Follow Us @literasi_smkn23jkt

Rabu, 13 Mei 2015

GENG MOTOR

Mei 13, 2015 0 Comments
Oleh : Siti Sofiyatun


Geng berarti sebuah kelompok atau gerombolan remaja yang dilatarbelakangi oleh persamaan latar sosial, sekolah, daerah , dan sebagainya. Pelakunya dikenal dengan sebuatan gangster. Sebuah kata yang berasal dari bahasa inggris, gangster. Gangster  berarti suatu anggota dalam sebuah kelompok kriminal (gerombolan) yang terorganisir dan memiliki kebiasaan urakan dan anti aturan. Dan geng motor sendiri dilandasi oleh aktifitas kesenangan di atas motor. Umumnya keberadaan mereka ada di setiap kota besar dan perilakunya telah menjadi penyakit sosial yang akut.
Terdapat tiga faktor penyebab terjadi geng motor ialah faktor pendorong yaitu psikologi anak-anak muda yang senang bergerombol dan membentuk geng karena memiliki kesamaan hobi. Selain itu ada faktor penarik, dimana ruang kanal untuk menyalurkan hobi atau aktifitas anak-anak muda tersumbat. Sehingga yang muncul adalah kegiatan yang destruktif dan kontra produktif dengan perkembangan psikologi remaja.
Adanya geng motor dapat menimbulkan dampak positif dan dampak negatif. Dampak positifnya yaitu memperbanyak teman dan dapat berbagi pengalaman khususnya dalam bidang otomotif, saling tolong menolong jika ada pertikaian dengan remaja lain yang bukan dari geng tersebut. Sedangkan dampak negatifnya ialah bisa menimbulkan tindakan kriminalitas, dapat menimbulkan tindakan kekerasan jika tidak mengontrol emosi dalam suatu masalah, akan membuat lalu lintas terganggu dan juga dapat menimbulkan keresahan masyarakat apabila geng motor tersebut melakukan tindakan-tindakan yang bersifat negatif.
Geng motor dapat dicengah dengan cara mendata para pelajar yang belum cukup umur untuk mendapatkan izin mengendarai motor, selalu memberikan pengarahan, nasehat dan solusi kepada para pelajar terkait minat dan bakatnya mengendarai motor, dan mendata para pelajar yang memiliki keahlian dalam memodifikasi, memperbaiki dan menghias motor.
Upaya penanggulangannya dapat dilakukan dari beberapa pihak, yaitu dari pihak kepolisian dengan cara melakukan razia, dari pihak keluarga dengan cara mengontrol pergaulan anak, dan dari pihak sekolah dengan cara memberikan konseling kepada siswanya agar tidak mengikuti pergaulan yang salah. Oleh karena itu, semua pihak harus bekerja sama dalam mencegah dan memberantas aksi kejahatan geng motor.


ARTIKEL
Meski sempat dirawat di RS Husada, nyawa Farid Anhar tak tertolong. Darah segar terus keluar dari kepala dan telinga lelaki 23 tahun itu. Luka serius yang diderita tukang parkir di jalan Batu Ceper Raya, Gambir, Jakarta pusat tersebut  akibat dikeroyok delapan lelaki yang diduga geng motor, selasa (17/3) dini hari.
Sebelumnya, Farid dan seorang lelaki pengendara motor sempat terlibat cekcok mulut. Itu karena motor Farid bersenggolan dengan motor si lelaki. Namun perselisihan tersebut dilerai warga. Farid dan lelaki itu pun melanjutkan perjalanan. Farid pulang kerumahnya di Jalan Batu Ceper  VII/47A, RT 07/1, Kelurahan Kebon Kelapa, Gambir Jakarata Pusat.
Menurut Yusuf (51), paman Farid, setelah menaruh motor di rumah, keponakannya itu keluar rumah menuju lokasi kejadian. Namun depan Hotel Surya  ternyata ada  si lelaki tadi  dan 7 temannya. Tanpa basa-basi mereka langsung mengeroyok Farid hingga luka parah.
Kapolsektro Gambir, AKBP Susatyo Purnomo Condro menuturkan sampai Selasa (17/3) sore pihaknya belum berhasil menangkap para pelaku pengeroyokan terhadap jukir tersebut. “Pelaku sedang dikejar,” ungkapnya saat dikonfirmasi wartawan Lampu hijau. Sementara Kanit Reskrim Peskrim Polsek Gambir, Kompol Budi Setiadi menegaskan, motif sementara kejadian tersebut bermula dari adanya senggolan motor. “tidak ada dendam, hanya senggolan saja,” tambahnya. (RKY).

SUMBER :
LAMPU HIJAU 18 MARET 2015
http//m.komposiana.com/post/read/559677/1/penanganan-aksi-geng-motor-tugas-semua-pihak.html

Senin, 11 Mei 2015

Polusi Nuklir

Mei 11, 2015 0 Comments

Oleh : Herotul Nisah




Nuklir adalah energi yang berada dalam setiap materi atau zat yang tentunya tersusun atas atom atom dan material penyusun atom seperti elektron, neutron dan proton. Bahan bakar yang umum digunakan pada nuklir adalah plutonium 239 dan uranium 235. Pengembangan nuklir  digunakan untuk keperluan pembangkit listrik, banyak reaktor nuklir dibangunan di seluruh dunia. Namun, sumber daya yang tampak bersih, efisien, dan tidak akan habis ini menciptakan sejumlah bahaya. Pembuangan limbah nuklir yang sangat berbahaya dan dalam skala besar masih menjadi persoalan yang harus diatasi.

Limbah nuklir dihasilkan dari reaktor nuklir, pemrosesan senjata nuklir, tambang uranium, bahkan material obat nuklir menghasilkan limbah yang sangat beracun yang pembuangannya menjadi sebuah persooalan besar. Beberapa limbah dari reaktor dapat diperoses ulang untuk digunakan kembali sebagai bahan bakar nuklir. Namun, limbah yang dihasilkan dalam proses ini bersifat radioaktif tinggi. Tenaga dan kolam temporer telah digunakan selama beberapa dekade untuk membuang limbah nuklir. Situs penyimpanan bawah tanah dianggap sebagai pilihan terbaik, tapi dengan kondisi harus terisolasi dari air tanah dan udara.

Suatu pagi pada 26 april 1986, dunia tersentak oleh luasnya jangkauan suatu kecelakaan nuklir terjadi, ketika pembangkit listrik tenaga nuklir milik Uni Soviet di Chernobly (kini bagian dari Ukraina) melepas berton-ton material radioaktif yang menyebar ke ribuan kilometer persegi. Penyebab reaktor nuklir ini meledak dan terbakar adalah para teknisi yang menguji operasionalnya dalam kondisi tertentu. Saat uji ini, mereka mengurangi batas keamanan, langkah tersebut yang memicu kecelakaan. Saat itu Otoritas Soviet tidak segera mengkonfirmasikan kecelakaan itu terhadap dunia. Namun, pada keesokan harinya, bencana ini terdeteksi oleh Denmark. Seandainya kecelakaan ini terdeteksi sejak awal, ribuan orang di Ukraina dan Belarusia dapat diselamatkan dari radiasi. Konsekuensi yang terjadi dari kecelakaan ini yaitu, terdapat 31 korban tewas seketika, sekitar 350.000 orang dievakuasi, sulit menentukan jumlah yang pasti orang yang terkena radiasi karena angka ini sangat bervariasi antara beberapa orang dan puluhan ribu orang.

Internasional Nurclear Event Scales (INES) dibentuk untuk memfasilitasi pertukaran informasi dan membantu mempercepat penentuan tingkat keparahan suatu peristiwa yang terdiri dari tujuh level. Peristiwa di peringkat 1 sampai 3 dianggap “insiden” dan tidak meemiliki dampak serius bagi populasi atau lingkungan lokal. Peristiwa di peringkat 4 sampai 7 dikategorikan sebagai kecelakaan. Kecelakaan di Chernobly berada di level 7. Dari beragam radioaktif yang terlepas dalam kecelakaan Chernobly menyebabkan beberapa daerah tercemar. Negara yang paling tercemar adalah Ukraina (7% wilayah) dan Bearusia (22% wilayah, rumah bagi 2,2 juta orang). Selain itu awan radioaktif yang terbentuk akibat kecelakaan nuklir tersebut juga bergerak ke Skansinavia, Polandia, negara-negara Baltik, selatan Jerman, Swiss,  utara Prancis, dan Inggris.

Dengan melihat kejadian yang terjadi di Chernobly tersebut seharusnya negara-negara yang memakai sumber energi nuklir harus selalu menjaga keamanan dalam situasi pengujian agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali. Jika telah terjadi kejadian serupa negara yang bersangkutan harus secepatnya mengonfirmasi kepada dunia internasional sebagai upaya dari penyelamatan masyarakat setempat dari radiasi nuklir. Untuk negara yang tidak menggunakan sumber energi dari nuklir, sebaiknya memang tidak menggunakan energi dari nuklir. Hal ini di karenakan  limbah yang dihasilkan mengeluarkan radiasi yang bersifat merusak lingkungan dengan kurun waktu selama ribuan tahun.


Daftar Pustaka :
Febe Fenyta. 2012. Ensiklopedia Sains Spektakuler Lingkungan Hidup. PT Aku Bisa. Jakarta

Sumber Internet :

http://www.apapengertianahli.com/2014/07/Pengertian-Energi-macam-macam-bentuk-energi.html#_

bencana alam Gempa Bumi, Lia Agustin Anggraini

Mei 11, 2015 0 Comments





 A.          Pengertian Gempa Bumi
Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut. Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan.
Kebanyakan gempa bumi disebabkan dari pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempengan yang bergerak. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Pada saat itulah gempa bumi akǍan terjadi.

B.     Tipe Penanggulangan Gempa Bumi
  1. Gempa bumi vulkanik ( Gunung Api ) ; Gempa bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma, yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempabumi. Gempa bumi tersebut hanya terasa di sekitar gunung api tersebut.
  2. Gempa bumi tektonik ; Gempa bumi ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempeng lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Gempabumi ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di bumi, getaran gempa bumi yang kuat mampu menjalar keseluruh bagian bumi. Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan [tenaga] yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan dikenal sebagai kecacatan tektonik. Teori dari tectonic plate (lempeng tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan, sebagian besar area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik.
C.     Penyebab Terjadinya Gempa Bumi
Gempa bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan lempengan tersebut. Gempa bumi yang paling parah biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. Gempa bumi fokus dalam kemungkinan besar terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit kedalam mengalami transisi fase pada kedalaman lebih dari 600 km.
Beberapa gempa bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan magma di dalam gunung berapi. Gempa bumi seperti itu dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. Beberapa gempa bumi (jarang namun) juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik dam, seperti Dam Karibia di Zambia, Afrika. Sebagian lagi (jarang juga) juga dapat terjadi karena injeksi atau akstraksi cairan dari/ke dalam bumi (contoh. pada beberapa pembangkit listrik tenaga panas bumi dan di Rocky Mountain Arsenal. Terakhir, gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Hal ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir yang dilakukan pemerintah. Gempa bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga seismisitas terinduksi.
D.     10 Tips Penanggulangan Gempa Bumi
Jika gempa bumi menguncang secara tiba-tiba, berikut ini 10 petunjuk yang dapat dijadikan pegangan di manapun anda berada.
  • Di dalam rumah
Getaran akan terasa beberapa saat. Selama jangka waktu itu, anda harus mengupayakan keselamatan diri anda dan keluarga anda. Masuklah ke bawah meja untuk melindungi tubuh anda dari jatuhan benda-benda. Jika anda tidak memiliki meja, lindungi kepala anda dengan bantal. Jika anda sedang menyalakan kompor, maka matikan segera untuk mencegah terjadinya kebakaran.
  • Di sekolah
Berlindunglah di bawah kolong meja, lindungi kepala dengan tas atau buku, jangan panik, jika gempa mereda keluarlah berurutan mulai dari jarak yang terjauh ke pintu, carilah tempat lapang, jangan berdiri dekat gedung, tiang dan pohon.
  • Di luar rumah
Lindungi kepala anda dan hindari benda-benda berbahaya. Di daerah perkantoran atau kawasan industri, bahaya bisa muncul dari jatuhnya kaca-kaca dan papan-papan reklame. Lindungi kepala anda dengan menggunakan tangan, tas atau apapun yang anda bawa.
  • Di gedung, mall, bioskop, dan lantai dasar mall
    Jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan. Ikuti semua petunjuk dari petugas atau satpam.
  • Di dalam lift
Jangan menggunakan lift saat terjadi gempa bumi atau kebakaran. Jika anda merasakan getaran gempa bumi saat berada di dalam lift, maka tekanlah semua tombol. Ketika lift berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah. Jika anda terjebak dalam lift, hubungi manajer gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia.
  • Di kereta api
Berpeganganlah dengan erat pada tiang sehingga anda tidak akan terjatuh seandainya kereta dihentikan secara mendadak. Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta. Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan.
  • Di dalam mobil
Saat terjadi gempa bumi besar, anda akan merasa seakan-akan roda mobil anda gundul. Anda akan kehilangan kontrol terhadap mobil dan susah mengendalikannya. Jauhi persimpangan, pinggirkan mobil anda di kiri jalan dan berhentilah. Ikuti instruksi dari radio mobil. Jika harus mengungsi maka keluarlah dari mobil, biarkan mobil tak terkunci.
  • Di gunung/pantai
    Ada kemungkinan longsor terjadi dari atas gunung. Menjauhlah langsung ke tempat aman. Di pesisir pantai, bahayanya datang dari tsunami. Jika anda merasakan getaran dan tanda- tanda tsunami tampak, cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.
  • Beri pertolongan
    Sudah dapat diramalkan bahwa banyak orang akan cedera saat terjadi gempa bumi besar. Karena petugas kesehatan dari rumah-rumah sakit akan mengalami kesulitan datang ke tempat kejadian, maka bersiaplah memberikan pertolongan pertama kepada orang-orang yang berada di sekitar anda.
  • Dengarkan informasi
Jenis Gempa Bumi
Jenis gempa bumi dapat dibedakan berdasarkan:
Berdasarkan Penyebab
Gempa Bumi ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempeng-lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Gempa bumi ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di Bumi, getaran gempa Bumi yang kuat mampu menjalar keseluruh bagian Bumi. Gempa bumi tektonik disebabkan oleh pelepasan tenaga yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba.
Gempa Bumi ini diakibatkan oleh tumbukan meteor atau asteroid yang jatuh ke Bumi, jenis gempa Bumi ini jarang terjadi
Gempa Bumi ini biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan, gempabumi ini jarang terjadi dan bersifat lokal.
Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia, seperti peledakan dinamit, nuklir atau palu yang dipukulkan ke permukaan bumi.
Gempa Bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma, yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempa bumi. Gempa bumi tersebut hanya terasa di sekitar gunung api tersebut.



Berdasarkan Kedalaman
  • Gempa bumi dalam
Gempa bumi dalam adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada lebih dari 300 km di bawah permukaan bumi (di dalam kerak bumi). Gempa bumi dalam pada umumnya tidak terlalu berbahaya.
  • Gempa bumi menengah
Gempa bumi menengah adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada antara 60 km sampai 300 km di bawah permukaan bumi.gempa bumi menengah pada umumnya menimbulkan kerusakan ringan dan getarannya lebih terasa.
  • Gempa bumi dangkal
Gempa bumi dangkal adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada kurang dari 60 km dari permukaan bumi. Gempa bumi ini biasanya menimbulkan kerusakan yang besar.
Berdasarkan Gelombang/Getaran Gempa
  • Gelombang Primer
Gelombang primer (gelombang lungitudinal) adalah gelombang atau getaran yang merambat di tubuh bumi dengan kecepatan antara 7-14 km/detik. Getaran ini berasal dari hiposentrum.
  • Gelombang Sekunder
Gelombang sekunder (gelombang transversal) adalah gelombang atau getaran yang merambat, seperti gelombang primer dengan kecepatan yang sudah berkurang,yakni 4-7 km/detik. Gelombang sekunder tidak dapat merambat melalui lapisan cair.

D.ALAT PENCATAT GEMPA BUMI

  1. Seismograf adalah alat pencatat gempa bumi. Seismograf dibedakan menjadi 2 macam, yaitu :
  2. a.Seismograf Horizontal
  3. b.Seismograf Vertikal
  4. Seismogram adalah gambaran getaran gempa bumi yang dicatat pada seismograf.Gambaran getaran ini berbentuk garis patah-patah. Apabila getaran semakin kuat, maka garis patah-patah akan semakin melebar dan apabiila semakin lama getaran gempa di suatu tempat, maka semakin panjang pita seismograf yang menggambarkan seismogram.

Pleistosista adalah garis khayal yang membatasu sekitar episentrum yang mengalami kerusakan terhebat akibat dari gempa bumi.

E.AKIBAT DARI GEMPA BUMI (SEISME)
Banyak dampak dari gempa bumi yang telah terjadi, dan akibat yang paling sering terjadi antara lain adalah Bangunan Roboh, Kebakaran, Jatuhnya korban jiwa, Permukaan tanah menjadi merekat dan jalan menjadi putus, tenah longsor akibat guncangan, banjir akibat rusaknya tanggul, gempa di dasar laut yang menyebabkan tsunami.

Sumber :



bencana alam Tsunami , Siti Rohmah

Mei 11, 2015 1 Comments










Apa Itu Tsunami?

Kata “Tsunami” sendiri berasal dari bahasa Jepang yang berarti Ombak Besar (Tsu : pelabuhan dan Nami : gelombang). Adapan definisi yang disepakati banyak orang adalah tsunami merupakan bencana alam yang disebabkan oleh naiknya gelombang laut ke daratan dengan kecepatan yang tinggi akibat adanya gempa yang berpusat di bawah lautan. Gempa tersebut bisa saja diakibatkan oleh tanah yang longsor, lempeng yang bergeser, gunung  berapi yang mengalami erupsi serta meteor yang jatuh di lautan. Tsunami ini biasanya terjadi apabila besarnya gempa melebihi 7 skala richter. Tsunami ini cukup berbahaya, utamanya bagi mereka yang bermukim di sekitaran pantai. Dengan kekuatan besar, ia akan menyapu apa saja yang dilewatinya.

Proses Terjadinya Tsunami

Jika berbicara mengenai proses terjadinya tsunami, maka kita tentu harus memulai dari penyebabnya, yakni gempa di wilayah lautan. Tsunami selalu diawali suatu pergerakan dahsyat yang lazim kita sebut gempa. Meski diketahui bahwa gempa ini ada beragam jenis, namun 90% tsunami disebabkan oleh pergerakan lempeng di dalam perut bumi yang letaknya kebetulan ada di dalam wilayah lautan. Akan tetapi perlu juga disebutkan, sejarah pernah merekam tsunami yang dahsyat akibat meletusnya Gunung Krakatau.
Gempa yang terjadi di dalam perut bumi akan mengakibatkan munculnya tekanan ke arah vertical sehingga dasar lautan akan naik dan turun dalam rentang waktu yang singkat. Hal ini kemudian akan memicu ketidakseimbangan pada air lautan yang kemudian terdorong menjadi gelombang besar yang bergerak mencapai wilayah daratan.
Dengan tenaga yang besar yang ada pada gelombang air tersebut, wajar saja jika bangunan di daratan bisa tersapu dengan mudahnya. Gelombang tsunami ini merambat dengan kecepatan yang tak terbayangkan. Ia bisa mencapai 500 sampai 1000 kilometer per jam di lautan. Dan saat mencapai bibir pantai, kecepatannya berkurang menjadi 50 sampai 30 kilometer per jam. Meski berkurang pesat, namun kecepatan tersebut sudah bisa menyebabkan kerusakan yang parah bagi manusia.

Proses terjadinya tsunami dapat dijelaskan sebagai berikut:
a. Gempa bawah laut merenggutkan massa besar air laut dalam satu hentakan kuat.
b. Gelombang balik air menerjang dengan kecepatan hingga 800 Km/jam
c. Mendekati pantai, gelombang melambat namun mendesak ke atas.
d. Gelombang menghempas ke daratan dan menghancurkan apapun di belakang pantai.

Tragedi Tsunami Aceh 2004 dan Pelajarannya

Hari ini, 9 tahun lalu kisah memilukan ini terjadi. Ratusan ribu jiwa melayang akibat bencana terbesar abad ini. Mari kita ambil pelajaran mahalnya untuk perbaikan ke depan. Tulisan ini sumbangan untuk antisipasi potensi kejadian serupa dimasa yang akan datang.
Penyebab Tsunami Aceh
Tsunami Aceh adalah salah satu bencana alam yang dahsyat. Dengan korban sekitar 280.000 jiwa yang terjadi di berbagai negara, membuatnya menjadi salah satu bencana alam paling mematikan sepanjang sejarah.
Umumnya orang melihat bencana ini akibat dari gempa bumi yang terjadi 30 menit sebelum tsunami terjadi sebagaimana lazimnya tsunami di daerah lain. Namun ada juga yang punya pendapat lain, yaitu akibat bom nuklir. Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam menilai penyebab tsunami Aceh 2004:
  1. Bukan Tsunami Pertama. Tsunami Aceh tahun 2004 bukanlah tsunami pertama kali menerjang Aceh. Sebelumnya ada tsunami aceh pernah terjadi tahun 1861 dan tahun 1907.
  2. Gelombang Gempa Bumi. Antara gelombang gempa bumi dengan gelombang gempa akibat Bom Atom terdapat perbedaan dalam bentuk gelombangnya. Pada gempa bumi dan tsunami aceh 2004, semua seismometer di seluruh dunia merekam gelombang gelombang gempa bumi (Gelombang P kompresi dan dilatasi) dan bukan gelombang bom atom (Gelombang P kompresi). Gelombang bom atom sumbernya berupa titik tapi gelombang gempa bumi sumbernya berupa bidang patahan/sesar/rekahan.
  3. Panjang Rekahan: Gempa bumi Aceh 2004 menyebabkan rekahan sepanjang lebih kurang 1600 Km yang menjadi sumber tsunami aceh, hal ini dapat dilihat dengan adanya pulau yang naik dan turun di sepanjang zona rekahan atau rupture.
  4. Ketiadaan Radiasi Nuklir: Apabila bom nuklir digunakan untuk membuat tsunami di Samudra Hindia, pasti saat ini masih ada sisa radiasi nuklir. Tapi nyatanya belum ada satupun peneliti yang mendeteksi radiasi nuklir (CMIIW). 
  5. Kawasan Tektonik Aktif: Secara tatanan tektonik, kita memang berada pada jalur tektonik aktif dimana lempeng Indo-Australia yang bergerak dengan kecepatan 5 Cm/tahun menumjam di bawah lempeng Eurasia. Kesimpulannya, Indonesia memang berpotensi tinggi mengalami gempa bumi. 

Tanda – Tanda Akan Adanya Tsunami

  1. Terjadi gempa disekitar pantai atau laut
  2. Air laut tiba-tiba terlihat surut sangat jauh dari tepian pantai
  3. Jika dasar laut berupa lereng sebelum terjadinya tsunami akan terdengan bunyi seperti bom
  4. Jika dasar laut berstruktur landai maka sebelum terjadi tsunami terdengar bunyi seperti genderang.
  5. Tercium bau garama yang begitu kuat dari arah laut.
  6. Udara angin laut tiba-tiba terasa dingin sekali.

Cara Menyelamatkan Diri Saat Akan Terjadinya Tsunami

1.      Lari atau berlindunglah menuju ke dataran tinggi, jangan terburu-buru menuju loteng rumah karena siapa tahu tsunami bisa sangat tinggi. Oleh sebab itu ada baiknya lari menuju daerah bukit atau pegununggan.
2.      Jika sedang di tengah laut jangan merapat terlebih dahulu ke pelabuhan karena tsunami tidak akan berbahaya jika kita masih di tengah laut.
3.      Hindari sungai yang dekat dengan laut
4.      Jika gelombang pertama telah surut jangan terburu-buru kembali ke daratan rendah.

Sumber :