
  • 6.    Rangkuman :

Jika Anda bukan penggemar film religi, mungkin film ini akan terasa berlebihan sehingga terasa membosankan. Apalagi adegan dalam ruangan lebih mendominasi daripada adegan di luar ruangan. Landscape New York kurang terekspos maksimal.

  • Daftar Pustaka :



Di akses pada 19 mei 2017


Tidak ada komentar:

Posting Komentar