Follow Us @literasi_smkn23jkt

Sabtu, 20 Mei 2017

Teks Ulasan “Film 5cm” “Harapan, impian, tekad, cinta dan persahabatan”



Disusun oleh : Hafifah Shelina Putri


Sutradara : Rizal Mantovani
Tahun Rilis : 2012
Pemain : Deni Sumargo sebagai Arial
    Fedi Nuril sebagai Genta
    Igor Saykoji sebagai Ian            
    Raline Shah sebagai Riani
    Herjunot Ali sebagai Zafran
    Pevita Pearce sebagai Dinda

Orientasi :

5cm adalah film drama Indonesia yang dirilis pada 12 Desember 2012. Film ini disutradarai Rizal Mantovani, dibintangi oleh Deni Sumargo (Arial), Fedi Nuril (Genta), Igor Saykoji (Ian), Raline Shah (Riani), Herjunot Ali (Zafran) dan Pevita Pearce (Zafran). Film 5cm yang diadaptasi dari sebuah novel karya Donny Dhirgantoro dengan judul yang sama, berdurasi 90 menit. Digarap oleh rumah produksi Soraya Intercine Films.

Film ini secara garis besar bercerita mengenai persahabatan. Melalui 5 cm, kita dapat mengetahui rasa cinta pada negeri ini secara sederhana melalui kelima sahabat yang menjadi tokoh utama. Film ini memberi pesan kepada kita tentang arti dari persahabatan, cinta, kasih sayang, dan pengorbanan.

Tafsiran :

Genta, Arial, Zafran, Riani dan Ian adalah lima remaja yang telah menjalin persahabatan sepuluh tahun lamanya. Mereka memiliki karakter yang berbeda-beda. Suatu hari mereka berlima merasa jenuh persahabatan mereka dan akhirnya kelimanya memutuskan untuk berpisah, tidak saling berkomunikasi satu sama lain selama tiga bulan lamanya.

Selama tiga bulan berjalan mereka satu sama lain tidak saling bertemu dan berkomunikasi. Banyak hal yang mereka lakukan tanpa berkumpul bersama. Genta sibuk dengan pekerjaan Event Organizernya, Zafran sibuk dengan hobi puisinya, Ian sibuk dengan tugas akhirnya, Arial sibuk dengan kegiatan fitnessnya, dan Riani sibuk menekuni pekerjaannya sebagai karyawan swasta. Diantara kelima pemuda tersebut, Ian lah yang paling sibuk berjuang menyelesaikan tugas akhirnya. Dalam proses penyeleseian tugas akhirnya, Ian mengalami banyak kesulitan. Berbagai rintangan telah Ian lalui dan pada akhirnya Ian bisa melaksanakan sidang skripsi. 

Tiga bulan lamanya telah berlalu, Genta memberitahu keempat sahabatnya melalui SMS bahwa seminggu sebelum mereka bertemu, mereka harus berolahraga ringan dan melakukan persiapan – persiapan tertentu. Genta memberitahukan mereka nanti akan bertemu di stasiun tepat tanggal 15 Agustus. Hingga saat pertemuan mereka, Genta belum juga mengatakan hendak kemana mereka.Rasa penasaran mereka pun akhirnya terjawab, mereka akan mendaki menuju puncak gunung tertinggi di pulau jawa yaitu “Puncak Mahameru”. Mereka pergi berenam karena Arial mengajak adiknya yang bernama Dinda untuk ikut. 

Mereka merayakan pertemuan mereka dengan sebuah perjalanan penuh tantangan. Mereka yang belum pernah mendaki gunung sebelumnya, tentu mengalami  banyak tantangan yang menguji kebersamaan mereka. Banyak hal yang terjadi disana, seperti Genta yang mengungkapkan  perasaannya pada Riani, namun ternyata Riani menyukai Zafran. Ian mengalami kecelakaan tertimpa bebatuan dan sempat pingsan. 

Tepat pada tanggal 17 Agustus pagi, mereka sampai di puncak Mahameru. Lelah, penat, lapar, dan haus terbayar sudah seketika melihat indahnya negeri di atas awan. Kebanggaan tersendiri untuk mereka, mengibarkan Sang Merah Putih di hari yang sangat bersejarah bagi negeri ini dan berada di tempat yang sungguh indah. Mereka telah berhasil menyelesaikan perjalanan dan petualangan yang menakjubkan ini dengan segala hal, cinta, kasih sayang, pengorbanan, kebersamaan, dan persahabatan. Tak lepas dari itu, doa yang selalu mereka panjatkan kepada Tuhan membuat mereka berhasil. Sebuah perjalanan penuh perjuangan yang membuat mereka semakin mencintai Indonesia. Petualangan dalam kisah ini, bukanlah petualangan yang menantang, demi melihat kebesaran sang Ilahi dari atas puncak gunung. Tapi petualangan ini, juga perjalanan hati. Hati untuk mencintai persahabatan yang erat, dan hati yang mencintai negeri ini. Segala rintangan dapat mereka hadapi, karena mereka memiliki impian. Impian yang ditaruh 5cm dari depan kening.

Evaluasi :

Tema film tentang persahabatan memang sangat jarang dipilih karena kepopulerannya kalah dengan tema percintaan yang sudah banyak sekali. Oleh karena itu, sang sutradara berinisiatif membuat film yang bertema persahabatan dan cinta. Selain keseriusan mereka dan kebersamaan yang diperkuat didalam film ini, tetapi difilm ini juga disajikan sisi humornya untuk menambah warna pada film ini. Para pemain sangat menjiwai peran mereka masing-masing. Alur cerita sangat mudah dipahami oleh penonton karena menggunakan alur maju, proses syuting pun benar-benar di lakukan di gunung Semeru. Musik yang diputar di film  juga sangat serasi dengan adegan-adegan yang ada di film tersebut.

Terdapat beberapa perbedaan antara novel dan film 5cm, dari segi peristiwa kecil dalam novel sangat detail disebutkan jalan cerita tetapi pada film ada beberapa bagian yang dikurangi seperti contoh dalam ending cerita dalam novel sangat detail ketika Genta dan Citra menikah dan pernikahan Dinda dengan Deniel tidak ditayangkan, tetapi itu semua tidak merubah cerita inti yaitu persahabatan akan tetapi kekecewaan pembaca yang menonton film tersebut jadi kurang menikmati karena mungkin bagian yang dihilangkan tersebut bisa jadi bagian favorit pembaca.

Ada kecerobohan disalah satu adegan di stasiun kereta, saat Ian mengejar kereta yang sudah bergerak maju, dia mengejar pintu masuk yang sudah ditunggu teman-temannya, tetapi dibelakang ada pintu masuk yang terbuka. Seharusnya bila ingin terlihat lebih baik, Ian bisa langsung lewat pintu masuk yang dibelakangnya. Tetapi mungkin demi keselamatan Ian tidak ingin mengambil resiko bila terjadi kecelakaan karena tidak ada yang menarik Ian masuk. Karena badan Ian gemuk, jadi sulit dikendalikan.

Rangkuman :

Dengan demikian, dapat disimpulkan  bahwa film “5cm” sangat layak ditonton untuk para remaja karena, isi film membicarakan keindahan yang ada di Indonesia lewat pendakian ke Gunung Mahameru. Tidak hanya tentang keindahan alam Indonesia saja, kita juga bisa memahami lebih dalam kalimat yang mereka ucapkan, yaitu biarkan keyakinan kita, 5 cm mengambang di depan kening kita. Dan setelah itu yang kita perlu hanya kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas, lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya, serta mulut yang akan selalu berdoa. Maka, selalulah bermimpi dan menjadikan mimpi itu sebagai hal yang akan nyata terjadi dalam kehidupan kita. Jangan pernah menyerah, saat kita gagal yakinkan pada diri kita bahwa masih jauh perjalanan yang harus kita tempuh untuk menjadi yang lebih baik dan tidak gagal untuk yang kedua kalinya.

Daftar Pustaka :
https://chariszha.com/2014/04/24/film-5-cm-dan-novel-5-cm/
https://id.wikipedia.org/wiki/5_cm_(film)
https://filmbor.com/5-cm/sinopsis/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar