Follow Us @literasi_smkn23jkt

Sabtu, 11 Mei 2019

Kisah Tragis Keturunan Berdarah Campuran Netherland dan Inlander di jaman Belanda dalam Novel HANS



Disusun Oleh: Alya Aipah Artiani






JUDUL NOVEL             : HANS
PENULIS                        : RISA SARASWATI
PENERBIT                     : BUKUNE
TAHUN TERBIT           : 2017
KOTA TERBIT              : JAKARTA
JUMLAH HALAMAN  : vi + 258
HARGA                         : Rp. 75.000,-




Hans, buku yang ditulis oleh Risa Saraswati. Wanita kelahiran Bandung pada tanggal 24 Februari 1985. Selain berprofesi menjadi penulis Risa juga seorang vokalis band dari band Sarasvati sekaligus menjadi PNS di pemerintahan kota Bandung. Risa sering menulis cerita hantu-hantu dan kedekatannya dengan kelima sahabat tak kasat matanya – Peter, Janshen. Hendrik, William, dan Hans.
            Kali ini Risa menulis novel tentang salah satu sahabat tak kasat matanya yaitu, Hans. Novel ini menceritakan tentang konflik semasa hidup Hans. Risa membuka gerbang dialog dengan Hans yang dimulai dengan kisah ibunya, Heelen. 

            Heelen merupakan gadis berdarah campuran Netherland dan  Irlander. Ia tinggal bersama Nyonya Rosemary, yang biasa dipanggil Mama, dan Heelen  mempunyai sahabat yang bernama Anke, gadis baik hati dan tidak sombong yang berasal dari keluarga terhormat Netherland. Semasa sekolah hanya Anke yang mau berteman dengan Heelen, hubungan baik mereka masih berlanjut sampai mereka dewasa, mempunyai suami, dan mempunyai anak masing- masing. Suami Heelen – Adriaan Weel adalah teman dari suami Anke – Ludwig Schoner. Namun, Heelen merasa ada yang berubah dari sikap Anke belakang ini, banyak hal terjadi, persahabatan mereka pun mulai retak. Hal tersebut terjadi karena Anke berteman Leonore Willem – anak dari Augusta Willem ( ayah dari Heelen). Hingga suatu hari Anke meninggal karena dibunuh oleh Leonore Willem, namun Leonore Willem menuduh Heelen lah yang membunuh Anke. Pada saat itu, orang-orang percaya apa yang dikatakan oleh Leonore Willem, Heelen tak bisa berbuat apapun selain menemui Nyonya Rosemary untuk membawa pergi Hans Weel dan menemui suaminya bersama dengan 2 putrinya ( Judith dan Greena Weel ). Setelah Nyonya Rose membawa Hans pergi, Ia tak tahu lagi kabar Heelen, Adriaan, Judith, dan Greena. Kini Nyonya Rose hanya tinggal bersama Hans.

            Dimulailah perjalanan Oma Rose dan Hans, yang hidup berpindah-pindah dengan penuh kekhawatiran dan selalu bertanya apakah keluarganya masih ada?. Hans selalu bertanya pada Oma Rose kemana keluarganya dan Oma Rose menjawab dengan jawaban yang selalu sama “ Mereka berempat terjangkit penyakit yang menular. Sekarang mereka sedang berobat.” Namun, sebenarnya Oma Rose tak tahu apa-apa tentang nasib mereka, ia hanya belum siap untuk menceritakan semuanya kepada Hans. Pada saat Oma rose dan Hans menetap di rumah Keluarga Van Djong salah seorang murid Rosemary yang bernama Tony membawa kabar, bahwa ia melihat orang- orang suruhan Leonore mendatangi pabrik milik Adriaan Well. Ternyata Heleen terkepung di dalam seorang diri dan para jongos suruhan Leonore membakar gedung pabrik tersebut.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar