Follow Us @literasi_smkn23jkt

Jumat, 10 Juni 2016

teks ulasan film Assalamualaikum Beijing




Tahajud Cinta di Beijing
Disususn oleh : Dwi Andini




Judul film             : Assalamualaikum Beijing
Tahun                   : 2014
Sutradara            : Guntur Soeharjanto
Pemain                 : 1. Revalina S. Temat        sebagai                 Asmara
                               2. Morgan Oey                 sebagai                 Zhongwen
                               3. Laudya chintia bella    sebagai                 Sekar
                               4. Ibnu Jamil                    sebagai                 Dewa
                               5. Desta                            sebagai                 Ridwan



 


Orientasi
Assalamualaikum Beijing adalah sebuah film produksi maxima pictures yang bercerita tentang kisah kehidupan seorang muslim dibeijing dan cinta dua insan yang beda agama dan negara. Film ini juga merupakan adaptasi dari sebuah novel dengan judul yang sama dari penulis bernama Asma Nadia. Film ini dibintangi Revalina S. Temat, Morgan Oey, Laudya Chyntia Bella, Deddy Mahendra, Ibnu Jamil, dan lain-lain. Film ini diproduseri oleh Yoen K, Ody mulya dan disutradarai oleh Guntur Soeharjanto.

Tafsiran
Film ini mengisahkan tentang dewa dan Ra, yang seperti busur dari anak panah. Sehari sebelum pernikahan dilangsungkan, asmara(revalina S. Temat) mendapatkan kenyataan pahit bahwa kekasihnya, Dewa(Ibnu Jamil) ternyata sempat berselingkuh dengan teman sekantornya, Anita(chyntia ramlan). Walau dewa memohon agar pernikahan tetap dilanjutkan, Asma terlanjur patah hati. Terlebih, hubungan sekali yang dilakukan ternyata membuahkan janin, Anita hamil.
Dengan membawa kesedihan, Asma pun menerima tawaran pekerjaan dibeijing, peluang yang didapatkan lewat bantuan sekar(laudyan chyntia bella) dan ridwan(deddy mahendra) suaminya. Di Beijing dalam satu perjalanan asma bertemu zhongwen(morgan oey), lelaki tampan yang memperkenalkan akan lagenda cinta ashima, putri cantik dari yunan.
Kebaikan dan perhatian zhongwen, membuat asma perlahan membuka hati. Walaupun sempat gamang ketika dewa menyusulnya kebeijing. Sayang, sebelum hubungan nyawanya terancam dan bisa menemui kematian setiap waktu. Namun, laki-laki yang memujanya itu terus memberikan dorongan semangat pada asma, untuk mencoba menaklukan takdir bersama.
Film bergenre drama religi ini mengajarkan kepada kita “jika tak kau temukan cinta, biarkan cinta yang menemukanmu” itu pula terjadi pada kehidupan cinta asma dan zhongwen. Film ini memiliki cerita yang cukup serius dan terlalu melankolis, namun adanya deddy mahendra desta dengan humornya membuat emosi yang ada pada film terebut menjadi dinamis.

Evaluasi
Film ini dirilis pada 30 desember 2014 lalu ini kental nuansa film “99 cahaya dilangit eropa(2013)”, terutama saat bagian asmara menjalani kehidupan barunya dibeijing. Sepertinya, Guntur Soeharjanto memang sengaja kembali memberikan sentuhan film sukses tersebut pada assalamualaikum Beijing. Mulai dari gaya narasi hingga gaya traveling dengan membawa kamera yang sangat identity dengan film 99 cahaya dilangit eropa. Berbagi tempat wisata khas Beijing dan tiongkok yang sangat indah.
Dari sisi cerita, Guntur soeharjanto lewat assalamualaikum Beijing lagi-lagi cukup berani unuk menampilkan sebuah kisah cinta dimana didalamnya terdapat berbagai perbedaan dan pertentangan budaya dan agama. Di film ini Guntur juga kembali menggambarkan bagaimana kehidupan muslim sebagai minoritas ditiongkok serta bagaimana mereka bisa membaur  ditengah-tengah masyarakat yang sangat heterogen.

Rangkuman
Film assalamualaikum Beijing mengajarkan kita tentang perjuangan seseorang untuk mendapatkan cinta seseorang meskipun adanya perbedaan antara agama dan budaya.

Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar