Follow Us @literasi_smkn23jkt

Jumat, 08 Mei 2015

FENOMENA BATU AKIK


 Oleh : Anwar Fauzi

Pernyataan Umum
Batu Akik adalah sebuah hasil karya alam yang alami tanpa alat elektronik atau alat pabrik yang memakai proses mesin dalam pembuatannya. prosesnya yang alami yang awalnya hanya sebuah bongkahan batu besar yang di perkecil oleh  manusia dan dijadikan permata dengan keindahan yang bermacam-macam.

Urutan Sebab Akibat
Berdasarkan alasan seseorang menyukai batu cincin, Sujarwanto Rahmat M. Arifin, salah seorang komisioner Komisi Penyiaran Indonesia yang menaruh perhatian pada batu akik sejak 4 tahun lalu, mengelompokkan penggemar batu di Indonesia menjadi 3 jenis yaitu :

1. Alasan mistis


Penggermar mistis adalah orang-orang yang menyukai batu cincin karena hal-hal mistis yang dipercaya terkandung dalam batu-batu tersebut. Biasanya orang-orang tersebut mempercayai bahwa sebuah jenis batu bisa mendatangkan kekayaan, membawa pamor, atau memberi proteksi magis. Atau juga dipercaya bahwa dalam sebuah batu terdapat makhluk gaib yang perlu dirawat sedemikian rupa untuk mencapai satu tujuan tertentu.



Mengenai orang-orang yang suka batu cincin karena unsur kleniknya dikatakan Sujarwanto, “Memang ada sebagian orang yang suka batu akik karena kepercayaan kleniknya. Untuk hal ini merupakan tugas pemuka-pemuka agama untuk terus menyuarakan apa yang harusnya menjadi pedoman dalam berkegiatan, termasuk kegemaran akan batu cincin.”


2. Penggemar energi alam batu cincin


Berbeda dengan penggemar mistis, penggemar energi alam batu cincin tak menaruh kepercayaan akan adanya kekuatan magis atau makhluk gaib dalam batu-batu itu. Penggemar kategori ke dua ini meyakini bahwa sebagaimana benda alam lain, batu-batu tersebut juga memiliki energi sesuai dengan kandungan mineralnya.



Energi dari kandungan-kandungan mineral dalam batu-batu tersebut diyakini akan berinteraksi dengan energi dari kandungan-kandungan mineral dalam tubuh manusia pemakainya. Hasilnya bisa bermacam-macam tergantung dari jenis batu apa yang dikenakan. Misalnya, sebuah batu dengan kandungan mineral dan energinya bisa membuat pemakainya menjadi lebih tenang.


3. Penggemar keindahan


Warna, bentuk, dan ukuran batu menjadi perhatian utama dari penggemar jenis ini. Sebagian penggemar keindahan batu cincin akan menilai sebuah batu dari bagaimana batu tersebut dapat dipasangkan dengan busana-busana yang dimilikinya. Penggemar ini akan memperhatikan segi fesyen dari batu cincin.



Selain Penggemar keindahan dari sisi fesyen, ada juga penggemar keindahan batu cincin sebagai benda pajangan. Penggemar ini akan melihat keindahan batu cincin sebagai sesuatu untuk dinikmati mata, bukan untuk dicocokkan dalam cara berpenampilan.


Akibat fenomena batu akik menurut

JAKARTA, KOMPAS - Tren batu akik mendorong maraknya aktivitas penambangan di lereng dan tebing oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pasar. Hal itu berpotensi menimbulkan bencana tanah longsor jika dilakukan secara masif.
"Jika dieksploitasi berlebihan, rentan terjadi longsor," kata Hardian, ahli geologi dari Universitas Triksakti, pada seminar Batu Permata di Jakarta, Sabtu (28/2). Meski area penggalian batu alam tak luas, sebagian lokasi tambang ada di sekitar lereng dan tebing.
Hardian mengatakan, aktivitas penambangan oleh warga kerap tak mempertimbangkan keselamatan dan mengabaikan dampak terhadap lingkungan. Padahal, penggalian batu pada kedalaman tertentu bisa memengaruhi kontur tanah. Akibatnya, tanah mudah ambles ketika hujan atau jika terjadi gempa bumi.
Penggalian menyisakan lubang-lubang karena lahan ditinggalkan begitu saja. Tak adanya proses pemulihan lahan pasca tambang itu mengancam kelestarian alam dan keselamatan warga. Penggalian dengan pola tertentu di dalam tanah membuat area rawan longsor meluas. "Penggalian seperti terowongan tikus," ujarnya.
Untuk mendapat 3 kilogram batu alam, penggalian dilakukan di kedalaman 16-20 meter. Padahal, warga kerap mengumpulkan batu alam puluhan kilogram untuk dijual. Selama ini belum ada kajian lama waktu yang dibutuhkan hingga potensi longsor bisa terjadi. Untuk itu, perlu ada penelitian di area tambang untuk mengetahui kekuatan batu alam dalam menopang tanah.
Selain manfaat ekonomi seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap batu akik, masyarakat perlu diberi informasi tentang dampak akibat penggalian besar-besaran. Apalagi, batu alam merupakan sumber daya alam yang tak bisa diperbarui.
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Sukhyar mengatakan, pihaknya meminta pemerintah daerah tak mengizinkan tambang batu alam pada investor asing. Hal itu untuk mencegah eksploitasi secara besar-besaran. (B08)

Dampak dari fenomena batu akik tersebut adalah menyebabkan perburuan batu akik itu dilakukan bukan hanya oleh orang dewasa namun juga orang tua dan anak-anak. Bukan hanya pria namun juga wanita ikut berburu batu akik.           


Cara yang mungkin dapat mengurangi penggunaan batu akik yaitu harus adanya landasan hukum (peraturan) yang mendasari penggunaan batu akik supaya penggunannya tidak berlebihan, dan tempat yang terdapat banyak batu akik dijadikan sebagai cagar budaya supaya dilindungi oleh pemerintah


Diadaptasi dari :
http://sains.kompas.com/read/2015/03/02/16000021/Tren.Batu.Akik.Bisa.Memicu.Bencana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar