Follow Us @literasi_smkn23jkt

Senin, 13 Juni 2016



Judul teks eskplanasi ‘’ANGIN TOPAN’’
Disusun Oleh : Leni Siti Wahyuni



       Angin topan adalah pusaran angin yang sangat kencang yang bergerak memutar dengan inti pusaran angin membentuk pola membulat seperti mata. Pusaran angin kencang rata-rata ada diatas 120 km perjam hingga level tertinggi pada kecepatan diatas 252 km perjam /skala 5 menurut skala simpson atau skala perhitungan kecepatan badai.
        Macam – macam angin badai di dunia ada 3 yaitu hurricane (angin ribut), typhoon (angin topan), tornado (angin puting beliung). hurricane adalah badai berskala besar yang mempunyai kisaran wilayah 100-1000 mil. Dihasilkan dari tekanan rendah yang terjadi pada lautan yang sedang hangat. Hurricane mempunyai putaran yang berlawanan arah jarum jam (siklonis) dibelahan bumi bagian utara dan sebaliknya dibelahan bumi bagian selatan. Typhoon mempunyai kesamaan dengan angin ribut (hurricane) sedangkan tornado merupakan badai lokal yang mepunyai diameter wilayah antara 50 m sampai lebih dari 15 mil. Angin dapat bertiup pada kecepatan 60 sampai lebih dari 320 mil perjam , angin putting beliung (tornado) biasanya diikuti oleh hujan es dan petir   
       Secara ilmiah angin topan terjadi akibat perbedaan tekanan udara yang terjadi dalam sistem cuaca . biasanya angin topan terjadi diantara musim kemarau panjang pada siang hari yang panas dengan suhu udara terik ditengah samudra luas . akibat panasnya matahari yang diserap oleh bumi , daerah yang menerima energi matahari lebih besar akan memiliki suhu udara yang lebih panas dan tekanan udara yang lebih rendah. Lalu dalam waktu bebrapa jam terjadi proses perpindahan aliran udara antara wilayah yang punya suhu udara lebih tinggi pada wilayah yang bersuhu lebih rendah.
        Angin topan tropis dapat terjadi secara mendadak , tetapi sebagian besar badai tersebut terbentuk melalui suatu proses selama beberapa jam atau hari yang dapat dipantau melalui satelit cuaca . monitoring dengan satelit dapat untuk mengetahui arang angin topan sehingga cukup waktu untuk memberikan peringatan diri . meskipun  demikian perubahan sistem cuaca sangat kompleks sehingga sulit  dibuat prediksi secara tepat dan akurat.

        Strategi dan upaya pengurangan bencana :
1.    Membuat stuktur bangunan yang memenuhi syarat teknis untuk mampu bertahan terhadap gaya angin.
2.    Perlunya penerapan aturan standar bangunan yang memperhitungkan beban angin khususnya di daerah yang rawan angin topan.
3.    Penempatan lokasi pembangunan fasilitas yang penting pada daerah yang terlindungi dari  serangan angin topan
4.    Penghijauan untuk meredam gaya angin
5.    Membuat bangunan umum untuk penampungan sementara untuk korban serangan angin topan
6.    Memperkuat bagian – bagian yang mudah diterbangkan oleh angin sehingga tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain
7.    Kesiapsiagaan dalam menghadapi angin topan

Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar