Oleh : Adella Shilvania

Ketika kecil Alessandro Volta bukanlah anak
yang menonjol. Ia bahkan sangat ketinggalan dibanding teman-teman seusianya.
Seperti keterlambatan bicara hingga usia 4 tahun. Padahal umumnya anak sudah
pandai bicara ketika berusia dua tahun. Perkembangan Alessandro Volta baru
menunjukkan kemajuan ketika usianya menginjak 7 tahun yaitu ketika ia baru saja
kehilangan ayah tercinta untuk selama-lamanya. Prestasi Volta disekolah juga menunjukkan kemajuan pesat. Hal yang
membuatnya tertarik adalah ilmu fisika. Ketika ia berusia 14 tahun, Volta sudah
memantabkan dirinya berkiprah di ilmu fisika terutama segala hal yang
berhubungan dengan listrik.
Di usianya yang ke 29 tahun, Volta mengajar
menjadi guru fisika disebuah SMA di Como hingga ia dinobatkan sebagai kepala
sekolah di SMA tersebut. Di sela-sela kesibukannya mengajar, Alessandro Volta
juga tetap bereksperimen yang membuahkan penemun pertamanya tentang
Electrophorus yaitu sebuah alat yang menghasilkan listrik statis.
Pada 1776-1777 Volta mempelajari kimia gas. Ia menemukan metana dengan mengumpulkan gas dari rawa-rawa. Ia juga mempelajari tentang kapasitansi listrik. Selain itu ia menemukan bermacam komponen elektronika lainnya yaitu kapasitor, kondensator, eudimeter, pistol listrik, dan lampu udara. Ia juga melakukan penyempurnaan elektroforus dan elektroskop. Dan ia telah menemukan berbagai hal dibidang elektrostatika, meteorologi dan pneumatik.
Karena jasanya ini pada tahun 1801 Sang Kaisar Prancis
mengundang Alessandro Volta ke Paris untuk mendemonstrasikan penemuannya di
depan The Academy of Sciences. Sang Kaisar begitu takjub akan bakat Alessandro
Volta dibidang Fisika dan menganugerahinya dengan gelar “Count” dan sebuah
medali emas. Sang Kaisar Napoleon juga mengangkat Alessandro Volta
sebagai Senator.
Setelah banyak bekerja dan menemukan berbagai penemuan
penting, Alessandro Volta mengumumkan pensiun dirinya dari keilmuan pada tahun
1819. Ia tetap tinggal di kampung kelahirannya di Camnago, sebuah frazione Como
– Italia (sekarang disebut Volta Camnago). Delapan tahun setelah menyatakan
pensiun, beliau meninggal dunia tepatnya 5 Maret 1827 dan dimakamkan di kota
yang sama ketika ia dilahirkan.
Untuk mengenang jasa-jasanya, sebuah museum didirikan di
Como yaitu Gedung Voltian yang sering melakukan pameran beberapa peralatan asli
yang digunakan Alessandro Volta dalam melakukan eksperimen. Sebuah Temple di
dekat danau Como selalu melakukan perayaan untuk mengenang Volta. Selain itu
sebuah Foundation Voltian yang menempati Olmo Villa yaitu rumah Volta juga didirikan.
Organisasi ini yang mempromosikan berbagai kegiatan ilmiah dan penemuan ilmiah.
Alessandro Volta
merupakan seorang tokoh dunia yang memiliki sifat pekerja keras, gigih dalam
menggapai sesuatu, dan cerdas. Sudah sepantasnya sosok beliau ini dihormati dan
dikenang banyak orang dipenjuru dunia, karena berkat jasanya menciptakan
baterai membuat dunia berhutang budi pada beliau. Dan apa jadinya dunia ini
jika tidak diketemukan baterai.
Sumber Sumber :
Rabu, 12 November 2014.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar