Follow Us @literasi_smkn23jkt

Jumat, 10 Juni 2016

5 CM : Kekuataan dan Keajaiban mimpi di Puncak Mahameru



Disusun oleh : Annisa Zahira Syarifah Asri


Judul Film : 5 Cm
Tahun rilis : 12 Desember 2012
Sutradara : Rizal Montovani
Pemain : Deni Sumargo sebagai Arial
  Fedi Nuril sebagai Genta
  Saykoji sebagai Ian
  Raline Shah sebagai Riani
  Herjunot Ali sebagai Zafran
Orientasi
Film ini berdasarkan novel yang berjudul “5cm” karya Donny Dhirgantoro. Resensi ini merupakan sebuah resensi film, jadi tidak dihubungkan dan tidak dibandingkan dengan novelnya. Film ini diproduksi oleh Suraya Intercine yang berdurasi 126 menit. Film ini berkisah tentang persahabatan 5 orang remaja yang bernama Arial (Deni Sumargo), Genta (Fedi Nuril), Ian (Saykoji), Riani (Raline Shah), dan Zafran (Herjunot Ali). Film ini menceritakan kisah persahabatan mereka yang dikemas dengan cerita pendakian ke puncak Mahameru, Gunung Semeru.

Tafsiran Isi 1
17 Agustus di Puncak tertinggi Jawa, 5 sahabat 2 cinta, sebuah mimpi mengubah segalanya. Genta, Arial, Zafran, Riani, dan Ian adalah lima remaja yang telah menjalin persahabatan belasan tahun lamanya. Suatu hari mereka erlima merasa jenuh dengan persahaatan mereka dan akhirnya kelimanya memutuskan untuk berpisah, tidak saling berkomunikasi satu sama lain selama tiga bulan lamanya.

Tafsiran Isi 2
Selama tiga bulan berjalan mereka satu sama lain tidak saling bertemu dan berkomunikasi. Banyak hal yang mereka lakukan tanpa berkumpul bersama. Genta sibuk dengan pekerjaan Event Organizernya, Zafran sibuk dengan hobi puisinya, Ian sibuk dengan tugas akhirnya, Arial sibuk dengan kegiatan fitnessnya, dan Riani sibuk menekuni pekerjaannya sebagai karyawan swasta. Diantara kelima pemuda tersebut, Ian lah yang paling sibuk berjuang menyelesaikan tugas akhirnya. Dalam proses penyeleseian tugas akhirnya, Ian mengalami banyak kesulitan. Berbagai rintangan telah Ian lalui dan pada akhirnya Ian bisa melaksanakan sidang skripsi. 

Tafsiran Isi 3
Tiga bulan telah berlalu, Genta memberitahu keempat sahabatnya melalui SMS bahwa seminggu sebelum mereka bertemu setiap hari mereka harus berolahraga ringan dan melakukan persiapan – persiapan tertentu. Hingga saat pertemuan mereka, Genta belum juga mengatakan hendak kemana mereka. Mereka bertemu pada tanggal 15 Agustus di Stasiun kereta dan menuju ke tempat yang masih dirahasiakan Genta. Rasa penasaran mereka pun akhirnya terjawab, mereka akan melakukan sebuah pendakian dipuncak tertinggi di Pulau Jawa yakni Mahameru.

Evaluasi 1
Tema film tentang persahabatan memang sangat jarang dipilih karena kepopulerannya kalah dengan tema percintaan yang sudah banyak sekali. Oleh karena itu, sang sutradara berinisiatif memuat film yang bertema persahabatan menjadi sebuah kemasan film yang menakjubkan dimata penonton. Selain keseriusan mereka dan kebersamaan yang diperkuat didalam film ini, tetapi difilm ini juga disajikan sisi humornya untuk menambah warna pada film ini. Adegan humor ini terjadi ketika Arial dan Ian yang mengganti nama penyair terkenal Kahlil Gibran menjadi Kahlil Zafran dengan sajaknya. Sayap – sayap patah diganti menjadi sayap – sayap ayam.

 Evaluasi 2
Film yang ditujukan untuk kalangan remaja ini termasuk film luar biasa yang patut ditonton dan alur ceritanya pun mudah dipahami karena alurnya menggunakan alur maju. Selain alur dan bahasa yang digunakan sangat mudah dipahami, para pemeran pun sangat menghayati setiap adegan yang mereka mainkan sehingga karakter dari setiap pemeran yang diperankan di film ini menjadi benar – benar nyata. Salah satu contohnya adalah saat adegan diatas mobil pick up yang akan mengantarkan mereka ke kaki gunung Semeru dimana mereka membacakan mantra sebelum melakukan pendakian. Karekter pemain sangat terlihat nyata seperti bukan rekayasa akting semata.

Evaluasi 3
Namun pada film 5 Cm ini terdapat beberapa kekurangan yang terlihat nyata dimana penonton salah satunya adalah kesan khayalan dan terlalu imajinatif. Salah satu cerita yang sedikit aneh terlihat dalam adegan saat mereka berada dijalur pendakian dan tiba – tiba terjadi hujan batu yang datang dari puncak para pemain pun terkena batu dan yang paling parah adalah Ian (Saykoji) yang memiliki banyak luka. Kejadian seperti itu sangat bisa menyebabkan kematian karena batu yang jatuh dari puncak sangatlah banyak dan besar. Tetapi dalam cerita film ini sang pemeran Ian ternyata hanya mengalami pingsan. Dalam hal ini sutradara tak mau kisah persahabatan yang seharusnya berakhir dengan happy ending  menjadi sad ending karena kematian Ian. 

Rangkuman
Meskipun terdapat kekurangan – kekurangan, tetapi secara keseluruhan film ini dikemas dengan sangat baik untuk penonton dan banyak pelajaran yang dapat diambil. Meski telah diputar berulang kali, tetapi sampai saat ini penonton masih menonton film dengan kisah yang disajikan dapat membekas dihati ini. Sajian temanya tentang persahabatan pada film ini sangat kuat sekali dengan mengesampingkan tema cinta antara pemain.
Sebaik – baiknya manusia dalam hidupnya adalah apabila ia menjadi manusia yang bisa memberi manfaat bagi orang lain, bukan orang yang mementingkan dirinya sendiri dan terlalu mencintai dirinya sendiri. Jadi terimalah dengan apa adanya kekurangan dan kelebihan yang dimiliki sahabat kita. Tidak semua orang memiliki nilai plus seutuhnya. Nilai plus tersebut pasti akan selalu didampingi dengan nilai minus. Tinggal bagaimana cara kita sebagai teman untuk menutupi kelebihan dan kekurangan teman kita. Demikian film ini yang sangat layak ditonton berbagai kalangan meskipun tujuan utamanya adalah remaja, tetapi orang dewasa pun dapat menontonnya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar