Follow Us @literasi_smkn23jkt

Rabu, 30 November 2016

Alexander Graham Bell: Penemu Telepon

November 30, 2016 0 Comments
Disusun Oleh: Maulidia Pitri
1.    Alexander Graham Bell lahir pada 3 Maret 1847 di Edinburgh, Skotlandia. Alexander menunjukkan bakat untuk seni, puisi dan musik sejak tahun masa kecilnya.

2.    Dia adalah seorang mahasiswa dari Sekolah Tinggi Kerajaan, dari mana dia keluar. Namun, ia terus mengejar minatnya dalam ilmu pengetahuan. Pada usia sepuluh, Alexander experimentive di alam. Pada usia sepuluh, Alexander mengadopsi ‘Graham’ sebagai nama tengahnya. Sejak usia dini, Alexander experimentive di alam. Pada usia dua belas, ia datang dengan mesin yang digunakan dehusking nailbrushes dan duyung berputar. Ini adalah penemuan pertama Bell. Deklamasi berlari dalam keluarga Bell. Ayahnya dan kakeknya berdua eluconitsts. Alexander mengambil minat dalam karya ayahnya yang terkait dengan bidang seni deklamasi dan pidato terlihat. Dia segera menjadi bagian dari demonstrasi ayahnya menguraikan simbol dalam bahasa yang berbeda.

3.    Tak lama sesudah patennya diterima, Bell mempertontonkan telepon di pameran 100 tahun kota Philadelpia. Penemuannya menarik perhatian besar publik dan mendapat penghargaan atas hasil karyanya. Tetapi, The Western Union Telegraph Company yang menawarkan uang sebesar $100.000 buat penemuan alat itu mengelak membayarnya. Karena itu, Bell dan kawan-kawannya, di bulan Juli 1877, mendirikan perusahaan sendiri, nenek moyang dari American Telephone and Telegraph Company sekarang. Telepon dengan cepat dan besar-besaran mencapai sukses secara komersial. Sekarang ini AT & T merupakan perusahaan bisnis yang terbesar di dunia.

4.    Bell sangat tertarik dengan segala hal yang berhubungan dengan bunyi-bunyian Bell. Bell mulai melakukan penelitian dan menemukan ponatograf, multiple telegraph dan electrik speaking telegraph dari tahun 1873-1976. Penemuannya menarik perhatian publik dan dia mendapatkan penghargaan atas hasil karyanya. Pada bulan Juli 1877, Bell dan kawan-kawannya mendirikan perusahaan sendiri dari American Telephone and Telegraph Company (AT & T) sekarang. Telephone dengan cepat dan besar-besaran mencapai sukses secara komersial. Sekarang ini, AT & T merupakan perusaan bisnis yang terbesar di dunia.

5.    Alexander Graham Bell terkena anemia pernisiosa, yang menjadi penyebabnya kematiannya pada 2 Agustus 1922 pada usia 75. Setelah kematiannya, semua telepon diseluruh American Serikat terhenti dering mereka sebagai penghargaan kepada penemu besar ini.

 https://en.wikipedia.org/wiki/Alexander_Graham_Bell


Shahrukh Khan: Raja Bollywood yang Mengagungkan Persahabatan

November 30, 2016 0 Comments

Disusun oleh: Ulyah Kumalasari


  1. Shahrukh Khan atau yang biasa dikenal sebagai SRK lahir di Rajinder Nagar, New Delhi 2 November1965. Shahrukh yang berarti "Muka Sang Raja" lahir dari sebuah keluarga muslim. Ayahnya, Taj Mohammed  Khan merupakan keturunan etnis Pashtun (pathan) yang merupakan aktivis kemerdekaan India ketika dulu masih bernama Inggris India yang kini lebih dikenal dengan nama Pakistan. Ayah Khan membuka usaha restaurant dan keluarganya hidup dalam keluarga kelas menengah. Sementara ibunya Lateef Fatima bekerja di bidang sosial yang memiliki gelar master dari universitas Oxford Univercity.
  2. Shahrukh adalah anak yang sangat taat dan patuh pada sosok ibunya. Ibu adalah sosok yang sangat berpengaruh dalam perjalanan hidupnya. Karena itulah Shahrukh shock, mengangis tersedu-sedu, dan merasakan kiamat saat ibunya meninggal dalam pangkuannya. Inilah momentum hidupnya yang paling menyakitkan. “Waktu ibuku sekarat, itulah pertama kalinya aku berdoa. Sebelumnya, meskipun keluargaku muslim, aku jarang shalat. Namun saat itu aku berdoa sangat khusyu. Tapi ibuku tetatap saja dipanggil-Nya,” kata Shahrukh seperti diungkap dalam autobiografi kecilnya.
  3. Ketika usia 4 tahun, Shahrukh berkelahi dengan seorang anak dengan melempar batu. Lemparan Shahrukh merontokan gigi belakang anak itu. Pada malam harinya ayah sang anak yang rontok giginya datang ke rumah Shahrukh dalam keadaan mabuk dan marah dengan membawa sebilah pisau. Ayah anak itu ingin membunuh Shahrukh, namun Mir, ayah Shahrukh melindungi dan mendinginkan masalah  dan menyuruh Shahrukh meminta maaf atas perbuatannya itu.
  4. Shahrukh Khan mengenyam pendidikan SMA-nya di ST Colombus High School. Prestasinya sangat bagus dalam bidang biologi, hindi, dan elektronik. Di sekolah ia mendapat gelar “Sword of Honour” karena menjadi siswa terbaik. Namun Shahrukh juga terkenal badung, yang membuat para guru menjulukinya “setan kecil”. Tetapi ia memiliki sense of humor yang tinggi, dan otaknya yang sangat brilian. Itulah yang menebabkan gurunya kerap tersenyum dan melupakan kebengalannya.
  5. Khan menjelma sebagai salah satu raja perfilman di jagad Bollywood dengan sukses sebagai aktor dan produser film terkenal. Hal ini dapat dicapainya berkat perjuangan keras dalam industri perfilman India yang selalu mengalami regenerasi dari tahun ke tahun.
  6. Namun dibalik kesuksesannya itu, Shahrukh pernah merasakan susahnya hidup tanpa bergelimangan harta. “Ada saat-saat dimana saya diusir dari rumah karena tidak membayar sewa, dan jika dihitung, saya sudah dua kali hidup di jalanan,” curhatnya. Berbekal masa lalu yang kelam, Shahrukh pun akhirnya berusaha memastikan agar keluarganya bisahidup dengan berkecukupan. Sepeninggal orang tuanya, Shahrukh hijrah ke Mumbai pada tahun 1991. Ditahun yang sama, dia menikahi Gauri Chibber, wanita beragama Hindu dengan upacara pernikahan ala Hindu pada tanggal 25 oktober 1991. Dari pernikahannya tersebut, mereka di karuniai tiga orang anak, yaitu Aryan Khan, Suhanna Khan, serta Abram Khan. Saat membesarkan ketiga anaknya, Shahrukh tidak memaksakan pada satu pandangan, meski ia dan istrinya berbeda agama. “Dua ajaran itu kami gunakan untuk membesarkan mereka,” ujar Khan.
  7. Awal Shahrukh terjun ke dunia televisi adalah saat ia masih kuliah di Universitas Hansraj. Serial Dil Dariya adalah serial pertamanya yang ditayangkan televisi. Kesempatan kedua datang, saat dia mendapat tawaran bermain dalam serial Fauji. Dua serial tersebut mendapat rating tinggi hingga membuat nama Shahrukh langsung dikenal.
  8. Sejak itu, Shahrukh mulai banjir tawaran serial-serial TV. Dari sinilah tawaran film Bollywood diterimanya. Shahrukh juga mulai mendpat tawaran menjadi model iklan. Penampilannya di layar lebar bermula setelah ia menandatangani kontrak tiga film sekaligus, Raju Ban Gaya Gentleman, Dil Ashna Hai dan Chamatkar. Namun lewat film Deewana lah Shahrukh mania mulai mewabah di India.
  9. Sampai saat ini lebih dari 70 film sudah dibintangi aktor ini. Selain menjadi aktor, Shahrukh juga sering kali menjadi sutradara, penyanyi, dan Stunt Director. Ia sudah menjadi legenda film Bollywood. Sampai saat ini tak kurang dari 60 penghargaan sudah diraihnya.
  10. Namun juka ditanya kuncinya mendapat kesuksesan, Shahrukh selalu menyebutkan dua hal yang palin penting, kerja eras dan menjaga persahabatan. Kerja keras yang disebut-sebut sebagai kunci bahkan sering kali meminta korban pada tubuhnya sendiri. tak jarang Shahrukh harus mengalami kesakitan akibat kecelakaan saat syuting. Ia mengalami kecelakaan saat syuting film DON 2. Bintang My Name Is Khan ini harus melakukan sebuah adegan berbahaya melakukan kabel. Syangnya, Khan terjatuh dan menghantam tanah, yang menyebabkan punggung dan sikunya terluka. Walau terluka, Khan ‘ngotot’ melanjutkan syuting, yang berbuah pahit keesokan harinya. Khan dikabarkan mengalami rasa sakit yang parah akibat kecelakaan syuting, sampai dia tidak bisa menghaadiri sesi latihan untuk penampilannya dalam Global India Film and TV Awards.
  11. Persahabatan menjadi kunci lain dari kesuksesan hidupnya. Lewat persahabatan, Shahrukh Khan mampu mengembangkan kariernya. Ia tak hanya terlibat dalam satu rumah produksi saja, tapi juga beberapa rumah produksi. “Saya tidak akan pernah bisa membayar apa yang telah mereka (fans) lakukan untuk saya. Mereka telah memberikan cinta kepada saya,” ujar Khan.
  12. Setiap tahun pada acara ulang tahunnya, Shahrukh selalu menyapa ribuan penggemarnya yang memadati jalanan depan rumahnya, Mannat, Mumbai, India. Pada perayaan ulang tahunnya yang ke-51 ini, Shahrukh memposting foto selfienya bersama ribuan penggemarnya di twitter dengan caption yang sangat manis. “Kalau aku bisa, aku akan terjun ke tengah-tengah kalian. Jadi kalian semua bisa membawaku pulang. Terima kasih untuk semua yang sudah datang dan membuat ulang tahunku jadi sangat special. Aku cinta kalian,” tulis Shahrukh di twitter.
  13. Tidak hanya poting foto selfie, Shahrukh juga mengunggah video yang menunjukan bagaimana riuhnya fans di hari ulang tahunnya. Ribuan orang yang ada di depan rumahnya saling berdesakan untuk bisa menyapa sang bintang. “Terimah kasih untuk semua orang yang datang dari seluruh penjuru dunia untuk memberikan doa padaku. Kalian semua membuatku merasa spesial dan dicintai. Ini benar-benar momen terbaik buatku,” tulisnya pada keterangan video itu.
  14. Shahrukh Khan pun ternyata berhasil menjadi salah satu orang terkenal sejagad berkat kerja kerasnya yang tentu tidak mudah dilalui, dia juga menjadi salah satu pesohor yang mengagungkan persahabatan karena kecintaannya terhadap sesama terlebih khusus kepada para fansnya yang telah mendukungnya sampai detik ini.








Daftar Pustaka:
                                                                           


 Dipublikasikan pada 30 November 2016

Bung Tomo; Sang Pahlawan 10 November

November 30, 2016 0 Comments
Disusun Oleh: Arie Syaiful R
1.    Sutomo atau sering disebut Bung Tomo lahir pada 03 Oktober 1920 di Surabaya, Jawa Timur. Bung Tomo dibesarkan dalam keluarga kelas menengah, dan juga keluarga yang sangat menghargai dan menjunjung tinggi pendidikan. Ayahnya bernama Kartawan Tjiptowidjojo, seorang kepala keluarga dari kelas menengah. Ia pernah bekerja sebagai pegawai pemerintahan sebagai staf pribadi disebuah perusahaan swasta, sebagai asisiten di kantor pajak pemerintah, dan pegawai kecil di perusahaan ekspor impor Belanda. Ibunya berdarah campuran Jawa Tengah, Sunda, dan Madura. Ia pernah bekerja sebagai polisi di Kotapraja, dan pernah pula menjadi anggota Sarekat Islam, sebelum ia pindah ke Surabaya dan menjadi distributor lokal untuk perusahaan mesih jahit Singer.
2.    Bung Tomo suka bekerja keras untuk memperbaiki keadaan agar menjadi lebih baik. Pada usia 12 tahun, ketika ia terpaksa meninggalkan pendidikannya di MULO, Sutomo melakukan berbagai pekerjaan kecil-kecilan untuk mengatasi dampak depresi yang melanda dunia saat itu. Belakangan ia menyelesaikan pendidikan HBS-nya melalui Korespondensi, namun tidak pernah lulus.
3.    Sutomo kemudian bergabung bergabung dengan KBI (Kepanduan Bangsa Indonesia). Belakangan sutomo menegaskan bahwa filsafat kepanduan, ditambah dengan kesadaran nasionalis yang pernah diperolehnya dari kelompok ini dan dari kakeknya, merupakan pengganti yang baik untuk pendidikan formalnya. Pada usia 17 tahun, ia menjadi terkenal ketika berhasil menjadi orang kedua di Hindia Belanda yang mencapai peringkat Pandu Garuda. Sebelum pendudukan Jepang pada 1942, peringkat ini hanya dicapai oleh tiga orang Indonesia.
4.    Bung Tomo memiliki minat pada dunia Jurnalisme. Ia pernah bekerja sebagai wartawan lepas pada Harian Soeara Oemoem di Surabaya pada tahun 1937. Setahun kemudian, ia menjadi Redaktur Mingguan Pembela Rakyat serta menjadi wartawan dan penulis pojok harian berbahasa jawa ekspres di surbaya pada tahun 1939. Pada masa pendudukan Jepang, Bung Tomo bekerja di kantor berita tentara pendudukan Jepang, Domei bagian bahasa Indonesia untuk seluruh Jawa Timur di Surabaya pada Tahun 1942-1945.
5.    Pada tahun 1944 ia menjadi anggota Gerakan Rakyat Baru yang disponsori Jepang, hampir tak seorang pun yang mengenal dia. Namun semua ini mempersiapkan Bung Tomo untuk menjalankan peranannya yang sangat penting. Di Jakarta, pasukan Sekutu datang pada 30 September 1945. Para serdadu Belanda ikut rombongan. Bendera Belanda berkibar di mana-mana. Saat itu, Bung Tomo masih berstatus wartawan kantor berita ANTARA. Ia juga kepala bagian penerangan Pemuda Republik Indonesia (PRI), organisasi terpenting dan terbesar di Surabaya pada saat itu. Di Jakarta, Bung Karno meminta para pemuda untuk menahan diri, tak memulai konfrontasi bersenjata. Bung Tomo kembali ke Surabaya. “Kita (di Surabaya) telah memperoleh kemerdekaan, sementara di Ibukota Rakyat Indonesia terpaksa harus hidup dalam ketakutan,” katanya seperti dicatat oleh sejarahawan William H. Federick dari Universitas Ohio, AS. Pada bulan Oktober dan November 1945, ia menjadi salah satu Pemimpin yang sangat penting, karena ia berhasil menggerakkan dan membangkitkan semangat rakyat Surabaya, yang pada waktu itu Surabaya diserang habis-habisan oleh pasukan Inggris yang mendarat untuk melucutkan senjata tentara pendudukan Jepang dan membebaskan tawanan Eropa. Pertempuran di Surabaya, 10 November 1945. Bung Tomo tampil sebagai orator ulung di depan corong radio, membakar semangat rakyat untuk berjuang melawan tentara Inggris dan NICA-Belanda.
6.    Setelah kemerdekaan Indonesia. Bung Tomo sempat terjun dalam dunia politik pada tahun 1950-an, dan kemudian menghilang dari panggung politik karena ia tidak merasa bahagia terjun di dunia politik. Pada akhir masa pemerintahan Soekarno dan awal pemerintahan Suharto yang mula-mula didukungnya, Sutomo kembali muncul sebagai tokoh nasional. Pada awal tahun 1970, ia kembali dan mempunyai pandangan pendapat yang berbeda dengan pemerintahan Orde Baru. Ia berbicara dengan keras terhadap program-program yang dijalankan oleh Suharto sehingga pada 11 April 1978 ia ditahan oleh pemerintah Indonesia yang tampaknya khawatir akan kritik-kritiknya yang keras tersebut. Baru setahun kemudia ia dilepaskan oleh Suharto.
7.    Sutomo sangat bersungguh-sungguh dalam kehidupan imannya, namun tidak menganggap dirinya sebagai seorang muslim saleh, ataupun calon pembaharu dalam agama. Pada 7 Oktober 1981 ia meninggal dunia di Padang Arafah, ketika sedang menunaikan ibadah haji. Berbeda dengan tradisi untuk memakamkan para Jemah Haji yang meninggal dalam ziarah ke tanah suci, jenazah Bung Tomo dibawa kembali ke tanah air dan dimakamkan bukan disebuah Taman Makam Pahlawan, melainkan di Tempat Pemakaman Umum Ngagel di Surabaya.
8.    Setelah pemerintah didesak oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Fraksi Partai Golkar (FPG) agar memberikan gelar pahlawan kepada Bung Tomo pada 9 November 2007. Akhirnya gelar pahlawan nasional diberikan ke Bung Tomo bertepatan pada Hari Pahlawan tanggal 10 November 2008. Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Kabinet Indonesia Bersatu, Muhammad Nuh pada tanggal 2 November 2008 di Jakarta.

Daftar Pustaka: wikipedia.com

Medya Sefira : Muslimah Cantik Multitalent yang Berprestasi

November 30, 2016 0 Comments


Disusun Oleh : Anita Ramadhani



1.   Medya Sefira yang biasa di sapa “Teh Mey” merupakan muslimah cantik kelahiran Bandung, 20 Mei 1988 yang sekarang berusia 28 tahun. Dia merupakan anak ke-3 dari 5 bersaudara. Semasa kecilnya ia merupakan gadis yang aktif dalam mengikuti kegiatan di lingkungan sekolahnya.
2.  Namanya Ibunya  Hj. Annie Maryani dan Ayahnya bernama Ir. H. Irvin Murad. Dia memiliki seorang suami yang bernama Muhammad Jusuf Liga, yang menikah pada tahun 2014, ia tidak berpacaran seperti hal nya gadis lain, tetapi ia melakukan ta’aruf, dan ia hanya bertemu 3 kali oleh sang suami dan langsung menikah. Medya berasal dari keluarga yang cukup dalam arti masih butuh pengorbanan untuk memenuhi biaya sekolah. Tetapi dengan kegigihan orang tuanya dalam mendidik maka Sefira sekarang bisa menjadi seseorang yang sukses.



3. Medya merupakan seorang mahasiswi lulusan ITENAS Bandung jurusan Teknik Lingkungan/Engineering dan ia juga pernah bersekolah di SMAN 23 Bandung. 
4. Medya merupakan seorang Engineer, Aktris dan Motivator Muslimah yang sering mengisi seminar dimanapun. Ia pernah membintangi film dan sinetron seperti Ketika Cinta Bertasbih 1 dan 2, Dalam Mirhab Cinta, Cinta Suci Zahrana, Tausyiah Cinta, Dari Sujud ke Sujud, Dia Jantung Hatiku, Berkah, Cinta Illahi, Aisya Putri the series: Jilbab in Love. Selain itu Medya merupakan  salah satu Icon Earth Hour Bandung dan gerakan One Day One Juz. 
5.   Medya merupakan seorang muslimah yang mempunyai banyak prestasi dan karya. Dia merupakan peraih UAN terbesar ke-2 sewaktu ia SMA dan merupakan mahasiswi berprestasi ITENAS Tahun 2008 dan 2010. Ia pernah mendapatkan penghargaan sebagai pemeran pembantu terpuji, dan ia merupakan penulis buku Hujan Safir yang sudah di terbitkan di Toko Buku. 
6.   Medya sebelum sukses seperti sekarang, ia pernah bekerja paruh waktu sebagai pelayan restoran di Bandung untuk menambah uang sakunya. Ia di gaji sekitar Rp. 29.000/jam. Tugasnya serabutan mulai dari membersihkan lantai, pelayan restoran, hingga menjadi seorang kasir. Tetapi dengan kegigihannya dalam bekerja ia pun bisa menjadi sukses seperti sekarang, tidak hanya itu tetapi ketika keputusannya untuk mengenakan hijab dan mempunyai niat untuk menjadi muslimah sepenuhnya pada tahun 2008 maka datanglah keberkahan yang sangat luar biasa. 
7.   Medya Sefira merupakan muslimah cantik yang mempunyai banyak prestasi dan ia juga memiliki sifat yang rendah hati, walaupun saat ini ia sudah sukses tetapi sikap rendah hati dan kegigihannya masih ada di dalam dirinya, Medya Sefira layak dijadikan idola bagi kalangan remaja karena ia sangatlah memotivasi.

 

Daftar Pustaka :

diakses pada 21 November 2016