Follow Us @literasi_smkn23jkt

Jumat, 19 Mei 2017


Kisah Tentang Antara Persahabatan dan Cinta dalam film “Marmut Merah Jambu”


Disusun Oleh : Frans Jasetiawan


Judul Film                             : “Marmut Merah Jambu”
Tanggal Rilis                         : 8 Mei 2014

Sutradara                              : Raditya Dika
Produser                               :
Ø Susanti Dewi (Co-Producer)
Ø Riza (Produser Eksekutif)
Ø Reza Servia (Produser Eksekutif)
Ø Mithu Nisar (Produser Eksekutif)
Ø Chand Parwez Servia (Produser)
Ø Fiaz Servia (Produser)

Penulis                                 : Raditya Dika

Pemeran                                :
ü Christoffer Nelwan sebagai Dika SMA
ü Raditya Dika sebagai Dika
ü Sonya Pandarmawan sebagai Cindy SMA
ü Franda sebagai Cindy
ü Julian Liberty sebagai Bertus remaja
ü Mohammed Kamga sebagai Bertus
ü Anjani Dina sebagai Ina Mangunkusumo
ü Dewi Irawan sebagai Ibu Dika
ü Bucek sebagai Bapak Dika
ü Tio Pakusadewo sebagai Ayah Ina
ü Jajang C Noer sebagai Kepala Sekolah

Penyunting                      : Cesa David Luckmansyah (Penata Gambar) Capluk (Efek Visual)
Perusahaan Produksi      : Starvision










Orientasi
Film "Marmut Merah Jambu" diadaptasi dari sebuah novel karya Raditya Dika yang berjudul sama. Namun hanya 3 bab dari buku tersebut yang diambil menjadi naskah film, yaitu bagian Orang Jatuh Cinta Diam-diam, Pertemuan Pertama dengan Ina Mangunkusumo, dan Misteri Surat Cinta Ketua Osis. Film bergenre drama komedi ini dirilis pada 8 Mei 2014 dan dibintangi oleh Christoffer Nelwan serta Raditya Dika sendiri ikut berperan sekaligus menjadi sutradara untuk film ini.

Tafsiran 1 
Film ini berkisah tentang Dika yang menceritakan kisah cinta pertamanya ketika masa SMA, dengan perempuan bernama Ina Mangunkusumo. Selain itu dikisahkan pula saat Dika dan temannya Bertus membentuk grup detektif untuk memecahkan masalah teman-temannya, juga persahabatannya dengan Cindy.

Tafsiran 2
Suatu hari Dika bertemu dengan bapaknya Ina Mangunkusumo cinta pertamanya di SMA. Dika menceritakan usahanya membuat grup detektif untuk menarik perhatian Ina. Grup itu dibuat bersama Bertus, temannya yang sama-sama anak terbuang di sekolah. Dika juga bercerita tentang persahabatannya bersama cewek unik bernama Cindy di SMA. Seiring dengan cerita Dika, ia sadar, bahwa ada kasus pada masa lalunya yang belum selesai hingga ia dewasa. Seiring ia berusaha memecahkannya, seiring itu pula ia bertanya, benarkah cinta pertama tidak akan kemana?

Tafsiran 3
Usaha untuk menjadi populer ini berakhir pada Dika dan Bertus yang membuat grup detektif bersama Cindy, murid kelas sebelah yang nyentrik. Mereka bertiga mulai menyelesaikan kasus-kasus absurd di sekolahnya. Dimulai dari misteri hilangnya bola basket guru olahraga, hingga ke misteri surat ancaman ketua OSIS. Semakin banyak kasus yang diselesaikan oleh grup detektif ngawur ini, semakin dekat Dika dengan tujuan akhirnya, yaitu jadian sama Ina.

Tafsiran 4
Namun, sebelum Dika bisa jadian dengan cinta pertamanya, dia harus memilih antara persahabatannya dengan Bertus dan Cindy dengan kekasih cintanya. Dika juga harus lebih popular dari cowok debetan Ina, yaitu Michael , cowok idola yang berambut wangi dan vegetarian.


Tafsiran 5
Di masa sekarang, semakin Dika bercerita tentang masa lalunya, semakin Bapak Ina tertarik untuk mendengarkannya hingga selesai. Hubungan mereka pun semakin mencari. Lalu, seiring dengan Dika bercerita, seiring itu pula dia sadar: ada yang belum selesai dari masa lalunya. Seiring itu pula dia bertanya: benarkah cinta pertama tidak akan kemana-mana?
Dika kembali menghubungi Bertus yang kini berbeda dari dulu. Mereka harus memecahkan satu-satunya kasus yang belum mereka selesaikan: “Ancaman untuk kepala sekolah”. Untuk itu Dika harus bertemu dengan Cindy.


Evaluasi
Kelebihan film ini sangat unik karena sutradara dari film ini (Raditya Dika) ikut berperan dalam film yang disutradarainya, film ini berisi tentang komedi dan romantika tetapi yang lebih menonjol adalah komedinya. Selain itu, film ini juga menggunakan bahasa yang digunakan sehari-hari sehingga mudah dipahami dan alurnya juga mudah dimengerti. sehari-hari sehingga mudah dimengerti dan alurnya juga mudah dipahami, ceritanya sangat ringan dan menarik. Selain itu cover depannya memiliki warna yang terang dan cerah sehingga tampak menarik. Kekurangan film ini sayangnya ada beberapa bagian film yang masih menggantung dan tidak terselesaikan dengan baik.





Rangkuman :

Akan tetapi, film ini sangat cocok untuk anak remaja yang haus akan tontonan yang mengandung unsur drama komedi. Marmut Merah Jambu pun terhitung sebagai sebuah tontonan yang lucu dan mengundang tawa bagi para penontonnya. Terlepas dari beberapa kekurangan yang tidak dapat dipungkiri masih ada di sana-sini, sejauh ini film yang dibuat Raditya Dika, tetap memberikan hal yang bagus dan menarik.





Sumber :
http://www.adittyaregas.com/2014/05/film-marmut-merah-jambu.html?m=1
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Marmut_Merah_Jambu_(film)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar