Follow Us @literasi_smkn23jkt

Jumat, 11 Desember 2015

Putri Diana – Malaikat Tanpa Sayap

Desember 11, 2015 0 Comments



Disusun oleh : Utami adelya aryati



  1. Diana Frances Spencer atau yang lebih dikenal dengan sebutan Putri Diana lahir pada tanggal 1 Juli 1961 di Park House Sandringham Estate. Dia anak bungsu dari dua bersaudara. Dia adalah seorang bangsawan keturunan raja. Ayahnya yang bernama Edward John Spencer adalah keturunan langsung Raja Charles II. Sedangkan ibunya yaitu Francess Viscountess Althorp adalah keturunan bangsawan Amerika. Saat menikah ia sudah memegang gelar kebangsawanan Princess of Wales, Duchess of Cornwall, Duchess of Rothesay, Countess of Chester dan Baroness of Renfrew. Putri Diana sangat mencintai musik klasik dan balet, ia juga perenang yang hebat.
  2. Putri cantik ini pernah mengenyam pendidikan di Riddlesworth Hall, Norfolk dan di West Heath Girl’s School di Sevenoaks, Kent, dimana dia dianggap seagai seorang pelajar berprestasi rendah. Megetahui hal ini, akhirnya pada usia 16 tahun Ayahnya memutuskan untuk memindahkan dia ke Institut Alpin Videmanette di Switzerland yaitu sekolah yang menitik beratkan pada pelajaran budaya dan mengarahkan muridnya ke organisasi sosial. Hal inilah yang menjadikannya sebagai individu yang sangat peka pada orang yang lebih lemah. Putri Diana dikenal akan pekerjaan amalnya. Sejak tahun 1989, dia menjadi presiden Rumah Sakit Great Ormond Street Hospital untuk anak-anak. Dan dia juga sangat memperdulikan para penderita AIDS. Dia adalah publik figure pertama yang terang-terangan mau bersalaman tanpa menggunakan sarung tangan dengan penderita AIDS. Dia juga melakukan kampanye yang menyerukan ketidak setujuannya dengan ranjau darat di Afrika.
  3. Ketika ia sangat sibuk dalam kegiatan sosialnya, ia berjumpa dan berkenalan dengan Pangeran Charles pada saat tengah berjalan-jalan bersama kakanya. Dari perkenalan itu, dia pun kemudian bertunangan dengan Pangeran Charles pada tanggal 24 Februari 1981 dan diteruskan dengan menikah pada tanggal 29 Juli 1981 di Katredal St Paul, London. Pernikahan mereka sangat mewah.
  4. Perkawinannya ini menghasilkan dua putra, yakni Pangeran William Arthus Philip Louis dan Pangeran Henry Charles Albert David atau Pangeran Harry. Namun selang beberapa tahun kemudian, muncul benih-benih keretakan keluarga dengan berpalingnya Pangeran Charles ke Cinta Pertamanya Camilia Parker Wales. Pada tanggal 9 Desember 1992 diumumkan oleh PM Inggris John Major bahwa pasangan itu berpisah. Akhirnya mereka berdua pun resmi bercerai pada tanggal 28 Agustus 1996.
  5. Setelah berpisah dengan pangeran Charles, dia kemudian bertemu dengan seorang pria yaitu Dody Alfayed anak dari Muhammad Fayed seorang milyarder muslim keturunan Mesir. Sepertinya Putri Diana menemukan cinta sejatinya ketika bersama Dody Alfayed. Namun takdir berkata lain. Pada tanggal 31 Agustus 1997, dia bersama cinta sejatinya mengalami kecelakaan ketika melintasi terowongan di Paris. Mobil yang Ia tumpangi hilang kendali dan menabrak dinding terowongan, ketika berusaha menghindari paparazi.
  6. Dalam kecelakaan jam 01.00 dini hari itu, cinta sejatinya dan sopirnya tewas ditempat,sedangkan Diana sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun setelah operasi yaitu jam 4 subuh dia dinyatakan meninggal. Dia wafat dalam usia yang masih sangat muda yaitu 36 tahun. Jenazah Putri Diana dimakamkan di Althorp, Northamptonshire, England pada tanggal 6 September 1997, seminggu setelah disemayamkan . Upacara penguburannya disiarkan langsung oleh seluruh stasiun TV di dunia dan disaksikan oleh hampir 1,5 miliar penduduk di bumi.
  7. Banyaknya pemberitaan dan duka dunia atas meninggalnya Putri Diana menunjukkan bahwa dia memiliki kharisma yang luar biasa. Komitmennya terhadap kemanusiaan, dan perjuangannya mewujudkan keluarga yang berbahagia, memberikan inspirasi  dan semangat banyak orang di dunia untuk  tolong menolong dan bermakna bagi sesama membuatnya pantas untuk dijadikan inspirasi di dunia.
Daftar Pustaka :
http://www.biografiku.com/2009/09/biografi-lady-diana.html diakses pada tanggal 10 November 2015.

Life Without Limbs – Nick Vujicic

Desember 11, 2015 0 Comments



Disusun oleh : Marta La Rossa



1. Nick Vujicic lahir dari keluarga Kristen Serbia di Melbourne, Australia, pada 4 Desember 1982. Nick lahir dengan gangguan tetra-amelia langka. Tetra-amelia adalah kelainan kongenital sangat jarang. Ibu Nick berumur 25 tahun ketika hamil anak pertamanya itu. Dia adalah seorang bidan dan bekerja sebagai perawat pediatrik di ruang bersalin di mana dia merawat ratusan ibu dan bayi mereka. Masa kehamilan yang lancar dan tidak ada riwayat keluarga dengan kondisi fisik demikian, membuat ke dua orang tua Nick, Dushka Vujicic dan suaminya pendeta Borris Vujicic begitu terpukul dan perasaan mereka hancur lebur ketika mereka melihat untuk pertama kali bayi mereka lahir, seorang bayi laki-laki yang tidak sempurna dan abnormal. Seorang anak tanpa tangan dan kaki.

2. Kehidupan Nick dipenuhi dengan kesulitan demi kesulitan sepanjang hidupnya. Dia tidak bisa bersekolah di sekolah anak-anak normal karena cacat fisiknya. Hukum Australia melarangnya bersekolah di sekolah tersebut. Ibu Nick terus berjuang untuk mengubah hukum dan berkat kegigihan ibunya, Nick akhirnya bisa bersekolah. Dia adalah salah satu siswa cacat pertama yang menuntut ilmu di sekolah umum. Dia belajar menulis menggunakan dua jari kaki di kaki kirinya. Di sekolah ia selalu diganggu dan diolok-olok oleh teman-temannya dan anak-anak disekolah itu. Nick sangat tertekan dan ia sangat menyadari bahwa dirinya sangat berbeda secara fisik dengan teman-temannya. Nick seringkali menyendiri ditengah kesepian dan depresi yang melandanya. Setelah mengalami banyak frustrasi dan merasa dirinya sebagai mahluk yang aneh di sekolah, di usia tujuh tahun Nick mencoba beberapa peralatan elektronik yang dirancang khusus untuk digunakan sebagai lengan, dengan harapan bahwa ia akan lebih seperti anak-anak lain. Selama masa percobaan dengan lengan elektroniknya, Nick menyadari bahwa ia tetap berbeda dengan teman-temannya. Nick selalu berdoa dan memohon dengan sangat kepada Tuhan untuk melakukan mujizat bagi dirinya, membiarkan dia tumbuh menjadi besar seiring dengan tumbuh besarnya juga lengan dan kakinya, tapi itu tidak pernah sama sekali terjadi. Menurut Nick, kemenangannya melawan keputus-asaan dan ketidak berdayaan, serta munculnya gairah hidup yang dimilikinya adalah karena imannya kepada Tuhan Yesus, dukungan dan kasih sayang keluarganya, teman-temannya yang mengasihinya, serta banyak orang yang dia temui selama hidupnya yang telah mendorongnya untuk selalu mempunyai pengharapan dan semangat untuk terus berjuang. Ia berterima kasih kepada Tuhan bahwa ia masih hidup dan menyadari bahwa hidupnya sangat berarti bagi dirinya dan juga orang lain.

3. Selama sekolah menengah, ia terpilih menjadi kapten MacGregor Negara di Queensland dan bekerjasama  dengan dewan mahasiswa untuk  menggalang dana bagi orang cacat. Ketika ia berusia tujuh belas, ia mulai memberikan ceramah di kelompok doa nya,  dan kemudian mendirikan organisasi non-profit nya, “Life Without Limbs”. Nick lulus dari universitas pada usia 21 dengan dua jurusan yaitu Akuntansi dan Keuangan Perencanaan.

4. Ia memulai perjalanannya sebagai seorang pembicara motivasi. Ia secara rutin melakukan perjalanan internasional untuk berbicara dengan jemaat-jemaat Kristen, sekolah, dan rapat perusahaan, Nick berkesempatan untuk berbicara dengan beberapa pemimpin negara, salah satunya adalah wakil presiden Kenya. Dia telah berbicara kepada lebih dari tiga juta orang sejauh ini, di lebih dari 24 negara di lima benua (Afrika, Asia, Australia, Amerika Selatan, dan Amerika Utara).

5. Pada tahun 2005, Nick dinominasikan untuk Penghargaan sebagai “Young Man Australia of the Year”, yang merupakan kehormatan besar di Australia. Kehormatan penghargaan bagi orang muda untuk keunggulan mereka dan pelayanan kepada masyarakat dan bangsa, serta prestasi pribadi mereka. Dia menerima gelar di bidang Akuntansi dan Perencanaan Keuangan. Dia juga mendirikan organisasi nirlaba “Hidup Dengan Keterbatasan”. Dia muncul dalam film pendek “The Circus Butterfly” yang memenangkan Doorpost Film Project’s tahun 2009, dan penghargaan Film Pendek Terbaik di Method Fest Film Festival, di mana Vujicic juga dianugerahi Aktor Terbaik dalam film pendek. Butterfly Circus juga baru saja memenangkan Film Pendek Terbaik di Feel Good Film Festival di Hollywood pada tahun 2010. Dia juga menulis buku berjudul, “No Arms, No Legs, No Worries!”, yang sekanjutnya diterbitkan . Bahkan tahun ini Nick diatur untuk berbicara di lebih dari 20 negara.

6. Tahun 2008 Nick tterbang ke Texas untuk mengisi acara menjadi pembicara, dari sanalah awal pertemuan Nick dan Kanea hingga berlanjut ke jenjang pernikahan. Setelah menjalani pacaran selama satu tahun, Nick memberanikan diri melamar Kanea dengan sebuah cincin walaupun dia tidak mempunyai tangan, ia tetap misa memasangkan cincin tersebut ke jemari Kanea lalu menciun tangan nya. Tepat pada 12 Febuari 2012 mereka melangsungkan pernikahan walau banyak pihak yang meragukan bagaimana mereka bisa berhubungan intim. Tapi sampai saat ini mereka masih hidup bahagia dengan dikaruniai seorang anak laki-laki yang bernama Kiyoshi James Vujicic.

7. Sebelum Nick bisa sukses sampai detik ini, ia pernah hampir dicampakan kedua orang tuanya karena saat nick lahir ibu nya tidak percaya dengan keadaan Nick yang tidak mempunyai Tangan dan Kaki. Orang Tua Nick tidak pernah berpikir bahwa Nick akan hidup sangat lama, tetapi Allah berkehendak lain, Nick tumbuh pesat dan sangat sehat. Namun kecemasan kedua orang tua Nick terus mendera, mereka sangat khawatir, akan masa depan dan perjalanan hidup Nick selanjutnya, tidak mempunyai tangan untuk menyentuh, meraba, atau memegang, tidak mempunyai kaki untuk berjalan, berlari, menari, atau bahkan berdiri pada kedua kaki. Mengerikan sekali membayangkan masa depan Nick. Setelah berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun berlalu, mereka menyadari bahwa Tuhan masih memegang kendali dalam hidup mereka dan terus menolong mereka. Nick belajar berenang, menangkap ikan dan bermain sepak bola. Nick juga bisa melempar bola tenis, menjawab telepon, menaiki tangga, menyisir rambut sendiri, bercukur, dan menggosok gigi. Dia memiliki kursi roda listrik yang ia gunakan untuk melakukan setiap aktifitasnya di luar rumah.
Nick selalu mengatakan, “bahwa jika Anda memiliki keinginan dan semangat untuk melakukan sesuatu, dan jika itu kehendak Allah, Anda akan memperolehnya pada saat yang paling tepat dan paling baik.”

(Yeremia 29:11) Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.


Daftar Pustaka
Sumber : Wikipedia.org
Diakses pada 10 November 2015


TUANKU IMAM BONJOL –SANG PEMIMPIN PERANG PADRI

Desember 11, 2015 0 Comments



Disusun oleh : Sri Wahyuni




  1. Muhammad Shahab atau dikenal sebagai Tuanku Imam Bonjol dia adalah salah satu pahlawan nasional berkat perjuangannya melawan penjajah Belanda dalam perang padri. Beliau lahir di Bonjol, Pasaman, Sumatra Barat 1772.  Beliau memiliki ayah bernama Bayanuddin dan ibu bernama Hamatun. Ayah beliau terkenal sebagai alim ulama asal Sungai Rambang, Suliki, Lima puluh kota. Nama asli Tuanku Imam Bonjol adalah Muhammad Shahab namun ketika dewasa, banyak gelar diberikan kepada beliau yaitu, Tuanku Imam, Malin Basa, Peto Syarif.
  2. Mula-mula ia belajar agama dari ayahnya, Buaya Nudin. Kemudian dari beberapa dari orang ulama lainnya, seperti Tuan Nan Ranceh. Imam bonjol adalah pengasas negeri bonjol. Beliau terkenal ketika perlawanannya melawan penjajah Belanda dalam perang padri.  
  3. Pertentangan kaum adat dengan kaum padri atau kaum agama turut melibatkan Tuanku Imam Bonjol. Kaum padri berusaha membersihkan ajaran agama islam yang telah banyak diselewengkan agar dikembalikan kepada ajaran agama islam yang murni. Meskipun belanda turut campur dalam perang padri tersebut tetapi belanda juga cukup kesulitan dalam melawan kaum padri yang ketika itu sudah dipimpin oleh Tuanku Imam Bonjol. Belanda yang kesulitan kemudian mengajak Tuanku Imam Bonjol untuk berdamai, hal tersebut kemudian dituangkan dalam perjanjian Masang ditahun 1824.
  4. Hingga pada tahun 1833, perang padri kemudian masuk babak baru, kaum adat kemudian berbalik bersatu dengan kaum padri melawan belanda. Dalam MTIB, terefleksi ada rasa penyesalan Tuanku Imam Bonjol atas tindakan kaum padri atas sesama orang minang dan mendailing. Beliau sadar, bahwa perjuangannya sudah melenceng dari ajaran agama “adopun kitabullah banyaklah melampau dek ulah kito juo. Baa dek kalian?”(adapun banyak hokum kitabullah yang sudah terlangkahi oleh kita?. Bagaimana pikiran kalian? MTB (hal 39)
  5. Penyesalan dan perjuangan heroik Tuanku Imam Bonjol bersama pengikutnya melawan belanda yang mengepung beliau dari segala jurusan selama sekitar enam bulan (16 maret-17 agustus 1837) juga dapat menjadi apresiasinya akan kepahlawanannya menentang penjajah seperti rinci dilaporkan G. Teitler yang berjudul Akhir Perang Padri : Pengepungan dan Perampasan Bonjol 1834-1837
  6. Pada tanggal 16 Agustus 1837 barulah benteng bonjol dapat dikuasai oleh belanda setelah lama dikepung. Untuk menangkap Tuanku Imam Bonjol, Belanda mengajak beliau untuk berundig di Palupuh pada bulan oktober 1837. Ditempat itu ia kemudian, ditangkap oleh belanda dan kemudian diasingkan di Cianjur, Jawa Barat. Dari Cianjur, iakemudian dibawa ke Ambon hingga kemudian dipindahkan di Lotak, Minahasa, dekat Manado. Disana beliau kemudian meninggal dunia pada tanggal 8 November 1864 dan kemudian di makamkan ditempat tersebut.
  7. Pemerintah Indonesia kemudian mengangkat Tuank Imam Bonjol sebagai Pahlawan Nasional berkat perjuangannya melawan penjajah belanda. Ia diberi gelar sebagai pahlawan pada tanggal 6 november 1973. Nama tuanku imam bonjol juga banyak dijadikan sebagai nama jalan, selain itu ia juga digambarkan dalam uang pecahan 5.000. Nama beliau juga banyak digunakan sebagai nama ruang public seperti stadion dan nama universitas.

Daftar pustaka :
http://www.biografiku.com/2015/10/biografi-tuanku-imam-bonjol-pahlawan.html
http;//ahlusunahaljamaah-kumpulanartikel.blogspot.co.id./2011/07/biografi-imam-bonjol.html

Diakses pada : 10 November 2015

R.A KARTINI – INSPIRASI WANITA INDONESIA

Desember 11, 2015 0 Comments








Disusun oleh : Kirana Agustin



  1. Raden Ajeng Kartini atau dikenal sebagai R.A Kartini dia adalah salah satu pahlawan  nasional yang gigih dalam memperjuangkan emansipasi wanita kala ia hidup. Beliau lahir pada tanggal 21 April 1879 di kota Jepara
  2. R.A Kartini lahir di keluarga bangsawan. Ayahnya bernama R.M Sosroningrat dan ibunya bernama M.A Ngasirah. Kartini sendiri memiliki saudara berjumlah 11 orang yang terdiri dari saudara kandung dan saudara tiri. Beliau sendiri merupakan anak kelima ,namun ia merupakan anak pertama tertua dari 11 bersaudara pada usia sekitar 24 tahun R.A Kartini dinikahkan dengan K.R.M Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat yang merupakan seorang bangsawan sebagai bupati rembang yang telah memiliki tiga istri. Dari pernikahannya dengan K.R.M Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat melahirkan seorang anak bernama Soesalit Djojoadhiningrat pada tanggal 13 november 1904.
  3. Sebagai seorang bangsawan,RA Kartini berhak memperoleh pendidikan kemudian  ayahnya menyekolahkannya di Europese Lagere School (ELS). Disinilah kartini belajar bahasa belanda hingga usia 12 tahun sebab menurut kebiasaan ketika itu,anak perempuan harus tinggal dirumah “dipingit”. Hingga pada akhirnya Kartini tidak dapat melanjutkan cita-citanya baik belajar menjadi guru di Batavia ataupun kuliah diluar negeri belanda. Meskipun ketika itu ia mendapatkan beasiswa. Dikarenakan pada saat itu ia dinikahkan dengan K.R.M Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat dan melahirkan anak pertama.
  4. R.A Kartini memiliki keinginan untuk memajukan perempuan pribumi,dimana kondisi sosial saat itu perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah dan seorang perempuan perlu memperoleh persamaan,kebebasan,otonomi serta kesetaraan hukum. Berkat kegigihanya R.A Kartini mendirikan sekolah wanita oleh yayasan Kartini disemarang pada tahun 1912 yang dikenal dengan nama “Sekolah Kartini”. Dan juga R.A Kartini menuliskan buku yang berjudul Habis Gelap Terbitlah  Terang.
  5. Pada tanggal 17 september 1904 kartini wafat di usianya yang sangat muda yaitu 24 tahun. R.A Kartini memiliki sifat yang pantang meyerah serta selalu bekerja keras untuk memperjuangkan hak wanita Indonesia. Berkat usahanya sekarang wanita Indonesia bisa bersekolah dan menuntut ilmu. Sudah sepantasnya R.A Kartini sebagai inspirasi wanita Indonesia dan pada tanggal 21 April diperingati sebagai hari Kartini untuk mengenang dan menghormati jasa-jasanya.

Daftar pustaka