Follow Us @literasi_smkn23jkt

Jumat, 14 Juni 2019

Kata Yang Terucap

Disusun oleh: Nur Cahyani


Judul buku                  :  Kata
Penulis                         :  Rintik Sedu
Penerbit                       :  GagasMedia
Kota terbit                   :  Jakarta
Tahun terbit                 :  2018
Jumlah halaman           :  396 halaman
ISBN                           :  978-979-780–932-4
Harga Buku                 :  Rp. 99.000



Nadhifa Allya Tsana atau yang sering dikenal dengan Rintik Sedu, baru saja meluncurkan novel terbarunya yang berjudul “ Kata “. Novel yang saat ini sedang menjadi best seller di toko buku, termasuk di toko buku Gramedia. Karena memiliki cerita yang menarik dan penuh rasa.
Nadhifa Allya Tsana, lahir di Jakarta, 4 Mei 1998, sudah menulis sejak di bangku SMA. Bermula gemar menulis sajak dan prosa di Blogspot. Saat ini ia sedang menempuh pendidikan Politeknik Kesehatan Jakarta II jurusan Teknis Elektromedik. ID/Wattpad : @rintiksedu

Novel berjudul “ Kata “ karya Rintik Sedu ini, mengisahkan perihal persahabatan, percintaan dan kekeluargaan. Buku novel ini mengangkat tokoh utama yaitu, Nugraha dan Binta. 
Buku novel ini terdiri dari 32 bab yang memiliki alur cerita dan tema berberda-beda pada setiap babnya. Pengarang bisa membuat suasana ceritanya menjadi penuh dengan semangat yang membuat pembacanya penasaran dengan cerita di bab selanjutnya.Dalam bukunya cerita dimulai dengan kisah seorang wanita bernama Binta.  Binta, ia adalah remaja yang memiliki sikap berbeda dengan yang lainnya, ini dikarenakan sang ayah lah yang membuatnya menutup diri dengan lingkungan sekitar kecuali terhadap Biru. Biru adalah seorang sahabat laki-laki yang Binta punya saat kecil hingga beranjak dewasa.

Cahyo, ialah salah seorang sahabat laki-laki yang Binta punya di tempat kuliahnya, mengenalkannya kepada sosok laki-laki yang bernama Nugraha ia adalah seorang senior di arsitektur, yang memiliki ketertarikan kepada sifat dan sikap Binta yang acuh tak acuh kepada orang.
Nugraha berkeinginan untuk selalu berada di dekat Binta karena ingin menjaga Binta seutuhnya dan membuat cerita penuh warna dihidup Binta. Serta Biru yang juga memiliki keinginan untuk mengajak Binta ke Planet Biru suatu saat nanti.
Sedangkan Binta yang akan memilih untuk bersama Biru ke Planet Biru atau bersama dengan Nugraha yang akan memberinya cerita baru yang penuh warna.Nugraha, Biru dan Binta saling membelakangi dan saling pergi. Mereka butuh kata-kata untuk menjelaskan perasaan. Mereka harus bicara dan berhenti menyembunyikan kata hati serta mencari jawaban dari sebuah perasaan.


Novel ini juga memiliki kata-kata yang menarik untuk dijadikan qoute, terdapat beberapa ilustrasi yang bagus mengajarkan kita untuk lebih bersosialisasi terhadap lingkungan sekitar dan juga alurnya yang bagus karena sulit untuk di tebak
Namun terdapat juga kalimat yang sulit untuk di paham dan kurangnya ilustrasi yang membuat pembaca sulit untuk memahami keadaan tersebut


Nadhifa Allya Tsana menggambarkan cerita dalam novel berasa begitu hidup dan membuat kita bermain dengan imajinasi kita terhadap gaya bahasa tulisnya. Alur ceritanya juga dibuat sulit ditebak serta gaya bahasa yang mudah dimengerti membuat pembaca mudah memahami isi cerita dalam novel. 

Novel ini sangat baik dibaca oleh semua kalangan, terutama para kalangan remaja. Novel ini juga layak dijadikan sebagai sarana instropeksi diri bagi para remaja yang mengalami masalah keluarga seperti Broken Homekarena kurang mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya. Semoga resensi novel ini bisa memberikan manfaat bagi kita semua
Setelah saya membaca novel yang berjudul “Kata” ini, pengarang ingin menyampaikan amanat kepada pembaca agar walaupun kita memiliki masalah keluarga ( broken home ) kita tidak boleh menutup diri dari masyarakat luas dan segala sesuatu itu tidak dinilai dari kebersamaan dengan seseorang karena mungkin ada orang lain yang melebihi orang tersebut.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar