Oleh : Lulu Rizkia Anjanis

Meskipun sebenarnya pandai dan
meraih prestasi akademik, Madonna pada dasarnya berwatak pemberontak dan
pembangkang. Ia baru menemukan penyaluran yang tepat untuk kelebihan energinya
ini dalam kegiatan drama dan balet di sekolah dimana ia menunjukan bakat
sebenarnya. Setelah lulus sekolah menengah ia belajar tari di universitas
Michigan dan meraih beasiswa seni yang banyak diincar.
Madonna mininggalkan Michigan pada
usia 19 tahun untuk menjadi penari di New York. Ia bekerja di berbagai
perusahaan tari sambil menghidupi diri dengan berbagai pekerjaan bergaji rendah
dan terkadang tinggal di tempat dengan kondisi yang tidak layak. Madonna
mengawali kariernya sebagai pelayan di Dunkin Donuts dan bergabung di rombongan
penari. Madonna membentuk sebuah kelompok tari dan music bersama Gilroy yang di
beri nama The Breakfast club. Ia meninggalkan kelompok itu pada tahun 1980, dan
membentuk kelompok sendiri yang disebutnya Emmy.
Madonna akhirnya berkesempatan
memperdengarkan kaset contoh rekaman suaranya kepada seorang produser dan DJ di
New York, Mark Leamins. Pada usia 24 tahun Madonna mendapatkan kontrak sebagai
penyanyi dengan perusahaan music kamins. Dua single pertamanya adalah lagu-lagu
klub dan dansa, pada tahun 1983 ia merilis lagu dansa yang sangat terkenal. Ia
juga merilis album pertamanya dan pada tahum 1984 berhasil menempati tangga
lagu teratas dengan single Like A Virgin.
Lagu sukses berikutnya, Material Girl muncul pada tahun 1985. Madonna kemudian merilis album Like A Prayer yang menjadi titik penting dalam kariernya. Sepanjang tahun 1990an Madonna terus menimbulkan kontroversi dan mempengaruhi mode. Pada pertengahan 1990an Madonna berusaha untuk mendapatkan peran utama dalam film adaptasi music Evita karya Andrew Lloyd Weber. Ia mendapat banyak pujian atas perannya sebagai Eva peron yang kehidupannya mirip dengan kehidupannya sendiri, dan memenangkan penghargaan Golden Globe sebagai aktris terbaik. Album berikutnya adalah Ray of Light yang di produseri oleh Willian orbit.
Madonna memilih bermukim di Inggris,
dan mencoba profesi baru sebagai penulis buku anak-anak. Buku pertamanya, The
English Roses diterbitkan pada tahun 2003 dan mencatat rekor sebagai buku baru
yang paling laris terjual dalam minggu pertamanya. Ia hanya kalah 220 eksemolar
dari novel kelima Harry Potter karya J.K Rowling yang juga terbit pada tahun
itu. konser live8 di London pada tahun 2005, keragaman kariernya bertambah lagi
ketika ia juga menjadi “wadah” Versace.
Madonna adalah salah satu tokoh dunia
perempuan terkaya di dunia. Ia juga merupakan sebuah ikon kebudayaan, dan status
tersebut diperolehnya berkat lebih dari sekedar karya music. Ia telah
memantapkan kedudukannya sebagai perempuan penuh inspirasi yang penuhnya
mengendalikan persona public, karier dan seksualitasnya.
Diadaptasi dari :
- Buku Perpustakaan tentang 100 tokoh wanita yang mengubah dunia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar