Follow Us @literasi_smkn23jkt

Minggu, 10 Mei 2015

Hujan Racun


Oleh : Eka Maharani


Hujan racun atau hujan asam adalah hujan yang memiliki kadar keasaman dibawah 5,6 (pH dibawah 5,6). Hujan racun disebabkan oleh pembakaran bahan bakar fosil yang melepaskan zat kimia ke udara yang bercampur dengan uap air. Kelebihan sulfur dioksida dan nitrogen dioksida di badan air menyulitkan perkembangan kehidupan air, sangat memperparah tingkat kematian ikan. Hal ini juga mempengaruhi tumbuhan di darat, menyebabkan kerusakan serius pada area hutan karena mencemari hewan dan menghacurkan zat penting bagi tanah. Lebih lanjut, pengendapan asam dapat meningkatkan level logam beracun, seperti alumunium, tembaga, dan merkuri yang terkumpul di cadangan air minum tidak terawat.

Secara alami proses terjadinya hujan racun disebabkan karena emisi gas yang dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar dan ledakan gunung api. Emisi gas terbagi menjadi tiga tipe. Pertama, penyulingan BBM, gas yang dihasilkan dari penyulingan BBM adalah karbon dioksida (CO2), sulfur dioksida (SO2), dan metana (CH4). Kedua, industri kimia, gas yang dihasilkan dari industri kimia adalah karbon dioksida (CO2), sulfur dioksida (SO2), dan hidrogen sulfida (H2S). Ketiga, pembakaran limbah, gas yang dihasilkan dari pembakaran limbah adalah karbon dioksida (CO2), sulfur dioksida (SO2), metana (CH4), karbon monoksida (CO), dan nitrogen dioksida (NO2).

Molekul-molekul beragam gas tersebut bergerak naik dan bercampur dengan air di udara. Selanjutnya terjadi reaksi fotokimia dimana sinar matahari meningkatkan kecepatan terjadinya reaksi kimia. Karenanya, sulfur dioksida dan gas-gas di atmosfer cepat menghasilkan sulfur trioksida. Sirkulasi atmosferis memperkuat pelepasan pencemaran ke jarak yang jauh. Akibat dari reaksi fotokimia tersebut adalah terjadinya hujan asam yang kemudian jatuh dalam bentuk air, kabut, atau embun, dan meninggalkan asam yang terbentuk di atmosfer pada tanah.

Fenomena hujan asam terjadi pertama kali pada tahun 1972. Kawasan yang paling rawan terkena hujan asam adalah Meksiko, Beijing, Kairo, Jakarta, dan Los Angeles. Konsekuensi yang terjadi akibat hujan asam pada tanah, yaitu dampak pada tanah silikat adalah keasaman meningkat akibat ketiadaan mineral penopang dan pada tanah berkalsium dampak ini dinetralkan oleh keberadaan bikarbonat. Konsekuensi yang terjadi akibat hujan asam pada air, yaitu keasaman air hujan mengubah pH netral badan air. Dimana tingkat keasaman air netral adalah pH 7 berubah menjadi pH 4,3 (asam). Di tingkat ini ikan tidak dapat bertahan hidup karena tingkat keasaman air yang tinggi. Spesies ikan yang paling terancam adalah Trout, Perch, dan Katak.

Konsekuensi yang terjadi akibat hujan asam bagi pertanian, yaitu area yang dibudidayakan tidak rentan karena umumnya diperkuat oleh pupuk yang mengembalikan nutrisi ke tanah dan menetralkan keasaman. Spesies yang paling terpengaruh adalah selada dan tembakau, terutama karena daun mereka yang ditujukan untuk dikonsumsi manusia, harus berkualitas tinggi. Sedangkan konsekuensi yang terjadi akibat hujan asam bagi tumbuhan adalah daun kehilangan lapisan lilin, kerusakan klorofil, daun berguguran, dan kerusakan akar. Hujan asam bekerja melalui mekanisme tertentu yang melemahkan tumbuhan, membuatnya rentan terhadap efek angin, kebekuan, kekeringan, penyakit, dan parasit. Spesies tumbuhan yang paling terancam adalah pohon Fir, pohon Beech, dan pohon Ek. Hujan ini merusak permukaan daun, menyebabkan luka kecil yang mengubah langkah fotosintesis.

Mengingat dampak hujan asam yang luas, maka perlu dilakukan upaya pencegahan terbentuknya hujan asam. Upaya pencegahan terbentuknya hujan asam, antara lain menggunakan bahan bakar dengan kandungan belerang rendah, proses penghilangan unsur belerang atau desulfurisasi pada waktu sebelum pembakaran; selama pembakaran; dan sesudah pembakaran. Upaya pencegahan terbentuknya hujan asam yang lainnya adalah dengan mengaplikasikan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Daftar Pustaka :
Turangan, Lily . 2012 . Ensiklopedia Sains Spektakuler “Cuaca dan Iklim” . PT. Aku Bisa . Jakarta.

Sumber Internet :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar