Follow Us @literasi_smkn23jkt

Jumat, 26 Mei 2017

Kalo Gak Percaya Coba Aja “CekTokoSebelah”

Disusun Oleh: Adriansyah


Judul film       : Cek Toko Sebelah
Tahun            :  2016
Sutradara      :  Ernest Prakasa
Pemain         : Ernest Prakasa sebagai Erwin
                      Dion Wiyoko sebagai Yohan
                      Giselle Anastasia sebagai Natalie
                      Adinia Wirasti sebagai Ayu
                      Chew Kin Wah sebagai Koh Afuk


Orientasi 1
Film “Cek Toko Sebelah” adalah film yang diproduksi oleh Starvision Plus. Yang menceritakan tentang sebuah persaingan dagang antar toko dan kehidupan kakak beradik yang sangat berbanding terbalik. Film ini bergenre komedian, drama, family dan berdurasi 100 menit. Film ini diproduseri oleh Chand Parwez Servia dan disutradarai oleh Ernest Prakasa.


Orientasi 2
Latar belakang film ini adalah berdasarkan realitas etnis Tionghoa. Saat anak beranjak dewasa, kuliah yang tinggi, dan mirisnya pada akhirnya bekerja di toko orang tuanya sendiri. Film yang diperankan oleh Ernest Prakasa sebagai Erwin, Dion Wiyoko sebagai Yohan, Chew Kin Wah sebagai Koh Afuk, Giselle Anastasia sebagai Natalie, Adinia Wirasti sebagai Ayu, dan lain sebagainya. "


Tafsiran isi 1
Dikisahkan kakak beradik Yohan (Dion Wiyoko) dan Erwin (Ernest Prakasa) dibesarkan oleh seorang duda Koh Afuk (Chew Kinwah). Yohan sebagai anak sulung ternyata tumbuh sebagai pribadi yang mengecewakan bagi ayahnya. Berkebalikan dari kakaknya, Erwin adalah adik yang cerdas dan memiliki karier sempurna. Kisah keduanya sampai pada satu titik ketika ayahnya merasa tidak lagi sanggup mengurus toko kelontong yang sudah dirintisnya sejak kedua anaknya masih kecil.


Tafsiran isi 2
Dia menghibahkan kepengurusan toko kepada Erwin. Alasannya sudah tentu, karena Erwin dinilai lebih matang dalam manajemen. Erwin yang merasa karirnya cemerlang dan tidak enak hati dengan abangnya Yohan, mencoba menyakinkan Koh Afuk untuk memikirkan permintaan itu. Tapi Koh Afuk berkeras hati untuk memberikan toko itu kepada Erwin; tidak kepada Yohan yang menurut Koh Afuk, dia mengurus sendiri dan istrinya saja tidak mampu apalagi mengurus toko beserta karyawan.


Tafsiran isi 3
Erwin pun menyerah dan menyanggupi permintaan Koh Afuk karena Koh Afuk bercerita tentang susah payahnya membangun toko itu dengan istrinya. Erwin tidak mampu menolak karena ingat ibunya yang telah tiada. Koh Afuk bilang untuk mencoba dulu 1 bulan, dan bila sudah selesai Erwin boleh memilih untuk terus menjaga toko itu atau meneruskan karirnya. Natalie yang merasa "menjaga" toko bukanlah pekerjaan yang baik memprotes keputusan Erwin itu.


Tafsiran isi 4
Setelah satu bulan Erwin berkata kepada Koh Afuk bahwa ia tidak bisa melanjutkan menjaga tokonya karena ia sudah dipromosikan naik jabatan di Australia. Keputusan itu membuat Koh Afuk kecewa dan lebih memilih menjual tokonya dari pada mewariskannya kepada Yohan. Setelah menjual tokonya penyakit Koh Afuk kumat dan harus dilarikan ke rumah sakit. Di rumah sakit Erwin berkelahi dengan Yohan karena kondisi Koh Afuk.


Tafsiran isi 5
Akhirnya mereka pun saling meminta maaf dan berniat membatalkan penjualan toko Koh Afuk di kantor Pak Robert. Pada awalnya Pak Robert tidak setuju dengan pembatalan penjualan toko tersebut. Akhirnya Yohan dan Erwin menjebaknya bersama sekretarisnya. Setelah dijebak ia baru mau membatalkan penjualan toko tersebut. Akhirnya toko tersebut diwariskan kepada Yohan dan istrinya Ayu. Erwin pun tetap melanjutkan kariernya.


Tafsiran isi 6
Film ini mengajarkan penonton untuk tidak menilai seseorang dari luarnya saja. Film ini sangat bagus di tonton oleh kalangan remaja dan orang dewasa karena mengajarkan kita betapa pentingnya arti keluarga. "


Evaluasi 1
Sayang, dalam film ini terdapat kekurangan yaitu ada sedikit adegan yang percuma. Seperti adegan seorang ibu melunasi hutang; di situ ada Koh Afuk yang sedang menghitung uang pengembalian ibu tadi dan memprotes kok tidak sama dengan hitunganya. Koh Afuk mencari sesuatu di bawah meja, lalu bilang kalau jumlahnya ternyata sesuai. Setelah itu Koh Afuk pergi dan ibu tadi mencubit pipi dan memuji ketampanan Erwin.


Evaluasi 2
Film ini memiliki kelebihan di para pemerannya yang benar-benar menjalani perannya dengan baik, terutama Adinia Wirasti sangat pas memerankan Ayu; sebagai istri dari pernikahan yang tidak disetujui Koh Afuk (karena Ayu pribumi).


Rangkuman
Dalam film ini dapat disimpulkan bahwa semua orang bisa berubah menjadi lebih baik. Selalu berat meneruskan karya pertama yang disambut positif banyak orang, tetapi anggapan tersebut dapat dihilangkan setelah menonton film ini. 


Sumber :




Diakses pada tanggal 9 mei

Tidak ada komentar:

Posting Komentar