Follow Us @literasi_smkn23jkt

Senin, 20 April 2015

KEBAKARAN HUTAN


Oleh: Dhina Tria Rusita


Kebakaran Hutan atau yang disebut dengan Api Hutan adalah Api Liar yang terjadi di dalam hutan, yang membakar sebagian atau seluruh komponen hutan. Kebakaran hutan merupakan salah satu penyebab kerusakan hutan yang paling besar dan bersifat sangat merugikan.

Kebakaran hutan di Indonesia terjadi karena faktor kelalaian atau kecerobohan manusia. Menurut catatan, beberapa hutan terbakar karena kelalaian manusia contohnya adalah lupa untuk mematikan api unggun ketika berkemah atau membuang puntung rokok sembarangan (disekitar hutan). Selain itu kebakaran hutan juga terjadi karena faktor yaitu cuaca yang terik pada musim kemarau. Kejadian ini yang termasuk sering terjadi dihutanIndonesia khususnya pada periode April hingga September. Cuaca yang terikmenyebabkan pohon-pohon menjadi kering terutama ilalang, ranting dan dedaunan danini sangat mudah sekali terbakar.


Kebakaran hutan memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi yang diantaranya adalah : 
- Hilangnya sejumlah mata pencaharian masyarakat di dan sekitar hutan; Selain itu, bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari mengolah hasil hutan, dengan terbakarnya hutan berarti hilang pula area kerja (mata pencarian).
-Terganggunya kesehatan; Kebakaran hutan berakibat pada pencemaran udara oleh debu, gas SOx, NOx, COx, dan lain-lain dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan manusia, antara lain infeksi saluran pernafasan, sesak nafas, iritasi kulit, iritasi mata, dan lain-lain.
- Meningkatnya hama; Kebakaran hutan akan memusnahkan sebagian spesies dan merusak kesimbangan alam sehingga spesies-spesies yang berpotensi menjadi hama tidak terkontrol. Selain itu, terbakarnya hutan akan membuat sebagian binatangkehilangan habitat yang kemudian memaksa mereka untuk keluar dari hutan dan menjadi hama seperti gajahmonyet, dan binatang lain.

Artikel Lingkungan kali ini akan membahas beberapa hal yang dapat dilakukan dalam mengantisipasi kemungkinan atas terjadinya kebakaran di hutan, yaitu :
  • Membuat menara pengamat yang tinggi berikut ala telekomunikasi
  • Melakukan patroli untuk mengantisipasi kemungkinan kebakaran
  • Menyediakan sistem transportasi mobil pemadam kebakaran yang siap digunakan
  • Melakukan pemotretan citra secara berkala, terutama di musin kemarau untuk memantau wilayah hutan dengan titik api cukup tinggi yang merupakan rawan kebakaran.



Apabila terjadi kebakaran hutan maka cara yang dapat dilakukan untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan adalah sebagi berikut :
  • Melakukan penyemprotan air secara langsung apabila kebakaran hutan bersekala kecil
  • Jika api dari kebakaran berskala luas dan besar, kita dapat melokalisasi api dengan membakar dan mengarahkan api ke pusat pembakaran, yaitu umumnya dimulai dari area yang menghambat jalananya api seperti sungai, danau dan jalan
  • Melakukan peyemprotan air secara merata dari udara dengan menggunakan helikopter.
  • Membuat hujan buatan







 Diadaptasi dari :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar