Follow Us @literasi_smkn23jkt

Jumat, 26 Mei 2017

Belajar Arti Bersabar Dalam Film “Surat Kecil Untuk Tuhan”

Disusun Oleh : Risca Chahyani



Judul Film       : Surat Kecil Untuk Tuhan
Tahun Rilis      : 2011
Sutradara         : Haris Nizam
Produser          : Sarjono Sutrisno
Pemain             :
  • Dinda Hauw sebagai Gita Sesa (Keke)
  • Alex Komang sebagai Ayah Keke
  • Esa Sigit sebagai Andi
  • Ranty Purnamasari sebagai Ibu Keke
  • Egi John Foreisythe sebagai Chika
  • Dwi Andika sebagai Kiki
  • Heri Savalas sebagai Pak Yus
  • Indri Giana sebagai Shifa
  • Maulidha Tiara Ningsih sebagai  Fachda
  • Vinessa Ladiatry Lileka sebagai  Dinda
  • Sasa Nabila sebagai Andini
  • Cut Nadya sebagai Ida
  • Ayunda Gayatri Maheswari sebagai Maya


Orientasi 1
“Surat Kecil Untuk Tuhan” adalah film drama dan biografikal Indonesia yang dirilis pada 7 Juli 2011. “Surat Kecil Untuk Tuhan” merupakan kisah nyata yang ditulis oleh Agnes Danavor pada sebuah novel dan diangkat ke layar lebar sebagai film garapan Hariz Nizam dan diproduksi oleh Sarjono Sutrisno.

Orientasi 2
Film ini menceritakan tentang Gita Sesa Wanda Cantika atau yang dikenal dengan nama panggilan Keke, adalah seorang gadis remaja berusia 13 tahun yang beruntung, karena lahir dari keluarga yang sangat menyayanginya walau sudah kedua orang tuanya sudah bercerai. Selain itu Keke dikelilingi enam sahabat karib yang selalu setia menemaninya dan hidup pun semakin lengkap dengan kehadiran seorang kekasih yang begitu menyayanginya yaitu Andi.

Tafsiran Isi 1
Awalnya semua tampak berjalan begitu sempurna sampai pada tahun 2003 dokter menyatakan bahwa Keke mengidap kanker Rhabdomysarcoma atau orang awam menyebutnya kanker jaringan lunak. Keke sering mengalami mimisan, sulit bernafas, dan matanya merah lalu berair dan lambat laun ada benjolan yang semakin hari semakin besar di bawah kelopak mata bagian kiri. Keke merupakan pasien pertama di Indonesia yang positif mengidap penyakit tersebut. Dokter menyarankan operasi untuk menghilangkan sel-sel kanker tersebut, tetapi orang tuanya berat mengambil keputusan. Mereka tidak tega melihat separuh wajah putrinya hilang karena harus menjalankan operasi. Alhasil Keke hanya menjalani kemoterapi.

Tafsiran Isi 2
Oleh karena itu Ayah beserta keluarganya merahasiakan kanker itu pada Keke, namun pada akhirnya Keke tahu bahwa ia terserang kanker ganas, ia pasrah dan tidak marah pada siapapun. Dan ia menunjukkan perjuangannya bahwa dengan kanker di wajahnya ia mampu berprestasi dan hidup normal di bangku sekolah.

Tafsiran Isi 3
Dengan segala upayanya Keke mendapatkan kesempatan untuk sembuh setelah bertahan selama enam bulan melalui kemoterapi. Namun kanker itu kembali setelah kebahagiannya sesaat. Keke sadar nafasnya di dunia sudah semakin sempit dia tidak marah kepada Tuhan, ia bersyukur mendapatkan sebuah kesempatan untuk bernafas lebih lama dari vonis 5 hari bertahan hingga 3 tahun lamanya. Akhirnya Ayah Keke mencoba pengobatan ke Singapura, di sana dokterpun menyarankan untuk operasi. Mereka kembali ke Indonesia dengan kondisi Keke yang semakin parah. Meskipun begitu semangat belajar Keke sangat tinggi dan tetap keukeuh untuk sekolah bahkan disaat tangan dan kakinya sudah tak mampu digerakkan. Dengan semangatnya Keke berhasil meraih juara 3 di kelasnya.  

Tafsiran Isi 4
Lalu dokter menyerah terhadap kankernya di nafasnya terakhirnya ia menuliskan surat kecil kepada Tuhan. Surat yang penuh dengan kebesaran hati remaja Indonesia yang berharap tidak ada air mata lagi di dunia ini terjadi padanya atau terjadi pada siapapun. Nafasnya telah berakhir pada tanggal 25 Desember 2006 tepat setelah ia menjalankan ibadah puasa dan ibadah idul fitri terakhir bersama keluarga dan sahabat-sahabatnya namun kisahnya menjadi abadi.
Cuplikan puisi yang dibuat Keke
Surat Kecil Untuk Tuhan
Tuhan...
Andai aku bisa kembali
Aku tidak ingin ada tangisan di dunia ini
Tuhan...
Andai aku bisa kembali
Aku berharap tidak ada lagi hal yang
Sama terjadi padaku terjadi pada orang lain
Tuhan...
Bolehkah aku menulis surat kecil untukMu
Tuhan...
Biarkanlah aku dapat melihat dengan mataku
Untuk memandang langit dan bulan setiap harinya
Tuhan...
Izinkanlah rambutku kembali tumbuh
Agar aku bisa menjadi wanita seutuhnya
Tuhan...
Bolehkah aku tersenyum lebih lama lagi
Agar aku bisa memberikan kebahagiaan
Kepada Ayah dan sahabat-sahabatku
Tuhan...
Berikanlah aku kekuatan untuk menjadi dewasa
Agar aku bisa memberikan arti hidup kedapa
Siapapun yang mengenalku
Tuhan..
Surat kecil ini
Adalah surat terakhir dalam hidupku
Andai aku bisa kembali...
Ke dunia yang kau berikan kepadaku

Tafsiran Isi 5
Dari paparan “Surat Kecil Untuk Tuhan” dapat disimpulkan bahwa film ini memungkinkan dapat ditonton oleh semua kalangan. Cerita ini banyak mengandung nilai moral dan nilai religi yang dapat memberikan kesan yang baik.

Evaluasi 1
Kelebihan dari film “Surat Kecil Untuk Tuhan” adalah dapat membuat peninton terhanyut dalam kisah yang diceritakan. Kelebihan lainnya adalah kisah yang diangkat dari kehidupan nyata dan sangat menyentuh. Film ini juga mengajarkan kita agar ikhlas dan tabah dalam menerima cobaan dari Allah dan yakin setiap cobaan pasti ada jalan keluarnya.

Evaluasi 2
Kelemahannya mungkin di novelnya yakni akhir ceritanya dimana tokoh utama meninggal dan tidak sesuai dengan pikiran mayoritas pembaca yang mengharapkan akhir yang bahagia. Kosakata yang dipakai dalam bentuk novel juga bisa memberikan tafsir lain kepada pembaca karena suatu karya dalam bentuk buku (kata-kata) lebih meluas artinya dan bisa lebih dikembangkan.

Rangkuman
Dari film tersebut, kita akan menemukan banyak arti kehidupan yang dapat kita jadikan motivasi dan inspirasi dalam menjalani hidup yang tidak mudah ini. Setiap orang pasti akan mendapatkan cobaan, jangan pernah menyerah pada tantangan yang Anda hadapi. Kita yang merasa normal, belum tentu bisa meraih cita-cita dengan mudah.



Sumber :


Diakses pada 26 Mei 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar