DISUSUN
OLEH : FINKA ERIANTY
Pernyataan Umum
Zat Sianida adalah senyawa kimia yang mengandung kelompok
siano C=N, dengan atom karbon terikat tiga ke atom nitrogen. Zat ini jika
terkonsumsi berpotensi menimbulkan masalah kesehatan dan mematikan, dan
tersedia dalam beberapa bentuk. Sianida bias dalam bentuk gas tidak berbau,
seperti HCN(Hidrogen Sianida),dan CNCL(Cyanogen Chloride). Sianida bisa juga
dalam bentuk Kristal, seperti NaCN(Natrium Sianida), dan KCN(Kalium Sianida).
Sianida merupakan senyawa dari Carbon dan Nitrogen.
Urutan sebab-akibat
Efek Sianida ini sangat cepat dan dapat mengakibatkan
kematian dalam jangka waktu beberapa menit apabila dikonsumsi. Sianida dalam
dosis rendah dapat ditemukan di alam dan ada pada setiap produk yang biasa kita
makan atau gunakan. Sianida juga dapat diproduksi oleh bakteri,jamur,dan
ganggang. Sianida juga ada dalam asap rokok, asap kendaraan bermotor, bahan
industri, bahan mudah berkaitan dengan logam, seperti emas, perak, atau logam
lainnya, sehingga sering dipakai di pertambangan emas. Kebanyakan Sianida
bersifat sangat toxic. Tapi yang paling toxic adalah HCN atau Hidrogen Sianida
yang berbentuk gas. Secara alami Sianida dapat ditemukan di makanan seperti
singkong pahit, yang bisa mengandung 1 gram HCN setiap kilogramnya.
Urutan sebab-akibat
Tanda awal keracunan Sianida diantaranya, peningkatan
frekuensi pernafasan, nyeri kepala, perubahan perilaku seperti cemas, agitasi
dan gelisa serta berkeringat banyak, warna kulit kemerahan, tubuh terasa lemah,
dan vertigo juga dapat muncul. Tanda akhir sebagai ciri adanya penekanan
terhadap susunan saraf pusat dalam bentuk tremor, aritmia, kejang-kejang, koma,
dan penekanan pada pusat pernafasan, gagal nafas sampai henti jantung
Urut sebab-akibat
Upaya dari gejala
ini yaitu, panggil ambulans dan dokter segera ungsikan pasien ke udara bersih
(kalau sianida yang terhirup berupa gas). Jika denyut jantung tidak ada,
lakukan cardiac massage atau menekan dada kuat-kuat dan berulang, jangan
memberikan napas pada korban dari mulut ke mulut atau hidung ke hidung. Dikhawatirkan
penolong akan ikut terkena racunnya, jika sianida tertelan sehingga korban
masih sadar, usaha kan korban muntah, baringkan pasien dan jaga suhu tubuhnya
agar tetap hangat, lepaskan pakaian yang terkena sianida, cuci dengan sabun
area yang terkontaminasi, kemudian basuh dengan air berulang-ulang. Bila Tim
kesehatan telah datang, langah paling awal beri pasien masker oksigen 100%,
beri antidotum. Antidotum yang dapat digunakan pada keracunan sianida adalah
natrium nitrit dan juga natrium tiosulfat tetapi seama ini berapa besar dosis
efektifnya dan bagaimana cara penggunaannya belum diketahui dengan pasti.
sumber :
http://www.diedukasi.com/2016/01/pengertian-zat-sianida-dan-bahayanya.html#ixzz47IXbokWF
Tidak ada komentar:
Posting Komentar