Follow Us @literasi_smkn23jkt

Senin, 13 Juni 2016

HACHIKO : “ KESETIAAN SEEKOR ANJING”

Disusun Oleh : Sari Rahayu

Judul Film : Hachiko
Sutradara : Seijiro Koyama
Rumah Produksi : LLC Grand Army Entertaiment
Durasi : 2 jam
Pemain : Richard Gere , Joan Allen , Sarah Roemer , Erick Avari , Jason Alexander.

Orientasi :
Film Hachiko merupakan sebuah film LLC Grand Army Entertaiment yang diadaptasi dari kisah nyata. Film yang berdurasi  sepanjang 2 jam di sutradarai oleh Seijiro Koyama. Film ini diperankan oleh aktris dan aktor Hollywood nan kemampuan aktingnya sudah tak diragukan lagi yaitu: Richard Gere, Joan Allen, Sarah Roemer, Cary-Hiroyuki. Adapun Hachiko diperankan oleh jenis anjing Akita Inu. Ada 3 ekor anjing nan berperan dalam film ini, yaitu Layla, Chico, dan Forrest. Ini disesuaikan dengan periode usia si anjing nan berbeda di alur cerita (saat ia kecil, remaja, dan dewasa). Jenis anjing Akita inu sendiri merupakan jenis anjing nan berasal dari wilayah pegunungan di sebelah utara Jepang.

Tafsiran isi 1 :
Film Hachiko a Dog’s Story ini bercerita tentang kehidupan seekor anjing yang ditemukan oleh seorang Dosen di sebuah stasiun kereta api. Dosen yang bernama Parker tersebut langsung menyukai anak ajing yang ditemuinya, maka dia membawanya pulang untuk dirawatnya. Sesampai dirumah Parker bertengkar dengan Istrinya, ternyata sang istri tidak mengijinkannya untuk memelihara anjing.
Parker berharap pemilik anjing itu segera menghubunginya dan mengambil anjing tersebut, namun hari-hari tetap berlalu tanpa kemunculan sang pemiliki anjing tersebut dan Parker merasa semakin dekat dengan anjing tersebut. Pada leher anjing itu terdapat sebuah kalung yang bertuliskan Hachiko dalam bahasa Jepang, karenanya Parker memberi nama Hachi pada anjing tersebut .

Tafsiran isi 2 :
Pada awalnya, kakek Ronnie yaitu Prof. Parker yaitu dosen seni musik itu menemukan seekor anak anjing jantan berusia 2 bulan di airport. Prof. Parker pada malam itu berusaha mencari pemilik anjing itu tapi tidak juga ditemukan. Akhirnya Prof. Parker membawa anjing itu pulang kerumahnya. Tetapi kedatangan prof. Parker kerumah dengan membawa anjing itu tidak disambut baik oleh sang istri yang bernama Cate Wilson. Sang istri tidak mengizinkan suaminya memelihara anjing karena takut mengganggu kegiatan.

Tafsiran isi 3 :
Prof. Parker berusaha mencari lagi pemilik seekor anjing yang bernama Hachi ini bahkan istrinya sampai memasang poster dimana – mana tetapi tidak juga ketemu siapa pemiliknya. Prof. Parker juga sudah menawarkan Hachi kepada teman – temannya untuk dipelihara tetapi tidak ada yang mau. Akhirnya suatu ketika sang istri menerima telefon dari yang ingin membeli Hachi dan sang istri sedang melihat kebersamaan Prof. Parker dengan Hachi ia merasa senang melihat suaminya senang seperti itu. Akhirnya sang istri membatalkan niatnya untuk menjual Hachi.

Tafsiran isi 4 :
Dalam film Hachiko ini, mungkin sebagian besar penonton tidak tahu bahwa kita juga diberi sebuah pengetahuan baru. Saat Hachi mengonggong pada Prof. Parker dan seakan mengingatkan bahwa Prof. Parker mempunyai penyakit jantung, itu sebenarnya ada dalam Sains. Anjing sebennarnya dapat mendeteksi sebuah penyakit dalam tubuh manusia dengan penciuman dan perasanya. Ia akan merasakan sebuah keanehan dalam tubuh manusia yang ternyata itu dalam sebuah penyakit. Ditambah lagi dengan Musik Score yang sangat apik oleh Jan A. P. Kaczmarek. Dengan perpaduan piano dan biola serta sedikit permainan harpa yang cantik, membuat hati siapapun terenyuh mendengar alunan lagunya yang cocok sekali dalam film Hachiko.

Tafsiran isi 5 :
Film Hachiko, sebenarnya sedikit membosankan ditengah. Kita banyak disuguhi yang terkesan monoton. Parker dan Hachi bolak – balik ke stasiun. Bahkan kalau anda melihatnya dibioskop, mungkin anda sudah tertidur tetapi disinilah sang sutradara mempermainkan emosi penonton.

Evaluasi :
Ia diawal cerita membuat penasaran dengan siapa sih tokoh HACHI itu? Perasaan penonton dibuat terpesona dan tertawa dengan kelakuan Hachi yang lucu, anjing yang imut – imut. Pokoknya menggemaskan. Lalu ditengah penonton dibuat terharu dengan kesetiaan Hachi dengan Parker dan langsung berbuah menjadi sedih saat Parker meninggal. Setelah itu perasaan penonton dibuat sedih dan terharu. Dan diendingnya sungguh, penonton dibuat menyiapkan tisu berulang – ulang. Adegan Parker bertemu dengan Hachi dalam mimpi terakhirnya membuat mata tak henti – hentinya meneteskan air mata. Keseluruhan film ini bagus untuk ditonton oleh semua kalangan. Untuk anda yang suka film sedih dan sedikit drama film ini ook untuk anda  tapi bila anda tak suka film seperti itu sebaiknya anda jangan menontonnya.

Rangkuman :
Dalam film Hachiko ini, Hachiko seakan mengajarkan pada penonton tentang kesetiaan yang sebenarnya. Kesetiaan bukanlah dinilai dari kata – kata yang diucapkan mulut saja. “Aku akan selalu setia” , “Aku akan selalu bersamamu” tetapi tanpa perkataanpun sebuah kesetiaan dapat dibuktikan. Seperti film Hachi ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar