Follow Us @literasi_smkn23jkt

Sabtu, 20 Mei 2017

 “OLYMPUS HAS FALLEN”

Disusun Oleh : Chen Choi



JUDUL FILM      : OLYMPUS HAS FALLEN
GENRE               : Action
TAHUN RILIS    : 20 MARET 2013 (Perancis)
                            22 MARET 2013 (Amerika Serikat)
DURASI              : 120 menit
PRODUKSI         : Millennium Films
PENULIS            : Creighton Rothenberger dan Katrin Benedikt
SUTRADARA     : Antoine Fuqua
PEMAIN             : 1. Mike Banning (Gerard Butler)
                            2. Benjamin Asher (Aaron Eckhart)
                            3. Allan Trumbull (Morgan Freeman)
                            4. Lynne Jacobs (Angela Bassett)
                            5. kang Yeonsak (Rick Yune)

ORIENTASI
“Olympus Has Fallen” merupakan sebuah film yang berkisah tentang jatuhnya Gedung Putih ke tangan musuh. Film ini diproduksi oleh Millennium Films dengan berdurasi 120 menit. Film yang bergenre action ini berkisah Ketika Presiden Amerika Serikat diculik oleh seorang teroris dan menguasai Gedung Putih, mantan agen rahasia Mike Banning ikut terperangkap di dalam gedung Saat tim keamanan nasional berusaha merespon teroris, Mike menggunakan ilmu dan pengalamannya membantu tim keamanan mengambil alih kembali Gedung Putih, menyelamatkan Presiden dan menghentikan tindakan teroris dari terjadinya bencana yang lebih besar.

TAFSIRAN ISI 1
Film berdurasi 120 menit ini berlanjut pada adegan penyerangan yang masih terus terjadi, Turis asal Asia ikut serta menyerang kediaman presiden. Mulai dari bom bunuh diri sampai penyerbuan terstruktur dengan senjata yang mereka miliki. Melihatnya kondisi White House yang kian memburuk dengan banyaknya jatuh korban dari para pengawal presiden. mengharuskan seorang dari mereka memberikan kode 'Olympus has fallen'. Olympus dalam dunia intellijen merupakan simbol dari White House. 

TAFSIRAN ISI 2
Banning yang melihat kejadian itu langsung bergegas menuju White House. Target utamanya yakni menyelamatkan presiden Asher, namun dalam perjalanannya menuju bunker. Banning menemukan foto Connor pada salah satu saku dari teroris yang dibunuhnya. Finley Jacobsen mengambil bagian memerankan tokoh Connor, putra semata wayang presiden Asher yang juga merupakan sahabat dan murid Banning. Jika Connor juga tertangkap, kemungkinan hal yang tidak bisa diduga akan terjadi.

TAFSIRAN ISI 3
Setelah berhasil mengeluarkan Connor dari White House, Banning kembali pada tujuan semula, menyelamatkan orang nomor 1 di Amerika Serikat. Banning terus berkomunikasi dengan Morgan Freeman yang saat itu berperan sebagai Speaker Trumbull dan berhasil menjadi presiden Amerika Serikat temporar mengingat presiden Asher masih disandera.

TAFSIRAN ISI 4
Rick Yune berhasil memancing emosi penonton dengan piawai memerankan tokoh Kang, sang pimpinan teroris yang meminta beberapa hal dari pihak Amerika Serikat, hal-hal yang dapat mengakibatkan stabilitas keamanan dan kedamaian dunia terganggu. Diantaranya penarikan Armada VII kepunyaan Amerika Serikat dari semenanjung Korea Selatan yang dapat mengakibatkan dalam kurun kurang dari 72 jam saja, maka Korea Selatan akan jatuh ke Korea Utara.  Secara bersamaan Kang bersama komplotannya mengeksekusi 3 orang pemilik kode akses Ceberus, salah satu di antaranya adalah presiden Asher, inilah alasan mengapa Connor juga menjadi incaran para teroris itu. Jika saja Kang mendapat ketiga kode tersebut, maka seluruh wilayah Amerika Serikat akan hancur dengan senjata nuklir milik mereka sendiri. Kondisi dimana Amerika Serikat mengalami kegelapan dan kelaparan menjadi tujuan Kang sebagaimana negara asalnya, Korea Utara juga mengalami hal demikian. Pada akhir cerita Banner berhasil masuk ke dalam bunker dan terjadi perkelahian dengan Kang. Setelah Kang berhasil dikalahkan, Banner masih harus mematikan sistem Cerberus yang dipandu presiden Asher.

TAFSIRAN ISI 5
Makna yang bisa didapat dari film ini adalah A Way of Life: Persatuan dan Kesatuan Sebagai Hadiah Terbesar. Terlihat dalam film ini mengisahkan peperangan yang terjadi karena ingin membalas dendam. Sasaran penonton film ini adalah kalangan remaja dan dewasa karena mengandung unsur kekerasan.

EVALUASI 1
Film action Hollywood yang dibintangi Gerard Butler dan Morgan Freeman,Olympus Has Fallen, menjadi surprise hit di tahun 2013. Berkat itu, pihak produser pun telah mempersiapkan sekuelnya, yang akan ber-setting di kota London, Inggris. Film yang  berjudul London Has Fallen itu pun siap dirilis pada Oktober 2015.
Seperti dilaporkan The Wrap, studio Focus Features tengah dalam proses mempersiapkanLondon Has Fallen, yang akan menampilkan kembali Gerard Butler. Penulis Creighton Rothenberger, Katrin Benedict, dan Christian Gudegast telah ditunjuk untuk menggarap skenarionya. Belum diketahui siapa yang akan menyutradarai film ini, juga aktor-aktris yang akan terlibat di dalamnya selain Butler.
London Has Fallen akan mengangkat plot tentang sebuah konspirasi setelah meninggalnya perdana menteri Inggris. Acara pemakaman yang dihadiri para pemimpin dunia pun menjadi target empuk pihak-pihak tertentu yang ingin mengubah peta pemerintahan dunia. Harapan pun bertumpu pada tiga orang saja: presiden AS, kepala keamanan Secret Service-nya (Butler), dan seorang agen rahasia MI-6 Inggris.
London Has Fallen diharapkan dapat mengikuti kesuksesan Olympus Has Fallen, yang dirilis bulan Maret 2013 lalu. Dari modal produksinya yang berjumlah 70 juta dolar AS, film tersebut meraup pendapatan 98,9 juta dolar AS selama diputar di bioskop AS, pun film ini juga terbilang sukses ketika ditayangkan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

EVALUASI 2
Kekurangan dari film ini adalah bagi para pecinta drama, film produksi Millenium Films ini bukan merupakan pilihan yang tepat. Melihat misi yang dilakukan tunggal oleh Banning mengingatkan kita pada beberapa film seperti James Bond, film heroik yang memperlihatkan aksi tunggal sang tokoh utama dalam menyelesaikan misi yang sayangnya dimana film-film beraliran ini hanya membuat penonton fokus pada aksi yang mereka lakukan dan dengan mudah melupakan kisah seutuhnya atau makna terdalam dari film tersebut.

RANGKUMAN
Film ini mampu menyajikan deretan aksi tembak-menembak dan baku hantam yang rapi, seru, dan tentunya tegang. Beruntung bagi film ini, sang sutradara, Antoine Fuqua dapat memberikan nafas ketegangan dan kejutan di beberapa sisi sehingga para penonton bisa merasakan keseruan dan ketegangan dari film ini.

DAFTAR PUSTAKA
http://www.muvila.com/film/artikel/sekuel-film-action-olympus-has-fallen-tayang-tahun-2015-1405025.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar